Perhatian Membuat Nyaman

Perhatian Membuat Nyaman
Jangan pernah sakiti Gea


__ADS_3

Tomi menatap sinis kearah Anngun yang lagi siap siap sebentar lagi ijab kabul, pernikahan Tomi dan Anggun dilaksanakan sangat sederhana cuman ijab kabul saja tanpa ada resepsi sama sekali.


" Jangan pernah sakiti Gea, kamu harus sadar diri kamu ada disini karena Gea, jadi jangan pernah bikin Gea sedih dan marah mengerti." Bentak Tomi yang bener bener tidak suka kehadiran Anggun sama sekali.


" Kenapa karena Gea mas? bukan karena kamu saja, aku rindu disaat berduaan seperti ini kita bermesraan lagi?" Tanya Anggun berusaha menggoda Tomi, supaya Tomi sikapnya bisa semanis dulu sebelum dirinya hamil.

__ADS_1


" Cukup, jangan harap bisa meluluhkan hati saya, kamu disini karena kebaikan hatinya Gea karena dia tidak mau jadi perempuan egois, ingat jangan pernah lukai Gea sedikit pun, membuat Gea sedih, dan jangan seenaknya. kamu disini numpang hidup, dirumah ini akan penuh cctv untuk melindungi Gea dari perempuan macam kamu mengerti, oh satu lagi jangan harap malam pertama, karena setelah nikah kita langsung tidur bertiga. jangan minta ke Gea apapun alasannya mengerti." Tegas Tomi, yang berusaha menjaga hatinya untuk Gea. perempuan yang disakitinya karena keegoisan, tidak bisa sabar sama karirnya Gea yang menuntutnya terlalu sibuk, sampai mengabaikan suaminya.


" Kamu tega mas, bicara seperti ini sama aku, mas Tomi yang lembut dan menyayangi aku, apa karena kebutuhan saja, kata cinta yang sering kamu ucapkan Karena kebutuhan kamu karena kesepian?' Tanya Anggun sambil nangis, meratapi kebodohannya, yang cuman dimanfaatkan sama Tomi, tapi perlakuan manis Tomi membuatnya merasa sangat bahagia


" Hahahaha, Iyah lah karena kebutuhan, karena kesepian dan kesel, tapi sekarang sudah tidak butuh lagi, semenjak Gea hamil istri tercinta saya sudah rela meninggalkan karirnya demi saya dan berusaha jadi ibu rumah tangga biasa, yang selalu ada dirumah untuk saya dan anak saya, ingat sedikit saja melukai Gea kamu akan mendapatkan pembalasan yang setimpal, ingat kamu cuman numpang hidup disini, oh lupa jangan minta gulet sama kamu, ingat kamu sudah tidak pantas untuk mendapatkannya, jangan minta sama Gea untuk membujuk saya untuk ajak kamu gulet, sama jangan menjebak saya untuk melakukan panjat pinang, karena kamu sudah tidak pantas mendapatkannya. saya nikahin saja sudah bagus kamu, jangan banyak nuntut dirumah ini dari saya mengerti, obrolan kita sengaja saya rekam supaya kamu tidak macam macam sama saya apa lagi sama Gea perempuan yang paling saya cintai dengan tulus." Tegas Tomi, yang tidak peduli sama sekali dengan perasaannya Anggun saat ini.

__ADS_1


Dilain sisi, Bibik yang ingin memberikan susu ibu hamil, melihat Gea melamun di ruang tamu merasa kasihan sama Gea, tapi ini lah keputusan yang Gea ingin kan.


" Nyonya, ini susu dan cemilannya, dimakan dulu yah." Ucap bibi pelan, sambil simpan cemilan keatas meja


" Memang berat nyonya memberikan ijin suami nikah lagi, saat tahu selingkuhannya hamil nyonya, tapi ini keputusan yang bijak sebagai perempuan yang punya hati nurani nyonya, jangan sesali keputusan sendiri, jangan sampai tuan tahu nyonya melamun seperti ini. tuan pasti akan sedih dan menyesal sudah turuti keinginan nyonya.maaf nyonya." Sambung Bibik merasa tidak sopan bicara seperti itu ke Gea.

__ADS_1


" Tidak masalah bik, Bibik bener, perempuan yang bijaksana membiarkan suaminya tanggung jawab sama kesalahannya, dan berharap bisa berlaku adil sama kedua istrinya. saya cuman berharap bisa selalu bahagia dengan pernikahan poligami ini." Ucap Gea lirih, Gea berusaha untuk ikhlas menerima keputusan sendiri, jangan sampai menyesal karena akan melukai perasaannya Anggun dan calon anaknya Anggun nanti.


__ADS_2