
Anggun semakin kesal oleh tingkahnya Tomi, Anggun memaksa Gea untuk mengajak dirinya satu ruangan untuk diperiksa oleh dokter kandungan.
" Baik lah, aku akan paksa mas Tomi, sabar ya Anggun, saya juga tidak bisa terlalu memaksa mas Toni" Ucap Gea serba salah, Gea bahagia sekali dengan sikap cueknya Tomi ke Anggun tapi disisi lain kasihan sama Anggun istri yang tidak dianggap sama sekali.
" Saya tidak mau tahu Gea, saya ingin mas Tomi adil dengan saya juga. jangan menguasai mas Tomi Gea." Bentak Anggun kesal, Anggun bener bener sudah frustasi menghadapi Tomi yang semakin egois.
" Kamu jangan paksa Gea, apapun yang saya lakukan itu hak saya, sudah saya bilang jangan pernah paksa Gea demi diri kamu sendiri, kalo masih kedengaran paksa Gea. silahkan keluar dari rumah ini." Bentak Tomi kesal, Tomi keluar dari rumah tidak sengaja denger Anggun paksa Gea terus menerus.
" Kamu jahat mas, saya juga istri kamu, yang kamu paksa kondisi ada didalam kondisi seperti ini mas." Bentak Anggun dengan deraian air mata, membuat Gea merasa kasihan tapi tidak berani protes
" Sudah lah diam saja, kita mau ke rumah sakit sekarang, kamu ditemani sama bodyguard sedangkan saya bersama Gea." Bentak Tomi kesal, Tomi ngajak Gea masuk kedalam mobil duluan.
" Jahatnya kamu mas" Lanjut Anggun dengan lirih.
__ADS_1
" Kamu duduk didepan sama supir." Bentak Tomi, Tomi tidak ingin duduk di kursi belakang bertiga.
Anggun nuurut saja dari pada membuat Tomi semakin marah Padanya, perlahan mobil Tomi meninggalkan rumahnya Tomi menuju rumah sakit
" Sayang, mau makan apa?" Tanya Tomi tangannya Tomi ngelus lembut perutnya Gea
" Aku belum lapar sayang, kasih saja roti itu buat Anggun yah." Ucap Gea berusaha minta Tomi untuk bersikap adil.
' Mas, aku mau roti itu song, demi anak kita mas." Ucap Anggun, Anggun merasa lapar sekali, Dari tadi berusaha menahan lapar
" Didepan ada makanan, makan lah sana. saya mau bantuin Gea untuk rebahan." Lanjut Tomi judes, Tomi membantu Gea rebahan untuk istirahat menuju rumah sakit.
" Semakin jahat kamu mas" Bentak Anggun semakin kesal
__ADS_1
Dilain sisi, Yono menata tokonya sesuai harapannya, Yono memasang cctv di tokonya. dan kamar khusus Gea pun sudah disiapkan oleh Yono
" Sudah rapih ini ruko, tidak sabar besok ajak Gea kesini, dan melihat toko ini." Ucap Yono merapihkan barang jualannya.
Dilain sisi, Supir yang diperintah kan temani Anggun, terpaksa turutin keinginan majikannya walaupun merasa tidak tega.
" maaf kan saya nyonya, temani nyonya kedalam.' Ucap supir yang mengerti betapa hancurnya perasaan Anggun, dipaksa mengandung anaknya Tomi, justru saat hamil bener bener diabaikan begitu saja.
" Bukan salah kamu, salah tuan kamu, saya tidak menyangka Tomi bisa berubah drastis seperti ini sama saya.menyssal turutin keinginan Tomi untuk mengandung anaknya." Ucap Anggun sedih, tidak menyangka begini nasipnya saat tahu hamil
" Saya yakin nyonya, tuan orangnya baik kok, tapi tuan menjaga perasaan nyonya Gea saja, makannya bersikap cuek sama anda selama ini. apa lagi anda kan selingkuhannya tuan bahkan sampai hamil, tentunya tuan tidak mau membuat nyonya Gea semakin sedih melihat tuan memberikan perhatian ke anda, walaupun adil tapi tetep saja semakin membuat nyonya Gea semakin sakit hati. makannya tuan merelakan kebahagiaan anda, dari pada mengorbankan kesedihannya nyonya Gea." Penjelasan supir, supirnya Tomi sangat tahu dasarnya Tomi orang baik, tidak akan tega menyakiti perasaan orang lain. Tomi berusaha menembus kesalahannya dengan cuekin Anggun semaksimal mungkin
" Egois dong Tomi, dia yang butuh dan dia yang seenaknya ke saya." Lanjut Anggun kesel mendengar penjelasan supirnya Tomi
__ADS_1