Perhatian Membuat Nyaman

Perhatian Membuat Nyaman
Besok kita ke dokter kandungan yuk


__ADS_3

Tomi membuatkan susu ibu hamil, Tomi melarang Gea melakukan hal sepele seperti ini, Tomi ingin sekali memanjakan istrinya.


" Sayang, kenapa buatnya cuman satu?" Tanya Gea penasaran karena Tomi buka nya bikin dua gelas.


" Memangnya boleh bikin langsung dua sayang, ini buah dan susu ibu hamil dihabiskan yah." Ucap Tomi langsung kasih susu bikinannya ke Gea


" Buat Anggun mana sayang?" Tanya Gea merasa tidak tega, Tomi bener bener cuek sama Anggun.


" Mas, mau sampai kapan kamu tidak adil samaa aku? aku juga istri kamu mas, butuh perhatian dan kasih sayang kamu juga mas." Bentak Anggun kesal, karena Tomi bener bener tidak peduli sama dirinya.


" Itu pintu keluar ada di sana, kalo tidak suka sama sikap saya yah silahkan bawa barang barang kamu keluar dari rumah ini." Lanjut Tomi cuek, Tomi potong buah buat Gea.


" Sayang tolong hargai Anggun." Lanjut Gea merasa sedih, karena Tomi semakin tidak mempedulikan Anggun


" Besok ke dokter kandungan yuk, besok jadwal kontrol bunda kan?" Tanya Tomi mengalihkan pembicaraan

__ADS_1


" Iyah sayang, besok sekalian ajak Anggun yah." Lanjut Gea, Gea melihat wajah sedihnya Anggun


" Tidak, dia ditemani oleh asisten aku saja, ke kamar yuk, aku mau ajak gulet sayang." Lanjut Tomi, Tomi berusaha keras untuk cuek ke Anggun, supaya tidak melukai perasaan Gea.


" Teganya kamu mas, memangnya anak ini anaknya siapa? jangan semakin keterlaluan kamu, besok aku ikut kontrol kandungan, aku tidak peduli penolakan." Tegas Anggun, Angin menatap sinis ke Gea


" Terserah, tapi ingat jangan sebut saya suami kamu didepan dokter, kamu lahiran bakal dibantu bidan yang saya tentukan sendiri." Tegas Tomi, sejujurnya Tomi juga ingin melihat calon anaknya, tapi Tomi tidak tega menyakiti perasaan Gea lagi.


Tomi langsung ajak Gea ke kamar dan ngajak gulet panas, lagi lagi Tomi berusaha tidak menjalankan kewajibannya ke Anggun demi menjaga perasaannya Gea.


' Luas dan bagus, tidak masalah tinggal disini, demi bisa lebih leluasa ketemu sama Gea. dan selalu siap memenuhi kebutuhan Gea." Ucap Yono sambil melihat lihat ruko yang dibeli nya.


Dilain sisi, Anggun merasa kram perut, Anggun teriak sekeras mungkin, supaya Tomi denger ucapannya.


" Nyonya kenapa?" Tanya Bik Sum panik melihat Anggun kesakitan

__ADS_1


" Sakit perut Bik, panggilin tuan sekarang, perut saya sakit sekali." Teriak Anggun sambil pegang perutnya


Dilain sisi, Gea yang mendengar suaranya Anggun, langsung duduk tentunya membuat Tomi kesal padahal sebentar lagi gulet dimulai.


" Ayah, itu denger kan suara Anggun, apa tidak sebaiknya kita lihat sayang, takut anak ayah kenapa kenapa." Ucap Gea panik mendengar suaranya Anggun.


" Yah sayang, hayo kita kedepan sayang." Ucap Tomi, Tomi langsung bantuin Gea merapihkan bajunya.


Setelah selesai rapih, Gea dan Tomi keluar dari kamar dan jalan kearah Anggun. Tomi panik melihat Anggun kesakitan dibagian perutnya


" Kamu, gendong Anggun, dan masukan dia kedalam mobil sekarang." Ucap Tomi panik, Tomi memerintah kan bodyguard untuk gendong Anggun dan bawa Anggun ke mobil


" Baik tuan" Ucap bodyguard langsung gendong Anggun.


" Tuhan, semoga calon anaknya mas Tomi baik baik saja Tuhan." Batin Gea penuh harapan, Gea tidak ingin terjadi apapun sama anaknya Tomi yang dikandung sama Anggun.

__ADS_1


__ADS_2