Perhatian Membuat Nyaman

Perhatian Membuat Nyaman
Biar Gea saya saja yang antar ke kampus sekalian


__ADS_3

Yono, Anggun, Tomi, dan Gea. sarapan bareng di salah satu cafe terkenal di kota Makasar, Wawan yang belum puas ketemu sama Gea mencari ide supaya pagi ini bisa lebih lama bareng Gea sampai sore hari.


" Biar Gea saya saja yang antar ke kampus sekalian jalan kan, tempat Tomi bekerja kan cukup jauh bagaimana?" Tanya Yono sebenernya modus


" Tapi Gea istri saya, masa dianterin sama temen kerja sih." Protes Tomi tidak setuju sama idenya Yono yang dianggap ambil kesempatan dalam kesempitan.


" Biar saja pak, mungkin pak Yono ada benarnya pak, tempat kita bekerja kan cukup jauh bakal terlambat kita sampai kantor." Ucap Anggun setuju sama ucapannya Yono, Anggun tidak puas panjat pinang sebentar sama Tomi


" Saya tetep bareng suami saya, biar lah jauh namanya suami anterin istri kerja. tidak masalah kan sayang." Ucap Gea cuek, Gea tidak mau Tomi curiga ataupun marah.


" Iyah sayang, tidak masalah sayang, konsekuensi aku juga, siang aku usahakan jemput kamu kamu yah baru lanjut kerja." Ucap Tomi merasa senang karena Gea mau menerima tawarannya


" Baik lah Bu Gea, kita bisa ketemu di kampus kalo begitu." Lanjut Yono berusaha santai, tidak menunjukan rasa kesal sama sekali.


" Astaga, Tomi ini bener bener yah, saya dicuekin dong selama didalam mobil. jahatnya Tomi ini." Batin Anggun kesal sama keinginan Tomi yang ingin berangkat kerja bareng Gea.


Yono pamit duluan berangkat ke kampus naik angkutan umum, sedangkan Gea naik mobil bareng Tomi dan Anggun, Gea duduk disampingnya Tomi membuat Anggun semakin kesal sama Tomi.


" Awas kamu Gea, saya akan merebut mas Tomi seutuhnya, akan saya balas rasa sakit hati ini Gea." Batin Anggun semakin kesal, Anggun berencana menghentikan konsumsi pil setan, supaya kecebong Tomi berubah, supaya Tomi bisa dimiliki seutuhnya sebagai suami.

__ADS_1


Dilain sisi, Yono kesal sekali, di hari pertama kerja sudah dibuat cemburu dan harus naik angkutan umum sendirian lagi, membuat Yono semakin cemberu lagi


Dilain sisi, Tomi menikmati perjalanan ke kampusnya Gea ditemani sama dua perempuan yang dicintainya, Tomi melihat Gea senyum bahagia, karena ada waktu bersama Gea waktu yang dulu sangat sulit dimiliki bersama.


" Gea, aku tidak akan meninggalkan kamu, walaupun Anggun suatu saat memberikan aku keturunan karena kecerobohan aku dan Anggun. aku mencintai kalian berdua selamanya" Batin Tomi melihat Anggun yang membuang wajahnya keluar jendela.


" Sayang, kepala aku sakit sekali." Ucap Gea yang langsung simpan kepalanya dilengannya Tomi.


" Apa kita terlalu lama bergadang yah sayang, maaf yah karena jarang kita punya waktu bersama yang lama sayang." Ucap Tomi langsung pijit kepalanya Gea


" Tidak masalah sayang, namanya juga suami memberikan nafkah ke istri sendiri tidak masalah, aku tidak menyalahkan sayang." Lanjut Gea dengan manja.


" Sudah sayang, untungnya Yono kirim ke email aku bahan untuk ngajar hari ini." Lanjut Gea yang menikmati senderan dilengannya Tomi


" Syukur lah sayang" Lanjut Tomi yang mencium kepalanya Gea


" Terus saja mas, umbar kemesraan kalian tanpa memikirkan perasaan aku." Batin Anggun kesal melihat dan mendengar obrolan Gea dan Tomi.


Mobilnya Tomi sampai di parkiran kampusnya Gea, Tomi merapihkan rambut Gea, Tomi dengan cuek mencium Gea dengan panas tangannya naik naik kepuncak gunung, membuat Anggun membuang muka keluar jendela saking keselnya.

__ADS_1


" Sayang, kamu ini iseng sekali, lupa apa didalam mobil ada Anggun." Ucap Gea merasa malu bermesraan didepan Anggun.


" Tidak masalah sayang, kita cuman ciuman saja kok, sudah semangat bekerja yah sayang, sampai jumpa nanti sore yah sayang aku.' Ucap Tomi cuek, Tomi sama sekali tidak memikirkan Anggun sama sekali.


" Iyah sayang, kamu juga semangat bekerjanya yah. sampai kantor kabarin aku yah." Lanjut Gue menahan malu karena suaminya sembarangan mencium dan naik naik kepuncak gunung


Gea langsung keluar mobil, Anggun yang melihat Gea sudah semakin jauh dari mobile langsung pindah duduknya kekursi depan, membuat Anggun langsung memukul lengannya Tomi dengan kesal.


" Ampun sayang, aku hilaf sayang, lagian tidak masalah aku mencium istri aku didepan kamu juga perempuan yang aku cintai." Ucap Tomi tanpa rasa bersalah.


" Cinta cinta, tapi fikirkan dong perasaan aku sayang, cemberu atau tidak aku nya, jangan seenaknya kamu seperti tadi sayang." Protes Anggun kesal, Anggun terus saja memukul lengannya Tomi.


Tomi langsung mencium Anggun, dan tangannya langsung naik naik kepuncak gunung. membuat Anggun menghentikan memukul lengannya Tomi dan menikmatttiiii ciuman panas pacar kesayangannya.


" Maafkan kesiangan aku sayang, aku ingin sekali lebih sayang." Ucap Tomi melihat kanan dan kiri parkiran mobil


" Jangan disini sayang, dikantor saja yah, sebelum kita mulai kerja bagaimana?" Tanya Anggun yang sejujurnya lagi pengen panjat pinang.


Tomi ngangguk dan langsung melajukan mobilnya, dengan kecepatan sedang, tidak mempedulikan Anggun merapihkan penampilannya sendiri.

__ADS_1


__ADS_2