Perjalanan Yuan

Perjalanan Yuan
Bab 30


__ADS_3

:" waahhh...ternyata ada juga ya yang namanya Raja kera , ia sangat hebat dan luar biasa " ucap ziao mengagumi sang Raja kera


:" heyy...kenapa kau melamun ?" Tanya sang pangeran


:"hah...kau mengagetkanku !" Ucap ziao terkejut


:" salahmu melamun , apa yang kau lamunkan ?" Tanya sang pangeran


:"tidak , bukan apa apa " jawab ziao


:" apa itu seorang gadis ?" Ucap sang pangeran meledek


:" tidak..." ucap ziao


:"terus apa ?" Tanya sang pangeran


:" kalau aku memikirkan seorang gadis pasti wajahku akan memerah " ucap ziao


:" benar juga , lantas apa yg kau pikirkan ?" Tanya sang pangeran


:" aku hanya sedang memikirkan sang Raja kera tadi , ia begitu hebat dan luar biasa , aku ingin menjadi sepertinya , apa menurutmu aku mampu sehebat dirinya ?" Tanya ziao dengan wajah gembira


:" hmmm...gimana ya , coba ku pikir dulu " jawab sang pangeran sambil bercanda


:"hmmm..." ziao ngambek


:" hehehe...iya deh , kamu pasti bisa , aku yakin kamu pasti bisa sehebat sang Raja kera " ucap sang pangeran sambil mengelus rambut ziao


:" hah...apa maksudnya ini ?" Tanya ziao bingung


:" ahh...tidak ada , hanya saja tanganku tiba tiba reflek , ingin mengelusmu " ucap pangeran dengan wajah memerah


:" haduhh...tanganku tiba tiba reflek , dan bergerak begitu saja , malu sekali aku " ucap sang pangeran dalam hati


:" apa kau baik baik saja ?" Tanya ziao


:" iya iya...aku ok " jawab sang pangeran gugup


:" ada apa denganku , kenapa aku tiba tiba gugup jika di hadapannya , ohh...ayolah , ingat vion ingat dia itu laki laki , kamu mau nge gay ?" Ucap sang pangeran vion dalam hati


:" kau kenapa ?" Tanya ziao heran


:" ahh...tidak ada , tidak usah dipikirkan , mari kita lanjutkan perjalanan !" Perintah pangeran Vion


:"baiklah !" Jawab ziao


Lalu mereka kembali melanjutkan perjalanan dan kini sang pangeran berada di depan.


:" bekerja...bekerja...selesaikan misinya...ayo ayo ayo !! berjuang...berjuang...berantas kejahatan...lalalala...ziao sang pahlawan...ziao akan berjuang...lalalala..." ziao menyanyi di belakang sang pangeran


:" lagu ngawur apa yang kau nyanyikan itu ?" Tanya sang pangeran


:" hehehe...hanya untuk penyemangat saja " ucap ziao sambil tersenyum


Sang pangeran ikut tersenyum melihat tingkah ziao , yang makin hari makin lucu.


Di tengah perjalanan mereka melihat monster yang sedang menyiksa para binatang yang berada di hutan tersebut , monster itu seperti bertubuh manusia , namun berkepala burung.


:" lihat itu , ada monster , itu pasti suruhan sang Raja magma !" Ucap sang pangeran


:" iya kau benar , ayo kita selamatkan para binatang itu !" Ucap ziao


:" heyy...berhenti !" Teriak sang pangeran


:" siapa kau ?" Tanya sang monster


:" jangan kau siksa binatang binatang yang tak berdosa !" Ucap ziao


:" berisik , kalian menggangguku !" Ucap sang monster


:"kami tidak mengganggumu , tapi kau yang mengganggu ketentraman mereka , karena kau sudah berani mengusik mereka , itu artinya kau mencari masalah denganku " ucap ziao


:" cih...dengan anak kecil sepertimu , aku tidaklah takut , ayo maju !" Ucap sang monster


Lalu mereka bertarung , monster itu lumyan kuat dan mereka kewalahan.

