Perhatian Membuat Nyaman

Perhatian Membuat Nyaman
Mami mau kan temani aku ke tempat tinggalnya Yono, aku yakin Gea sekarang


__ADS_3

Anggun menyiapkan baju kerjanya Tomi, Anggun merasa bahagia sekali, hari pertama menjadi istri tunggal untuk Tomi membuat Anggun bahagia dan semakin semangat menjadi istri yang baik untuk Tomi.


" Sayang, sudah selesai mandinya? ini baju kerja ayah sudah siap semuanya sayang?" Tanya Anggun, Anggun periksa lagi barang barang yang biasa Tomi pakai.


" Sudah selesai sayang, terimakasih sudah mau siap kan barang barang aku untuk berangkat kerja." Ucap Tomi, Tomi langsung pakai baju yang sudah disiapkan kan oleh Anggun.


" Sayang, nanti siang mau makan dimana?" Tanya Anggun melihat Tomi pakai baju yang dipilihnya.


" Di rumah sayang, nanti sore setelah aku pulang kerja, mami mau kan temani aku ke tempat tinggalnya Yono, aku yakin Gea sekarang ada di sana?" Tanya Tomi, sejujurnya Tomi malas sekali melihat Gea dan Yono, tapi Tomi ingin perceraiannya secepatnya selesai. dan bisa hidup damai bersama Anggun


" Bisa sayang, yah sudah kita sarapan yuk, sebelum papi berangkat kerja." Lanjut Anggun, Anggun merapihkan dasi yang dipasang oleh Tomi.


Dilain sisi, Hari pertama Gea tidur di ruko, membuat Yono merasa bahagia sekali, karena pagi pagi sudah melihat Gea yang tidur dengan nyenyak.


" Sebentar lagi kita halal sayang, aku tidak akan membiarkan kamu hidup penuh dengan air mata lagi, aku akan berusaha setia bersama kamu, sampai menua bersama dan mengurus anak bersama." Ucap Yono pelan, Yono mencium perutnya Gea yang sudah kelihatan buncit


Yono tidak tega membangun kan Gea, membiarkan Gea sampai bangun sendiri, Yono siap siap buka Toko sendirian tanpa menggangu Gea yang lagi asik tidur.


Dilain sisi, Anggun merapihkan kamarnya sendirian, Anggun melihat kamarnya sudah bersih dari barang barangnya Gea membuat Anggun merasa bahagia dan lega.


" Tidak menyangka aku adalah ratu di rumah ini, untungnya barang barang anak yang dibelikan Yono sudah dibawa oleh Gea, jadi dirumah ini bener bener sudah bersih dari bayangannya Gea." Ucap Anggun bahagia, Anggun tidak akan membiarkan Tomi melihat barang barang peninggalan Gea sama sekali.

__ADS_1


Dilain sisi, Tomi melihat foto kebersamaan Tomi dengan Gea, Tomi tidak menyangka istri yang selama ini di cintai nya dengan tega mengkhianati cinta nya.


" Aku tidak menyangka Gea, kamu bisa melakukan hal menjijikan selama ini dibelakang aku, aku bener bener mencintai kamu Gea, pernikahan kita harus berakhir seperti ini." Ucap Tomi sedih dan kesal, saat ingat bagaimana Gea berani peluk Yono di tempat umum.


Tomi membuang foto Gea dan barang barang yang dikasih Gea, Tomi bener bener merasa sakit hati sekali pernikahannya harus berakhir dengan perceraian.


Dilain sisi, Gea yang baru bangun tidur, langsung turun ke lantai satu, melihat Yono sudah sibuk merapihkan tokonya sendiri.


" Sayang, kenapa aku tidak dibangun kan sayang?" Tanya Gea dengan cemberut, Gea ingin sekali membantu Yono merapihkan tokonya juga.


' Eh sayang, maaf yah, tadi kamu masih tidur dengan nyenyak sayang, aku tidak tega membangun kan kamu sayang." Ucap Yono mencium keningnya Gea dengan mesra


" Tapi aku ingin sekali membantu kamu sayang, yah sudah apa yang bisa aku bantu sayang?" Tanya Gea melihat isi tokonya Yono.


" Baik sayang, aku rekap saja." Lanjut Gea nurut dengan apa yang diminta oleh Yono.


Gea langsung jalan ke meja kasir, dan mulai merekap data yang diminta oleh Yono.


Dilain sisi, Anggun siap siap untuk ikut Tomi untuk ke Ruko punya Yono, untuk memberikan Surat perceraian ke Gea.


" Tidak sabar melihat mas Tomi semakin kesel melihat Gea tinggal di ruko nya Yono, Gea bener bener tidak punya malu." Ucap Anggun siap siap untuk ke Ruko nya Yono.

__ADS_1


Sejam kemudian, Tomi sudah pulang kerja dan jemput Anggun ke rumah, Tomi sengaja ajak Anggun karena malas melihat Yono bersama Gea.


" Mami mau makan?" Tanya Tomi melihat Anggun, yang duduk manis disampingnya.


" Nanti saja sayang, aku sudah makan tadi rumah." Ucap Anggun, Anggun tidak menunjukan rasa bahagianya, karena Tomi hari ini membawa surat perceraian untuk Gea.


" Yah sudah, setelah dari tempat Yono kita makan banyak yah." Lanjut Tomi, Tomi ngelus lembut rambutnya Anggun..


Mobilnya Tomi akhirnya sampai di ruko nya Yono, Tomi melihat betapa romantisnya Gea dan Yono, membuat Tomi semakin yakin menceraikan Gea.


" Bagus sekali yah, kamu bener bener menjijikan jadi perempuan Gea. belum resmi bercerai sudah bermesraan dan tinggal bersama laki laki lain?" Tanya dan bentak Tomi penuh amarah melihat Yono


" Mas Tomi? ini semua tidak seperti yang mas Tomi fikirkan kok" Tanya Gea kaget melihat Tomi ada di rukonya Yono


" Jangan cari alasan terus, saya kesini untuk memberikan surat cerai, saya ingin perceraian kita cepat selesai, supaya kamu dan pacar menjijikan kamu bisa menjalin hubungan halal tidak seperti sekarang bener bener menjijikan sekali." Lanjut Tomi memberikan surat perceraian


" Apa bercerai, tidak mas, aku tidak ingin bercerai dari kamu. aku mohon kasih kesempatan kedua memperbaiki hubungan kita, demi anak kita." Lanjut Gea dengan memohon.


" Hahahaha, lagi lagi demi anak, kamu bermesraan saja tidak memikirkan anak Gea sudah lah drama kamu, saya harap kamu datang saat sidang perceraian kita berlangsung, supaya cepat selesai dan kita sama sama bebas, kamu bisa bersama pacar menjijikan. kamu dan saya bisa fokus memberikan kasih sayang untuk istri dan anak aku." Lanjut Tomi dengan ketawa mengejek melihat Gea yang nangis, mengharapkan Tomi membatalkan perceraiannya.


" Sudah yuk papi kita pulang, jangan lagi menginjakan kaki ditempat kotor seperti ini." Ledek Wulan menatap sinis Gea

__ADS_1


Tomi langsung pegang tangannya Anggun dan langsung pergi begitu saja, mengabaikan Gea yang nangis dan berusaha Panggil nama Tomi yang sia sia karena Tomi sama sekali tidak peduli.


__ADS_2