
Tomi nampak kesal, karena yang menyambut nya bukan Gea istri tercintanya, melainkan Anggun dengan senyum manis dan pakaian cukup seksi.
" Mana Gea, kenapa kamu yang buka pintu." Bentak Agus kesal, sejujurnya Agus rindu bermesraan bersama Anggun, tapi Agus masih berusaha keras jaga jarak supaya Gea tidak sedih melihat Agus bermesraan dengan Anggun
" Gea ada didalam kamar, mas belum jenguk anak kita loh selama aku disini, apa mas tidak mau?" Tanya Anggun berusaha sedih
__ADS_1
" Saya tidak mau lagi gulet panas, sudah saya bilang kan saya tidak mau menyakiti perasaan Gea lebih jauhnya, Gea tahu saya selingkuh dan membuat kamu hamil, saya jadi merasa bersalah, jadi jangan harap saya memberikan hak kamu sama sekali." Tegas Tomi, Tomi kesal karena Anggun berusaha menggodanya.
Anggun tidak menjawab ucapan Tomi berusaha, membiarkan Tomi masuk kedalam rumah dan jalan kekamarnya.
Dilain sisi, Gea berusaha tidak nangis, karena Gea takut Anggun bener bener menjalan kan niatnya untuk kasih tahu aibnya ke Tomi. Gea melihat Tomi masuk kedalam kamar berusaha senyum bahagia menyambut suami yang baru pulang kerja.
__ADS_1
" Iyah sayang, kita akan makan bertiga yah, Masa kita mengabaikan Anggun terus sayang, mau bagaimana pun Anggun istri ayah yang punya hak untuk mendapat kan perhatian dari ayah, jadi bunda mohon mulai malam ini bersikap adil terhadap Anggun yah sayang, kita bisa menjalankan rumah tangga ini dengan harmonis selama ayah bisa bersikap adil." Ucap Gea berusaha santai, Gea tidak mau egois melarang Tomi untuk tidak bersikap adil, karena rahasianya sudah kebongkar tanpa sengaja.
" Bunda yakin, bunda yakin bisa ikhlas melihat ayah bermesraan didepan bunda, berbagi ranjang dengan Anggun, berbagi kebahagian bersama Anggun, ayah tidak ingin melihat bunda nangis karena cemburu, dan menyesal, kalo bunda mau hari ini juga ayah akan menceraikan Anggun dan memerintahkan ART untuk menjaga Anggun selama hamil, saat dia melahirkan kita bisa merawat anaknya tanpa ada ibu nya sama sekali." Lanjut Agus, Agus tidak tega semakin jauh menyakiti perasaan Gea, dengan berbagi perhatian ke Anggun
" Iyah sayang, aku ikhlas ayah berbagi perhatian ke Anggun dalam segala hal, aku ijinkan ayah menikahi Anggun harus bisa menerima Anggun sebagai istri juga, dan membiarkan ayah bersikap adil ke aku dan Anggun. kita bisa menua bertiga membesarkan anak anak bareng bahkan sampai punya cucu juga" Lanjut Gea berusaha meyakini Tomi untuk bisa bersikap adil.
__ADS_1
" Baik lah, jika itu keputusan Bunda, Ayah akan belajar bersikap adil ke Anggun juga berbagi perhatian dan berbagi ranjang ke Anggun sebagai hak.dia sebagai istri ke dua aku. aku ingin bunda selalu bahagia demi anak kita tumbuh berkembang dengan sehat. bunda jangan sedih sedih dan stres, maaf kan aku sayang karena dimasa lalu selingkuh, akhirnya harus berbagi dengan perempuan lain." Lanjut Tomi bener bener menyesali perbuatannya dimasa lalu, yang akhirnya menyakiti Gea terus menerus.
" Sekarang jemput Anggun didepan, dan laksanakan kewajiban kalian, aku tunggu di dapur selama kalian gulet panas, setelah selesai jemput aku untuk gantian dan kita baru tidur bersama yah." Lanjut Gea, hati Gea semakin hancur, keputusan untuk berbagi membuat Gea sedih tapi tidak berani nangis didepan Tomi, bisa bisa hubungannya bersama Yono kebongkar, Gea belum siap kehilangan Yono dan kehilangan Tomi juga.