__ADS_1


:" huh...huh...kau curang , dengan bertarung di udara " ucap sang pangeran kewalahan


:" hahaha...itu bukan urusanku , salah kalian sendiri berani berurusan denganku !" Ucap sang monster


:"cih....dasar , berani sekali dia !" Ziao melemparkan pedang tepat ke arah sang monster , namun sang monster mencegahnya dengan kekuatan angin dan pedang itu di kembalikan ke arah ziao dengan kecepatan dua kali lipat lebih cepat dari lembaran ziao.


:" hah..." ziao dengan sigap menghindar


:" bodoh...itu berbahaya tau , pikirkan terlebih dahulu jika akan bertindak !" Sang pangeran memarahi ziao


Mereka lemah tak berdaya dan tergeletak di tanah


:" bagaimana kita bisa melawan sang Raja magma , jika melawan bahawannya saja tidak mampu ?" Ucap sang pangeran


Ziao sudah pingsan


:" hahaha...hanya begitu saja kemampuan kalian , dasar lalat , membuang waktuku saja " ucap sang monster dengan sombong


:" kalau begitu , ini akan menjadi momen terakhir bagi kalian , ini  terakhir kalinya kalian hidup di dunia ini !" Sang monster mengeluarkan bola api


Tiba tiba datang seorang wanita menunggangi kuda dan membawa busur / panah.


Wanita itu melepaskan anak panahnya tepat di bagian sayap sang monster.


:"aaaa...." monster itu kehilangan kendali dan akhirnya terjatuh ke tanah


:" cih...berani sekali , siapa yang berani memanahku  dengan panah mainan seperti ini ?" Ucap sang monster geram


:"cih...sudah jatuh masih saja belagu " ucap sang pangeran


Setelah terjatuh monster itu di panah lagi sayap sebelahnya.


Dan sekarang monster itu tidak bisa terbang dan akhirnya sang pangeran menebasnya dengan pedangnya dan akhirnya monster itu musnah.


:" apa kalian baik baik saja ?" Tanya sang wanita


:" temanku ia terluka " ucap sang pangeran


:" biar aku obati !" Ucap sang wanita


Wanita tersebut memakai topeng , sehingga sang pangeran tak mengenali wajahnya .


Lalu sang wanita tersebut menyembuhkan ziao dengan obat obatan herbal.


:"tu...tunggu , dari mana kau tau resep ini ?" Tanya sang pangeran terkejut


:"ohh ...ini nenekku yang mengajariku , ada apa ?" Tanya sang wanita tersebut


:" tidak hanya saja , resep itu mengingatkanku kepada istriku , ia juga sangat hebat dalam mengolah resep obat obatan herbal " jawab sang pangeran


:" wahh...benarkah , ia pasti org yang hebat " ucap sang wanita


:" iya dia begitu hebat dan menawan , dia adalah bidadariku " ucap sang pangeran


:" kau pasti sangat merindukannya ?" Tanya sang wanita


:" tentu saja , aku sangat merindukannya ?" Ucap pangeran


Wanita tersebut melamun dan akhirnya menyembuhkan ziao dengan tidak hati hati.


:"aaaa..." ziao teriak kesakitan


Mereka berdua terkejut


:"ampun dah...ada apa sih , aku kaget tau ?" Tanya sang pangeran geram


:" sakit tau...gk bisa pelan pelan apa , huhuuu...?" Ucap ziao merengek


:"ups ...maaf maaf , aku tidak sengaja " ucap sang wanita


Lalu setelah itu mereka selesai menyembuhkan luka ziao dan mereka melanjutkan perjalanan , wanita tersebut ikut dengan mereka.


Lalu malam harinya.


Sang pangeran tidur di dekat sang wanita tersebut.

