
Gea menerima telepon dari Yono diam diam, Gea berusaha menjauh supaya Anggun tidak mendengar obrolannya sama Yono, Gea senyum bahagia saat tahu Yono beliin perlengkapan untuk anaknya.
' Iyah, nanti aku ke sana yah, aku siap siap sekarang yah." Ucap Gea pelan, Gea melihat kanan dan kiri supaya tidak ada yang lihat sama sekali.
" Aku tunggu sayang" Ucap Yono diseberang telefon
Gea mematikan telefon dari Yono dan mengganti nama Yono supaya tidak ada yang curiga. Gea siap siap mau ketemu sama Yono, saat lagi asik asik siap siap, Anggun masuk kedalam kamar.
" Mau kemana kamu?" Tanya Anggun penasaran, sekaligus curiga
" Mau nyicil beli barang barang anak, yah sudah saya duluan yah Anggun." Ucap Gea jalan duluan, Gea tidak mau Anggun ikut karena dirinya ketemu sama Yono dan mau kangen kangen nan bareng
__ADS_1
" Tidak bareng mas Tomi kan?" Tanya Anggun curiga
" Tidak kok, saya pergi sendiri tenang saja. yah sudah saya duluan yah" Lanjut Gea, Gea semakin mempercepat langkahnya sebelum ditanya tanya lagi sama Anggun
Dilain sisi, Tomi mencari nama anak nya nanti, Tomi rasanya tidak sabar menanti hari kelahiran anak pertamanya.
" Gea sayang, masih lama apa yah waktu lahiran anak kita." Ucap Tomi sambil melihat fotonya Gea dengan senyum senyum sendiri.
Dilain sisi, Yono menyambut kedatangan Gea, Yono mencium wajahnya Gea saking kangennya sama Gea
" Sama sayang, aku juga rindu sayang, tapi sekarang di rumah ada Anggun membuat aku kesulitan keluar rumah sayang, bisa bisa curiga Anggun sama aku, kalo setiap hari keluar rumah. Aaaahhh Yono sayang, aku rindu menikmati gerakan tangan kamu sayang." Desa han Gea menahan geli karena gerakan tangannya Tomi
__ADS_1
" Perempuan parasit itu bener bener perusak kebahagian kamu yah, kebahagian bersama Tomi, dan kebahagian bersama aku sayang. sayang pindah ke kamar yuk." Lanjut Yono sambil naik naik kepuncak gunung
' Hayo sayang, aaaahhh, aku juga rindu kemesraan kita selama didalam kamar kamu sayang. Aaaahhh" Desa han Gea semakin merdu, Gea ikutin Yono ngajak dirinya ke dalam kamarnya
Gea men desa haaaannn semakin merdu setiap Yono menggerakkan pinggangnya, Yono yang rindu sama suara merdunya Gea sangat bahagia mendengarnya.
" Sayang, aku sudah belikan baju anak dari umur awal lahir sampai umur enam bulan, sama aku juga belikan perlengkapan makan anak kamu." Ucap Yono bahagia bisa membelikan perlengkapan untuk anaknya Gea
" Aaaahhh, terimakasih sayang, mau repot repot beli itu semua untuk anak aku.aaaahh" Desa han Gea, Gea meluk Yono penuh rasa cinta dan rindu akan kebersamaan dulu yang begitu bebas dan santai.
" Sayang, anak pertama kamu, ijin kan aku yang kasih nama yah, walaupun aku tidak memiliki kamu seutuhnya tapi nama anak kamu biar lah aku yang kasih, supaya kamu selalu ingat sama aku." Lanjut Yono, Yono melihat jam ditangannya.
__ADS_1
" Aaaahhh Iyah sayang, boleh kamu yang kasih nama sayang, aaaahhh Yono sayang sudah mau setengah jam sayang." Desa han Gea, Gea mendengar alarmnya, untuk menghentikan gulet panasnya.
Yono ngangguk dan tersenyum, Yono langsung berdiri baantu Gea untuk berdiri juga dengan hati hati. Yono mencium keningnya Gea dan nuntun Gea jalan ke kamar mandi