
Keesokan harinya , Yuan pergi berkeliling desa untuk memantau bagaimana keadaan rakyatnya , Yuan memang lebih suka turun tangan sendiri untuk memeriksa keadaan rakyatnya dibandingkan menyuruh para prajurit.
yuan berkeliling dengan menunggangi kudanya , sosoknya yang gagah dan berani membuatnya sering di sebut sebagai pahlawan oleh para rakyatnya.
:"hmmm...sepertinya semua aman " ucap Yuan sambil memantau kegiatan rakyatnya
:" apa hasil panen padi kali ini sedang melimpah ?" tanya Yuan pada salah satu petani di desa
:" iya tuan , panen padi kali ini lumayan melimpah tuan !" jawab sang petani
:" syukurlah kalau begitu , karena hasil panen nya melimpah , jangan lupa untuk berbagi , bagikanlah juga dengan para rakyat miskin dan tidak mampu !" perintah Yuan
:" baik tuanku !" jawab sang petani
Lalu di bagikannya lah sekarung beras kepada para rakyat miskin.
Dan Yuan pun kembali ke istana.
:"bagaimana ke adaan rakyat kita apa semua baik baik saja ?" tanya putri Desi kepada suaminya
:" semuanya baik , dan hasil panen padi kali ini cukup melimpah !" ucap Yuan
:" syukurlah , aku ikut senang mendengarnya !" ucap Putri Desi
:" kalau begitu ayo kita makan dulu !" ucap putri desi menawari suaminya makanan
:" baiklah kalau begitu !" lalu Yuan pun makan bersaama keluarganya.
:" oh ya ...nanti malam aku akan mengadakan acara pesta makan besar para keluarga kerajaan , dan ada acara minum teh juga , nanti kau juga hadir di acara itu ya !" ucap Tuan putri.
__ADS_1
:" baiklah , tentu saja aku akan hadir untuk mendampingimu , lagi pula aku ini kan rajanya !" ucap Yuan
:" hehe...benar juga ya " ucap tuan putri sambil tertawa kecil.
Lalu malam hari pun tiba , para keluarga kerajaan datang ke istana Yuan untuk menghadiri pesta makan malam.
:" ayo semuanya silahkan masuk !" ucap pelayan menyambut para tamu dengan baik.
Di pesta tersebut ada pangeran Vion dari keluarga kerajaan Diamond.
Sejak awal pangeran vion sudah memperhatikan putri Yin terus , seakan ada rasa pada putri Yin.
Yin yang sedang asyik makan tidak sadar jika ia sedang di perhatikan
:"wahh...putri itu cantik sekali , seaka seperti bidadari yang turun dari langit !" ucap pangeran Vion dari dalam hati sambil memandangi putri Yin
Lalu saat pesta makan selesai , mereka mengadakan pesta minum teh ala keluarga kerajaan.
:" kenapa ?" tanya putri desi
:" tidak apa apa " ucap Yin , sebenarnya Yin mulai merasa tidak nyaman karena ada yang terus memperhatikannya , jadi ia memutuskan untuk pergi ke taman , namun pangeran Vion mengikutinya , dan dengan keberaniannya ia menghampiri putri Yin.
:"hai...tuan putri , salam dari kerajaan Diamond , perkenalkan namaku pangeran Vion !" ucap pangeran vion memperkenalkan diri sambil berlutut di hadapan putri Yin dan di bawakannya sekuncup mawar mewar.
:"waahhh...t..terima kasih , namaku Putri Yin !" jawab putri Yin
:" benarkah , namamu yang begitu indah , sikapmu yang begitu anggun , wajahmu yang begitu bersinar , membuatmu seakan seperti bidadari yang turun dari langit , apakah engkau adalah bidadariku ?" tanya pangeran Vion menggombali putri Yin
:"ahh...kau ini bisa saja , aku bukanlah bidadari tapi aku hanya seorang putri biasa " ucap putri Yin
__ADS_1
:" apa pun perkataanmu , kau tetaplah seorang bidadari di mataku !" ucap pangeran Vion
:"terserahmu saja " ucap putri Yin dengan singkat , karena lama kelamaan putri Yin sungkan menghadapi org org seperti itu.
:" ayolah jangan cuek begitu , izinkanlah aku untuk membuka pintu hatimu , wahai bidadariku !" ucap pangeran vion dengan sungguh sungguh , namun putru Yin malah meninggalkannya.
:" heyy...tunggu tuan putri ku yang cantik !" panggil pangeran sambil berteriak.
Lalu acara pesta pun selesai dan semua keluarga kejaraan bubar.
:"terima kasih , jangan sungkan untuk datang kembali di lain waktu !" ucap para pelayan kepada para tamu.
:"yahh...kita harus berpisah sekarang , semoga kita bisa bertemu lagi ya !" ucap pangeran Vion pada putri Yin
:" terserah " jawab putri Yin dengan cuek
lalu mereka semua bubar
:" itu siapa ?" tanya Yuan kepada adiknya
:" namanya pangeran Vion , dari kerajaan Diamond katanya " jawab putri Yin
:"apa dia jatuh cinta padamu ?" tanya putri Desi sedikit bercanda pada adik ipar nya.
:" aku tidak tau mungkin saja , sedari tadi ia menggombaliku terus , aku jadi muak melayani org seperti itu !" ucap putri Yin
:" sebaiknya kau berhati hati dengan pangeran Vion , biasanya cowok sepertinya adalah org yang tidak baik , cuma kebanyaan gombal doang !" ucap Yuan memperingatkan adiknya
:" siap kak , aku akan selalu mengingat perkataan kakak !" jawab putri Yin
__ADS_1
lalu mereka pergi ke kamar masing masing.