
Anggun yang sudah menunggu Gea pulang, akhirnya senyum bahagia melihat Gea sudah sampai rumah diantar Yono walaupun langsung pulang.
" Enak yah, seharian berduaan bersama selingkuhan, ngapain saja tuh di rukonya Yono?" Tanya Anggun dengan senyum liciknya
" Bantuin Yono promosi tokonya, memangnya mau ngapain lagi?" Tanya Gea berusaha tenang, tentunya Gea tidak kasih tahu apa saja yang dilakukan Gea bersama Yono selain membantu tokonya.
" Hahaha, Gea, Gea, saya tidak bodoh yah, dua manusia dewasa tidak melakukan gulet panas itu mustahil ditempat yang sepi. hahaha" Lanjut Anggun ketawa mengejek Gea.
" Jaga ucapan kamu, saya tidak seliar itu, walaupun selingkuh tapi saya tahu batas saya Anggun." Bentak Gea yang tidak terima, karena tebakan Anggun benar.
__ADS_1
" Sudah lah jangan munafik, saya tidak peduli apapun yang kamu lakukan bersama Yono, yang saya pedulikan, kamu paksa mas Tomi mau gulet panas bersama saya malam ini, ingat Gea harus bisa paksa mas Tomi bersikap adil dalam segala hal, rahasia perselingkuhan kamu ada ditangan saya, macem macem kamu akan kehilangan harta dan mas Tomi mengerti." Bentak Anggun penuh amarah, langkah awal untuk Anggun supaya bisa menguasai hartanya Tomi.
" Kehilangan harta? jangan mimpi kejauhan Anggun, rumah dan isinya saya ikut andil membelinya bersama mas Tomi, saya dan mas Tomi sebelum menikah minta proyek ke orang tua saya, dan hasilnya kita berdua belikan rumah ini beserta isinya, walaupun di akte beli rumah dan isinya atas nama mas Tomi, tapi di akte tanah dimasukan nama saya juga sebagai pemilik rumah beserta isinya. itu artinya mas Tomi tidak bisa seenaknya memberikan rumah ini tanpa seijin saya, begitu juga sebaliknya. jadi jangan mimpi menguasai harta mas Tomi." Ledek Gea, Gea sadar diawal menikah, sadar namanya laki laki takut hilaf, membuat Gea mau memiliki rumah tapi harus ikut andil membelinya dengan bekerja bersama, walaupun profesi Gea seorang dosen, tapi Gea mampu mengerjakan pekerjaannya Tomi.
" Terserah kamu saja bagaimana caranya, supaya mas Tomi tidak seenaknya ke saya terus, saya istri nya mas Tomi juga istri korban keegoisan kalian sama sama sibuk, membuat mas Tomi berani selingkuh, disaat kamu hamil saya dibuang bagaikan sampah, enak saja. " Bentak Anggun, Anggun ingat ucapan dokter jangan terlalu stres membuat Anggun dengan terpaksa tidak terlalu memikirkan masalahnya.
" Kamu tentukan saja, mau bertahan dengan mas Tomi turutin keinginan saya atau kehilangan suami kamu selamanya, karena cowok kalo sudah kecewa lebih parah, saya tidak yakin kamu dan Yono tidak melakukan gulet panas selama ini kalo mas Tomi tahu, siap siap ditalak." Sambung Anggun senyum licik, Anggun langsung jalan menuju kamarnya, meninggalkan Gea yang cuman bisa diam mematung memikirkan nasip rumah tangganya.
' Belanja sudah beres, waktunya pulang dan temani bumil makan cemilan ini.' Ucap Tomi bahagia, karena selama hamil Gea sama sekali tidak sulit untuk menikmati makanan yang dibawanya.
__ADS_1
Tomi menjalan kan mobilnya dengan kecepatan sedang, walaupun tidak sabar untuk ketemu dengan istri tercintanya.
Dilain sisi, Anggun menyiapkan malam panas bersama Tomi, Membuat Gea pasrah mengalah walaupun hatinya sangat hancur, Gea bener bener tidak sepenuhnya rela berbagi dengan Anggun.
" Kalo mas Tomi menolak gulet panas, ingat kamu paksa untuk menjalan kan kewajibannya sebagai seorang suami, saya berusaha untuk ngajak mas Tomi.' Ucap Anggun, Anggun sengaja memakai baju seksi untuk menjalan kan ritual gulet panas
" Saya tidak bisa" Ucap Gea dengan lantang, hatinya Gea sakit membayangkan suami tercinta nya bermesraan berdua didalam kamarnya.
' Oh tidak bisa, baik lah Gea, malam ini saya bongkar aib kamu ke mas Tomi, kita lihat bagaimana reaksi mas Tomi, saat tahu istrinya selama ini selingkuh bahkan sampai sekarang masih aktif gulet panas padahal lagi mengandung.' Lanjut Anggun dengan senyum licik
__ADS_1
" Saya mohon, jangan paksa saya untuk berbagi ranjang yang lebih ke kamu." Lanjut Gea tidak bisa rela suaminya gulet panas dirajangnya, walaupun hak Anggun, tapi sebagai perempuan belum siap untuk berbagi ranjang.
' Terserah kamu, kamu jahat, saya akan jahat ke kamu Gea." Lanjut Anggun, Anggun mulai makeup menyambut kedatangan Tomi pulang kerja.