
Gea dan Yono hari terakhir ngajar di kota Makassar, Yono yang melihat wajah Gea yang terlihat puccat langsung kasih minum dan minta Gea untuk duduk.
" Sayang, kamu kenapa?" Tanya Yono yang tidak bisa menghilangkan panggilan sayang
" Kepala aku sangat sakit dan lemes sekali badan aku, sudah beberapa hari sakit aku." Ucap Gea liriih, Gea tidak bisa menghilangkan perasaannya ke Yono begitu saja, walaupun sudah tidak ada gulet panas tapi perhatian satu sama lain masih dilakukan.
" Mau aku antar pulang? atau mau telefon Tomi untuk minta dijemput? haari ini kan kita terakhir ngajar disini, jadi pulangnya lebih cept jadi mau telefon Tomi?" Tanya Yoni tidak tega melihat wajahnya Gea yang pucat dan tangannya terasa dingin sekali.
" Tadi aku sudah telefon mas Tomi lagi rapat makannya aku memutuskan untuk pulang sendiri saja.' Lanjut Gea berusaha berdiri dan saat jalan badannya Gea goyah, dengan cepat Yono pegang Gea yang hampir jatuh.
" Kita pulang bareng, aku antar kamu sampai rumah naik taxi online." Lanjut Yono tegas, Yono semakin kwatir sama kondisinya Gea
Gea cuman bisa pasrah pulang bareng Yono, Gea merasa badannya sangat lemes, Gea melihat Yono yang masih memberikan perhatiannya ke Gea membuat Gea sangat bahagia.
__ADS_1
Dilain sisi, Tomi ngajak Anggun untuk gulet panas, sambil nunggu client tiba, Tomi langsung membuat Anggun polos didepannya.
" Sayang, bagaimana hasil program hamilnya Gea? sudah sebulan lebih kan?" Tanya Anggun penasaran, sebelum kasih lihat hasilnya
" Belum ada tanda tanda sayang, tapi sering kram kram katanya. memangnya kenapa?" Tanya Tomi penasaran
" Oh masih kram, aku mau kasih lihat sesuatu sayang?" Lanjut Anggun yang langsung bangun dan jalan ke arah meja ambil hasil tes.
" Lihat ini sayang* Sambung Anggun yang kasih lihat hasil tes kehamilan ke Tomi
" Positif hamil sayang?" Tanya Tomi bahagia dan tidak menyangka akhirnya Anggun memberikan keturunan untuknya.
" Iyah sayang, aku tadi pagi cek kehamilan, soalnya aku tidak datang bulan sayang hampir sebulan ini." Lanjut Anggun bahagia langsung meluk Tomi dengan bahagia nya
__ADS_1
Tomi melihat handphone nya berdering ternyata dari Gea, Tomi mendengar Gea kesakitan langsung melepas pelukan Anggun dan siap siap untuk pulang.
" Padahal kabar gembira aku hamil, dia tetep mementingkan Gea istrinya." Batin Anggun sedih, merasa percuma kasih kabar kalo hamil kalo tidak jadi prioritas Tomi.
" Sayang aku pulang dulu yah, kasihan. Gea kesakitan, nanti kita periksa kondisi kamu yah, aku bahagia sekali kamu bisa hamil." Lanjut Tomi mencium Anggun dan langsung pergi begitu saja.
" Nomor dua akan selalu di jadikan kedua terus menerus sama mas Tomi." Lanjut Anggun lirih, langsung pegang perutnya.
Dilain sisi, Tomi bantuin ART di rumahnya masukin Gea kedalam mobil, Tomi minta supirnya uang bawain mobil karena Tomi jagain Gea.
" Bertahan sayang, aku ada disini, maaf aku terlambat pulang." Ucap Tomi menyesal, dirinya bersenang senang berduaan sama Anggun sedangkan Gea merasa kesakitan.
" Tidak masalah sayang, yang terpenting kamu sudah ada di rumah. sakit sekali sayang." Ucap Gea yang tidak ingin menyalahkan Tomi.
__ADS_1
Mobil Tomi melaju dengan kecepatan sedang menuju rumah sakit, Tomi merasa kwatir melihat Gea kesakitan seperti ini.