__ADS_1


:" apa kau mau tidur dengan menggunakan topeng ?" Tanya sang pangeran


:" iya..." jawab sang wanita itu


:"lepaskan saja !" Ucap sang pangeran


:"tidak apa..." jawab sang wanita


:" hmmm...apa aku boleh memelukmu ?" Tanya sang pangeran


;" hah....iya boleh " jawab sang wanita tersebut


:" heh...maafkan aku , aku keceplosan " ucap sang pangeran dengan wajah memerah


:" kenapa ya aku kalau di dekatmu merasa nyaman gt " ucap sang pangeran


:" hehe...benarkah ?" Tanya sang wanita :" tentu saja kau akan merasa nyaman karena aku ini istrimu " ucap sang wanita dalam hati


Rupanya wanita bertopeng itu adalah Putri Yin istri dari pangeran Vion.


Sang pangeran tidur di samping sang putri.


Keesokan harinya.


:"izinkan aku membuka topengmu !" Ucap sang pangeran


:" tapi berjanjilah padaku , untuk tidak terkejut dan tidak marah !" Ucap sang wanita.


:" iya untuk apa aku marah " jawab sang pangeran.


:"berduaan mulu perasaan , nih aku  berduaan sama kodok aja lahh " ucap ziao sambil berhadap hadapan dengan seekor katak besar .


Lalu wanita itu membuka topengnya.


:"hah...Yin ?" Sang pangeran terkejut


:" maaf syg , aku hanya mengkhawatirkanmu , aku tidak ingin kau kenapa napa " ucap putri Yin sambil mengelus pipi sang pangeran


:" oohh..ayolah  , sudah kubilang aku akan baik baik saja , ada ziao yg akan membantuku !" Ucap sang pangeran


:" kata siapa kau akan baik baik saja , buktinya kemarin kau hampir berada di ujung maut , untung saja aku datang tepat waktu " ucap putri Yin ngambek


:" iya deh...sygku emang pahlawan" ucap pangeran Vion sambil memeluk istrinya dari belakang.


:" haaahh...sungguh suana yang indah " ucap ziao dengan keras dan menendang sebuah batu kecil


:" ups...ada yang masih jomblo , sebaiknya kita jangan mesra mesraan di sini !" Ucap sang pangeran dengan nada kecil


:" xixixi...ia kau benar " ucap sang putri tertawa kecil


:" apa nyindir , hah...?" Ucap ziao marah


:" hahaha...jangan marah gt dong " ucap sang pangeran dan memeluk ziao dari belakang


:"kenapa kau memelukku ?" Ucap ziao heran


:" hmm...sepertinya kau sudah tidak cocok menjadi bawahanku , karena aku terlanjut syg sama kamu , lebih baik kamu jadi adikku saja ya , ok..adik kecilku..." sang pangeran memeluk ziao dengan gemas


:"hmmm...tidak mungkin aku yang berasal dari rakyat jelata , menjadi adik  seorang pangeran sepertimu " ucap ziao


:" ayolah , jika aku sudah terlanjur syg pada seseorang , aku tidak akan peduli mau berasal dari mana pun dirinya " jawab sang pangeran


:"baiklah " ucap ziao


:" mulai sekarang jangan panggil aku tuan , panggil aku kakak , kak Vion ok !" Perintah sang pangeran kepada ziao


:" iya iya...baiklah " ucap ziao


:"hehe...tidak di sangka ya , dulu kita sahabat dan sekarang kau menjadi adikku " ucap Yin sambil mencubit pipi ziao


:"aaww...jangan cubit pipi aku !" Ucap ziao lalu ia kabur.


:" heey...adik tunggu kakak...hahaha..." pangeran vion mengejar ziao.


Dan akhirnya malah kejar kejaran , suasananya menjadi semakin ceria dan penuh warna , menjadikan misi ini tidak terlalu menegangkan.

__ADS_1


__ADS_2