
Tomi siap siap pulang ke rumah, sambil melihat handphone nya dari tadi terus bunyi. membuat Tomi senyum bahagia dan merencakan makan malam romantis sama Gea.
" Sayang, hari ini aku tidak ketemu sama kamu yah, karena hari ini Gea ulang tahun sayang, aku mau menghabiskan banyak waktu bersama Gea di hari ulang tahunnya." Ucap Tomi pegang kopernya.
' Huh, alasan saja, yah sayang aku coba ngertiin keinginan kamu sayang, aku akan di apartemen seharian kalo tidak ada kamu." Ucap Anggun yang tidak berani liar demi menghilangkan kebosanan
" Bagus, sekarang sudah takut yah kamu, yah sudah kita pulang sekarang, sampai di hotel kita gulet terakhir yah sebelum aku pulang." Lanjut Tomi senyum kemenangan, karena mampu membuat Anggun takut bersikap seenaknya.
Tomi dan Anggun langsung keluar dari hotel, Tomi tidak sabar ingin memberikan kejutan untuk Gea, sebelum pulang Tomi ngajak Anggun ke toko perhiasan untuk milih perhiasan untuk Gea.
" Aku nya dibeliin juga dong sayang" Ucap Anggun manja, Anggun tidak terima cuman Gea yang dibelikan perhiasan
" Bukannya kamu kemarin sudah beli sayang? sekarang gantian Gea, Gea jarang aku belikan perhiasan, dan ini buat kado ulang tahun Gea sayang." Ucap Tomi tidak habis pikir bisa bisanya Anggun iri sama Gea, padahal Anggun lebih banyak belanja padahal dibandingkan Gea.
" Iyah sih sayang, tapi aku suka modelnya sayang, belikan juga dong." Lanjut Anggun yang ingin lebih unggul dari Gea
" Dasar cewek matre, tidak ada puasnya kamu." Batin Tomi kesal, karena Anggun sama sekali tidak mau ngerti
" Baik lah sayang, aku belikan juga, tapi guletnya lebih banyak yah,tanpa henti." Lanjut Tomi, tidak mau rugi, bener bener kesel sama Anggun.
" Terimakasih sayang" Lanjut Anggun bahagia, langsung milih kalung yang diinginkan nya.
Dilain sisi, Gea langsung merapihkan rumahnya, beruntung nya Tomi belum pulang membuat Gea lebih leluasa merapihkan rumahnya sendiri.
__ADS_1
" Lamanya mas Tomi, katanya jam sepuluh pulang." Ucap Gea sambil nyapu ruang makan
Gea setel lagu lagu favoritnya, menghilang kan rasa bosannya. Gea mencoba telefon Tomi tapi tidak diangkat sama sekali.
Dilain sisi, Tomi kali ini panjat pinang dengan kasar, membuat Anggun menahan sakit, Anggun tahu Tomi lagi kesal karena dirinya minta perhiasan juga.
" Sayang, aaahhh,,, pelan pelan sayang." Desa han Anggun menahan nyeri nyeri mantap
" Sudah lah, suka suka aku sayang, nikmati saja setiap gerakan yang aku kasih ke kamu sayang." Bentak Tomi kesal, Tomi tidak ingin apapun yang diinginkan diatur sama orang lain.
" Aaahhh Iyah sayang, aaahhh." Desa han Anggun pasrah, Anggun berusaha bertahan sama Tomi yang sering melakukan kekerasan Kediri nya.
Tomi setelah puas, langsung mandi dan mengabaikan Anggun yang masih ditempat tidur. setelah mandi Tomi melihat Anggun yang masih pakai selimut.
" Iyah sayang, maafkan aku karena aku juga ingin samaan seperti yang kamu belikan ke Gea. aku akan melakukan apapun yang penting hubungan kita tetep bersama." Ucap Anggun mohon ampun ke Tomi
" Baik lah, saya maafin kesalahan kamu, ingat malam malam jangan berani liar kalo saya tidak ada didekat kamu, dan kamu harus ingat jangan pernah iri dengan apapun yang saya belikan untuk Gea karena Gea istri saya yang punya hak saya belikan apapun, kamu boleh belanja sesuka kamu tapi jangan pernah ribet atau rewel sama apa yang saya lakukan mengerti, kalo masih mau hidup mewah jangan seperti saat ini lagi mengerti. saya juga mencintai kamu tolong jangan bikin saya marah terus menerus, kalo tidak mau saya cari selingkuhan yang lain." Bentak Tomi menatap sinis kearah Anggun.
