
Mendengar jawaban lelaki tua berambut seputih salju itu, semua orang di aula Singgasana langsung terdiam, tidak ada yang berbicara dan Arcana memecahkan kesunyian.
“Apa yang dikatakan ayah mertua, Itu alasan yang paling masuk akal, menurut saya.
"Reglia, sepertinya Zeldris persis sepertimu, saat itu kamu juga bersikeras untuk tidak menjadi penerusku dan kamu juga menyembunyikan kekuatanmu yang sebenarnya" ucap lelaki tua itu sambil tersenyum terbahak bahak.
Reglia hanya bisa tertunduk malu mendengar perkataan ayahnya.
"Tapi mendengar pembicaraan Zel tadi, kupikir lawan yang akan dia hadapi sangat kuat. Ibu, kita harus membantu Zel, agar tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan" ucap Elise dengan resah.
"Apa yang dikatakan Lise benar, baiklah aku akan mengirim Jenderal Vatim untuk masalah ini" ucap Arcana dengan tegas.
"Tidak perlu, ini masalah Zel. Kami tidak perlu ikut campur"
"Ayah mertua, tapi ini sangat berbahaya bagi Zel"
"Zel tidak meminta bantuan kita, jadi dia yakin bisa mengatasi masalahnya sendiri. Arcana, apakah kamu tidak percaya pada Zel?" ucap Reglia dengan tenang.
Arcana terdiam tak mampu membantah perkataan Reglia. Tiba-tiba suasana aula singgasana menjadi tegang. Sebuah suara memecahkan keheningan.
"Tuan, maafkan saya karena mengganggu rapat anda"
"Tidak apa apa, ada masalah apa Tetsu?"
"Kaisar Mard Geer dari Kekaisaran Hueco Mundo datang berkunjung"
"Baiklah, antar dia ke aula pertemuan!"
"Baik"
"Cukup untuk rapat hari ini, kita lanjutkan besok"
__ADS_1
"Baik"
Setelah mereka bubar, Reglia menuju ke aula pertemuan dan menunggu kedatangan Mard Geer. Setelah menunggu sekitar dua menit, Mard Geer datang bersama tiga pengikutnya.
"Kaisar Mard Geer selamat datang di Dinasti Fernandes" ucap Reglia sambil tersenyum.
“Terima kasih kepada Tuan Reglia, karena masih meluangkan waktu untuk saya” ucap Mard Geer sambil tersenyum.
"Ini bukan masalah besar. Ngomong-ngomong, mengapa Kaisar Mard Geer datang ke sini?"
"Saya ingin meminta izin kepada Tuan Reglia, untuk diizinkan memindahkan Kekaisaran Hueco Mundo ke Central Universe"
"Apa alasan Kaisar Mard Geer memindahkan Kekaisaran Hueco Mundo ke Central Universe"
"Outer Universe akan segera menjadi tidak dapat dihuni oleh makhluk hidup lagi"
"Saya pernah mendengar bahwa Outer Universe rusak parah akibat perang sepuluh tahun lalu. Tapi saya tidak menyangka akan rusak separah ini" ucap Reglia dengan terkejut.
"Aku akan mengizinkanmu, asalkan Kekaisaran Hueco Mundo akan menjadi bawahan dari Dinasti Fernandes" tambahnya.
"Aku tidak berharap kamu langsung setuju"
"Dinasti Fernandes memiliki kekuatan yang besar, tidak ada salahnya menjadi bawahannya"
"Kamu memiliki pikiran yang luas kaisar Mard Geer"
"Tuan Reglia, panggil saja saya Mard Geer"
"Baiklah Mard Geer, aku senang kamu bergabung dengan Dinasti Fernandes"
"Saya juga senang, Tuan Reglia"
__ADS_1
Keduanya berjabat tangan, tiba-tiba guncangan besar seperti gempa melanda seluruh alam semesta.
"Apa yang terjadi" ucap Reglia dengan bingung.
Roar roar roar
Raungan naga terdengar di telinga mereka, tidak terdengar mereka saja, tetapi seluruh alam semesta mendengarnya, raungan itu membawa jejak intimidasi yang mengerikan, bahkan seseorang sekuat Mard Geer gemetar ketakutan mendengar raungan itu.
Seluruh rakyat Dinasti Fernandes berlarian berhamburan akibat raungan itu. Dinasti Fernandes terjerumus ke dalam kekacauan yang mengerikan untuk pertama kalinya sejak berdirinya dinasti.
Ini tidak hanya terjadi pada Dinasti Fernandes, seluruh alam semesta secara bersamaan dilanda kekacauan yang mengerikan. Semua orang yang tadi menghadiri rapat berlari ke aula pertemuan.
"Suamiku, suara ini mungkinkah" ucap Arcana dengan tegang.
“Ya tidak salah lagi, ini adalah suara naga Apocalipse atau biasa disebut naga kiamat” ucap Reglia dengan suram.
"Ayah! ibu! aku mengkhawatirkan Zel" ucap Elise dengan panik.
"Ya, kita harus menemukan Zel secepat mungkin" ucap Arcana dengan tergesa gesa.
Boom
Guncangan yang mengerikan terjadi dan seluruh celah ruang angkasa mengalami tabrakan yang merobek seluruh alam semesta dan memicu penghalang alam semesta secara otomatis.
"Suamiku, bagaimana ini, kita tidak bisa meninggalkan Central Universe bila penghalang semesta aktif" ucap Arcana dengan panik.
"Ibu, apa Space Magic juga tidak bisa digunakan?" ucap Elise dengan resah.
"Percuma saja, itu juga tidak bisa digunakan"
"Lalu bagaimana kita bisa mencari Zel?"
__ADS_1
Mereka semua terdiam tidak ada yang bisa menjawabnya. Sebuah gambar dan suara muncul di udara kosong. Seorang wanita cantik dengan rambut platinum muncul di gambar tersebut.
"Maaf telah menganggu waktu anda semua, perkenalkan nama saya Celia Claire Menteri Agung Utara, saya mengimbau semua orang untuk tidak meninggalkan alam semesta masing-masing, karena sekarang naga Apocalipse sedang bangkit dari tidurnya, saya akan menampilkan gambar keberadaannya naga, sehingga setiap orang dapat bersiap jika naga Apocalipse menyerang alam semesta Anda"