
Gea diantar pulang oleh Yono, awalnya Gea menolak karena takut jika Anggun melihat Yono akan menjadi masalah.
" Sayang, aku disini saja yah, aku takut Anggun melihat kamu jadi masalah nantinya." Ucap Gea kwatir Angggun memanfaatkan kondisi lagi
" Biarkan sayang, aku mau mengancam Anggun supaya tidak mengambil keuntungan dari rahasia kita, dia harus tahu siapa dia dan jangan seenaknya terus dengan kamu sayang. aku tidak tega kamu dikerjain oleh Anggun seperti sekarang. masa ibu hamil disuruh masak kan kasihan di kamu nya." Ucap Yono, Yono tidak ingin Gea merasa kelelahan dan dan banyak pikiran.
" Sudah ah, jangan nekat sayang bisa bisa Anggun jauh lebih nekat sayang. aku tidak ingin ada keributan sama sekali.
Cup
__ADS_1
Satu ciuman mendarat sempurna, membuat Yono mau membiarkan Gea pulang sendirian ke rumah. dari pada ketahuan dengan Anggun.
" Yah sudah hati hati dijalan sayang, terimakasih tidak mau nekat." Ucap Gea merasa kasihan jika Yono disalah kan terus dengan Yono menjaga rahasia kebersamaannya.
" Kalo ada apa apa telefon saja yah, aku tidak akan tinggal diam jika Annggun menyakiti kamu lagi" Ucap Yono pasrah membiarkan Gea pulang naik taxi online, dari pada jadi masalah jika Anggun melihat dirinya di rumahnya Tomi
" Oke sayang, aku duluan yah sampai ketemu besok." Lanjut Gea, Gea langsung keluar dari mobilnya Yono dan jalan ke taxi online yang sudah menunggu Gea
Dilain sisi, Anggun menikmati cemilan, yang ada didalam kulkas dan segelas susu ibu hamil, Anggun melihat Gea baru pulang langsung mendapatkan ide untuk jilid melihat Gea.
__ADS_1
" Satu jam sebelum mas Tomi pulang aman lah, berapa ronde dari pada?" Tanya Anggun to the poin, ucapan Anggun sungguh membuat Gea merasa malu sekali. karena Anggun sudah menebak apa saja yang dilakukannya bersama Yono
" Jaga ucapan kamu Anggun, sungguh keterluan, saya tidak melakukan apapun dengan Yono." Tegas Gea, Gea tidak ingin ucapan Anggun dianggap bener
" Oh yah, logikanya saja deh Gea, perempuan bersuami, mau dicium ditempat umum, dijemput, dan tokonya Yono pun belum buka. saya tidak sebodoh itu menerima ucapan kamu, kamu lebih menjijikan yah Gea. hahaha" Ledek Anggun dengan ketawa puas, melihat Gea terlihat mulai emosi.
" Sial kamu Anggun, saya menyesal memberikan ijin mas Tomi untuk tanggung jawab dengan kamu." Bentak Gea yang terpancing emosinya mendengar ucapan Anggun.
' Itu lah takdir tuhan, kalo tuhan tidak mengijinkan saya mengandung seperti ini, selamanya kebusukan kamu akan tersimpan. kamu mau selingkuh seperti ini selamanya? tidak kasihan dengan anak kandung mas Tomi? tidak malu saat ketahuan kamu selingkuh apa lagi ketahuan selingkuh melakukan hal hal yang terlarang?" Tanya Anggun dengan tegas, lagi lagi ucapan Anggun membuat Gea tidak bisa. menjawab sama sekali, ucapan Anggun terkena di hati dan otaknya. membuat Gea tidak bisa berkata apa apa lagi, karena semua ucapan Anggun benar
__ADS_1
Dilain sisi, Tomi memerintahkan anak buahnya, untuk belanja cemilan dan buah untuk kedua istrinya Tomi, Tomi berusaha bersikap adil dengan Gea dan Anggun. memberikan nutrisi untuk kedua istrinya.
" Daster untuk mereka sudah dan tinggal nunggu makanan yang lagi dibeli setelah itu pulang deh, bermanja-manja bersama mereka didalam kamar bertiga sungguh menyenangkan sekali." Ucap Tomi tidak sabar ingin bermesraan bersama Gea Anggun bersamaan.