" Iyah sayang, maaf kan aku, aku janji tidak akan melakukan kesalahan lagi dan terimakasih mau kasih aku kesempatan sayang." Lanjut Anggun bahagia, Anggun langsung meluk Tomi bahagia, karena tidak kehilangan kemewahan dan perhatiannya Tomi
" Yah sudah sayang, aku pulang dulu yah, sampai ketemu besok dikantor. i love you." Lanjut Tomi bersikap manis ke Anggun, daya tarik Anggun membuat Tomi tidak bisa marah lama lama.
Tomi langsung pulang dan menyiapkan surprise untuk Gea di rumah, Tomi ingin sekali bersikap manis ke Gea istri yang dirindukan yang selalu sibuk sama pekerjaan. Tomi menghubungi asistennya untuk ketemu disebuah mall, merendahkan kejutan untuk Gea.
__ADS_1
" Kalung nya bagus juga bro" Puji Rendi melihat kalung yang dibawa Tomi
" Yah dong, tadi Anggun menginginkan kalung ini juga, perempuan itu bener bener matre dan tidak tahu diri sama sekali, kemarin sudah banyak belanja dan sekarang minta dibelikan kalung yang sama seperti punya Gea ini." Protes Tomi, kalo bukan karena dirinya kesepian malas mendapatkan pacar perempuan matre.
" Namanya juga perempuan bro, ada sifat iri walaupun sudah banyak dibelikan apapun yang diinginkan bro, yah sudah mau rayakan ulang tahun Gea dimana?" Tanya Redi penasaran
" Di taman kota saja, kamu buat seromantis mungkin tempatnya yah, kalo bisa yang ada penginapan sekalian, biar saya dan Gea bisa nginep di taman kota." Lanjut Tomi ingin sekali merayakan ulang tahun Gea sekaligus ulang tahun pernikahannya.
" Oke deh disana, bagaimana kalo malam saja kesannya, kencan yang lebih romantis karena lebih banyak lampu hias dan terlihat lebih romantis bagaimana?" Tanya Zikri, suasana malam jauh romantis dari pada siang hari.
" Boleh juga, semuanya kamu siap kan, jam tujuh malam harus sudah siap semua, termasuk penginapan buat saya dan Gea bermalam di taman kota." Lanjut Tomi yang tidak sabar menunggu nanti malam.
Dilain sisi, Gea yang merasa bosan di rumah sendirian, tapi takut tiba tiba Tomi pulang, akhirnya memutuskan buat telefon Yono melepas rindu sekaligus.
" Sayang, lagi apa?" Tanya Gea, saat saluran Vidio call terhubung
" Lagi merapihkan kertas kertas dari mahasiswa tadi sayang, kamu di rumah masih sendirian?' Tanya Yono diseberang telefon.
" Iyah sayang, aku takut mas Tomi pulang justru aku tidak ada di rumah, dari pada dia curiga kan, yah sudah nunggu dengan pasrah saja, sambil beberes rumah deh aku" Lanjut Gea nunjukin sapu yang dipegangnya
" Yah sudah telefon sama aku saja, dari pada bosen sendirian di rumah kan sayang, kamu tidak takut badan kamu jadi bau sayang? tadi kan sudah mandi, justru kotor lagi sekarang?" Tanya Yono diseberang telefon, kwatir Gea bau badan
" Yah tidak lah sayang, sudah biasa aku merapihkan rumah, aku dan mas Tomi sepakat merapihkan rumah berdua tanpa ART kalo tidak butuh butuh amat, paling satpam dan tukang kebun saja yang ada di rumah sayang." Lanjut Gea nelefon sambil sapu rumah nya
__ADS_1