Penguasa Kekosongan

Penguasa Kekosongan
Pertarungan yang sulit


__ADS_3

Naga Apocalipse adalah seekor naga yang sangat besar panjangnya sekitar dua mil. Dia memiliki sisik hitam pekat, memiliki taring panjang, matanya membawa rasa takut bagi seseorang yang melihatnya.


Tiba-tiba naga itu mengepakkan sayapnya ke arah Utara, Celia Claire mengernyitkan dahi melihat naga itu menuju ke wilayahnya, namun naga itu berhenti sebelum mencapai wilayahnya.


"Gadis kecil, apakah kamu ingin menghalangiku lagi" kata naga itu dengan marah.


Tiba-tiba seorang wanita cantik muncul dari celah di ruang kosong, dia adalah Rose.


"Keberadaanmu saja sudah membuatku muak" kata Rose dengan marah.


"Hahaha, kamu gadis kecil yang pendendam, kamu seharusnya berterima kasih padaku karena telah memakan kedua orang tuamu"


"Kamu..." ucap Rose sambil mengepalkan tangannya menahan amarahnya.


"Merupakan kemuliaan bagi makhluk tak berharga seperti kalian untuk menjadi makananku" ucap naga itu dengan sombong.


"Bunuh, aku akan membunuhmu"


Rose tidak bisa lagi menahan amarahnya.


Cling


Rose menghunuskan pedangnya dan menerjang naga itu.


Naga itu tersenyum gembira dan mengepakkan sayapnya untuk menahan serangan Rose, serangan Rose sangat cepat sehingga tidak bisa dilihat dengan mata telanjang, namun naga itu menangkis serangan itu dengan mudah menggunakan sayapnya, meskipun naga itu memiliki tubuh yang besar, itu tidak menghalangi kecepatannya.


Percikan biru dan hitam bertabrakan satu sama lain, menghasilkan gelombang di celah ruang kosong. Ini adalah pertarungan tingkat atas, karena orang hanya akan melihat percikan biru dan hitam.


Pertarungan Rose disaksikan oleh semua orang dari alam semesta, memiliki kecantikan dan kekuatan akan menjadi dambaan semua wanita, dan Rose memiliki itu semua yang menyebabkan sebagian wanita iri dan kagum, untuk para pria mereka langsung jatuh cinta dan menginginkan Rose menjadikan wanitanya.


Meski serangannya terus menerus ditangkis oleh sang naga, Rose tidak menghentikan serangannya, malah semakin bersemangat melancarkan serangannya ke arah sang naga.

__ADS_1


Istana Dinasti Fernandes. aula pertemuan.


"Wanita ini sangat kuat. Elise, apakah kamu mengenalnya?" kata Marlene penasaran.


"Kak Marlene, saya tidak kenal wanita ini," kata Elise.


(Rose kah!, benar benar wanita yang menakutkan. Coyote kamu beruntung kemarin tidak melawan wanita ini, jika kamu melawannya kamu akan mendapatkan luka yang sangat berat)


Mard Geer berbicara lewat Voice Magic yang di salurkan kepada para pengikutnya.


(Tuan, apakah wanita ini juga dari Dua Belas Pelindung Pulau Impian?)


Aroniero bertanya lewat Voice Magic.


(Ya, dia adalah ketua dan Shiraori adalah wakil ketua, dia adalah wanita yang kalian lihat saat memasuki dunia yang diciptakan Zeldris)


Mard Geer melakukan percakapan melalui Voice Magic, agar percakapan mereka tidak terdengar, karena dia telah berjanji kepada Zeldris untuk merahasiakan tentang dirinya.


(Voice Magic : Sihir Suara)


Pertarungan antara Rose dan Naga Apocalipse sangat alot, mereka saling bertukar serangan, Rose bisa dikatakan wanita yang sangat kuat, karena dia bisa bertarung dengan Naga Apocalipse dalam waktu yang lama.


"Ayah, aku pernah mendengar bahwa Naga Apocalipse sangatlah kuat, dia tidak bisa dibunuh" ucap Reglia dengan penasaran.


"Ya, dia sangat kuat. Aku bahkan tidak yakin bisa bertarung lama dengan Naga Apocalipse, seperti wanita ini"


"Hmm. Ngomong ngomong Mard Geer apa kamu mengenal wanita ini?"


"Tuan Reglia, saya hanya pernah mendengar desas-desusnya, bahwa dia Rose adalah ketua dari Dua Belas Pelindung Pulau Impian."


Mard Geer dengan tenang memberikan informasi tentang ini, karena itu adalah informasi umum tentang Rose.

__ADS_1


Meski seluruh tubuhnya mengalami luka, hal itu tidak menghalangi laju serangan Rose pada Naga Apocalipse.


"Gadis kecil, baru dua tahun sejak kita tidak bertemu dan kamu sudah memiliki kekuatan sehebat ini, ha ha ha" ucap Naga Apocalipse dengan ceroboh.


"Berpuaslah kau tertawa, sebelum kau kubunuh" ucap Rose dengan dingin.


"Sifat dingin itu tidak banyak berubah, aku tidak mengerti mengapa bocah yang menyegelku sangat mencintaimu" ucap Naga Apocalipse.


"Oiya, ngomong ngomong di mana bocah yang menyegelku, apa dia sedang bersembunyi karena takut padaku, ha ha ha" tambahnya.


"Kau, jangan bicara omong kosong tentang tuanku"


Rose menebaskan pedangnya dengan marah. Serangan demi serangan ia luncurkan yang akhirnya tidak berpengaruh pada Naga Apocalipse.


"Apa jangan jangan kamu sudah ditinggalkan olehnya"


"Bunuh, aku harus membunuhmu"


Rose menerjang Naga Apocalipse dengan gila.


"Sudah cukup, Rose"


Terdengar suara seorang pria yang sangat dikenal oleh Rose.


Zeldris dengan tenang melihat Naga Apocalipse dari atas punggung naga yang dia tunggangi, naga itu terbang memutari Naga Apocalipse.


Naga yang ditunggangi Zeldris tidak sebesar Naga Apocalipse, bila mereka di sejajarkan seperti anak anak dan pria dewasa. Meski begitu, naga itu tidak memiliki jejak ketakutan dari matanya pada Naga Apocalipse.


"Ha ha ha, akhirnya kamu datang juga bocah bajingan. Hari ini aku akan membalaskan dendamku, karena kamu telah menyegelku dua tahun yang lalu"


"Tenang saja. Aku akan memberimu kesempatan, sebelum membunuhmu"

__ADS_1


"Aku adalah Naga Apocalipse atau biasa dikenal dengan Naga Kiamat, aku ingin melihat bagaimana kamu bisa membunuhku"


Rambut Zeldris yang semula hitam berubah menjadi merah darah dan pupil matanya yang semula hitam berubah menjadi berwarna emas.


__ADS_2