
Gea merasa lega akhirnya mencuci piring bekas masak dan makan telah selesai dikerjakan, Gea melihat Anggun bersantai sambil nonton tv membuat Gea menahan kesalnya, bisa bisanya saat Gea sibuk di dapur sendirian justru Anggun bersantai diruang keluarga sendirian.
" Sudah selesai? mau siap siap berangkat yah? pergi sana, saya tidak akan ikutin kamu lagi?" Tanya Anggun tanpa melihat Gea sama sekali.
" Kamu kenapa jadi seenaknya seperti ini, apa karena tahu rahasia saya?" Tanya Gea nampak kesal dengan sikapnya Anggun yang semakin keterlaluan
" Nah itu tahu jawabannya, sudah sana buruan siap siap, jangan sampai Yono ngambek kamu kelamaan datang, ah jangan lupa ingatkan Yono tiga puluh menit, awas pulang pulang perut kram. hahaha." Ledek Anggun, kali ini membuat Gea malu sekaligus kesal dengan ucapan Anggun barusan
" Kamu ini bener bener keterlaluan Anggun bicaranya." Tegas Gea semakin kesal mendengar ucapannya Anggun, walaupun bener tapi Gea berusaha mengelak
__ADS_1
" Sudah lah, pergi sana, jangan bikin saya kesal. Ingat Gea sekali ucapan saya jamin mas Tomi akan murka ke kamu dan Yono, berani beraninya menggoda istri orang yang kesepian dimasa lalu, justru sampai sekarang digoda. sudah berisi masih mau egois." Lanjut Anggun, Lagi lagi ucapan Anggun bener apa adanya
Gea yang malas ribut, dan tidak mau mendengar ocehan Anggun yang semakin keterlaluan, membuat Gea memilih pergi begitu saja. Anggun yang melihat Gea pergi langsung ketawa puas.
Dilain sisi, Tomi melihat lihat dekorasi kamar untuk anaknya, Tomi merasa tidak sabar ingin sekali membuat kamar untuk anaknya dari Gea maupun Anggun.
" Tidak melihat mereka melahirkan diwaktu yang bersamaan, astaga bikin bahagia sekali rasanya, harus siapin kamar untuk anak dan rumah juga di tingkat lagi, pasti lebih banyak kamar karena Gea maupun Anggun pasti akan memberikan anak lebih dari satu." Ucap Tomi, Tomi mulai merencanakan membangun lantai tiga dan persiapan kamar untuk anaknya.
" Sayang, apa Anggun menyakiti kamu?" Tanya Yono merasa kwartir melihat Gea
__ADS_1
" Menyakiti aku sih tidak sayang, cuman mengerjai aku sayang, aku disuruh membersihkan bekas masak dan makan sayang, Anggun tahu aku akan kesini.' Ucap Gea kesel kesel manja ke Yono
" Astaga perempuan itu, apa sebaiknya aku tegur Anggun? supaya tidak seenaknya ke kamu? kamu kan lagi hamil, dia memangnya siapa berani sekali kerjain kamu, itu rumah kamu dan Tomi. jadi dia tidak punya hak untuk memerintah kamu seenaknya kan?" Tanya Yono dengan kesal, Yono kesal sekali Anggun sudah mulai bertingkah
' Jangan sayang, aku tidak mau mas Tomi tahu hubungan kita, aku tidak ingin kamu dan mas Tomi berantem karena ucapannya Anggun. selama Anggun tidak berlebihan aku akan berusaha sabar dan menerimanya sayang." Lanjut Gea, Gea dengan manja merebahkan kepalanya di lengannya Yono
" Kamu bener sayang, aku tidak ingin kamu sedih melihat aku dan Tomi berkelahi karena ucapannya Anggun sayang." Lanjut Yono, sejujurnya Yono tidak terima dengan Anggun yang seenaknya cuman karena tahu rahasianya Gea dan seenaknya memerintah Gea sesuka hatinya
" Sayang, aku istirahat di kamar yah, aku tidak bantuin kamu tidak masalah kan?" Tanya Gea, Gea merasa sangat lelah sekali.
__ADS_1
" Aku temani saja yah sayang, sampai kamu fresh baru kita turun kebawah yah." Lanjut Yono, Yono yang rindu bermesraan dengan Gea tentunya tidak akan membiarkan Gea istirahat sendirian
" Baik sayang, hayo kita istirahat bareng." Lanjut Gea, walaupun Gea merasa lelah tapi Gea ingin istirahat sebelum gulet panas bersama Yono.