
Untuk pertama kalinya Anggun berusaha keras cuek ke Tomi, Hati Anggun sebenernya sangat sakit saat dirinya berusaha diem dan cuek justru membuat Tomi bahagia karena tidak recokin oleh Anggun.
" Kamu tidak menyiapkan baju tidur saya?" Tanya Tomi kesal melihat Anggun langsung tidur setelah dari rumah sakit.
" Saya ngantuk, kandungan saya sangat lemah butuh banyak istirahat." Tegas Anggun, Anggun berusaha santai sudah tidak lagi menunjukan amarah yang berlebihan
" Astaga, yang bener Anggun? terus saran dokter apa?" Tanya Gea kwartir, Gea tidak bisa membayangkan Anggun bisa kehilangan anaknya.
" Butuh banyak istirahat, jangan kelelahan, terutama jangan stres." Lanjut Anggun, Anggun langsung tidur tidak mau lagi ngebahas kandungannya kwartir semakin sedih dan sakit hati.
" Ayah apa tidak sebaiknya Ayah, mulai belajar bersikap adil, aku mohon ini demi anak ayah dan Anggun, ini kan yang ayah ingin kan memiliki anak dari Anggun juga, tolong ayah, bersikap adil perhatian dan ucapan ayah, jangan sampai kehilangan anak ayah. aku sudah ikhlas ayah berbagi perhatian dan kebahagiaan, bunda yakin ayah bisa bersikap adil sama kita berdua yah. aku mohon" Bujuk Gea, Gea akan menyesal kalo tidak bisa minta Tomi bersikap adil ke Gea maupun Anggun.
__ADS_1
" Sayang, aku selama ini bersikap cuek dan judes ke dia, karena aku berusaha keras menjaga perasaan bunda sayang, aku mohon jangan terus terusan minta aku bersikap adil dengan berbagi segalanya, kehadiran Anggun disini saja, membuat Bunda sedih dan merasa dihianati, aku tidak ingin melakukan kesalahan lagi sayang, kalo memang aku kehilangan anak yang dikandung Anggun, yah biarin lah sayang, dengan begitu Anggun bisa pergi selama nya dari hidup kita kan sayang, jadi aku mohon, jangan terus menerus paksa aku, aku tidak ingin bersikap adil, perempuan yang aku cintai hanya bunda seorang, Anggun adalah perempuan yang salah karena kehilafan saja, aku berusaha setia bareng bunda. kita bahagia berdua yah, stop paksa aku bersikap adil." Ucap Tomi berusaha lembut, Tomi memeluk Gea dan mengabaikan perasaan Anggun sama sekali.
" Jahat kamu mas" Batin Anggun sedih dan kesel mendengar pengakuan dari Tomi tadi
" Iyah ayah, bunda tidak akan memaksakan keadaan lagi, maaf kan aku." Ucap Gea sejujurny serba salah, turutin keinginan Tomi pasti menyakiti perasaan Anggun, membela Anggun mati matian pasti membuat Tomi murka dan tidak terima pasti berdampak sikapnya Tomi akan sama seperti sikapnya ke Anggun selama ini.
" Tega nya kamu Gea, egois kamu jadi perempuan, tidak memikirkan perasaan saya sama sekali, awas kamu ada sedikit kesalahan pasti akan saya bongkar. dan saya akan membuat kamu merasakan seperti saat ini saya rasakan." Batin Anggun penuh amarah, tidak mengangkat Gea bisa seegois ini.
Dilain sisi, Yono tidak sabar besok ketemu bareng Gea, Yono tidak memakai karyawan diawal buka toko, karena ingin menghabiskan waktu bersama Gea lebih lama tanpa gangguan dulu.
" Besok tidak sabar ketemu bumil kesayangan, enaknya siapin makanan apa yah untuk bumil." Ucap Yono bingung mau siapkan makanan untuk Gea, karena besok acara syukuran toko barunya.
__ADS_1
Dilain sisi, Anggun menikmati makan malam sendirian, Anggun buang wajahnya saat melihat Gea jalan ke dapur untuk gabung makan tengah malam.
" Kok tidak bareng sih?" Tanya Gea melihat Anggun dengan lahap makan
" Suka suka lah, kamu saja tidak memikirkan perasaan saya sama sekali, kamu egois Gea." Ucap Anggun santai, Anggun tiba tiba siram Gea pakai air dari gelasnya
" Maafkan saya" Lanjut Gea sedih, Gea selalu lemah didepan Tomi, tidak bisa tegas
" Maaf kamu tidak ada gunanya Gea, saya bener bener benci sekali sama kamu." Bentak Anggun, Anggun langsung meninggal kan dapur, untungnya Anggun sudah kenyang.
Anggun jalan dengan santai meninggalkan Gea makan malam sendirian, Anggun ingin sekali kasih Tomi minuman khusus supaya Tomi lengket kembali seperti dulu sebelum hamil.
__ADS_1