
:" apa yang harus aku lakukan , aku kahisan melihat gadis ini " pikir ziao
gadis itu terlihat murung.
:"hmmm...apa di desamu benar benar tidak ada penduduk ?" tanya ziao
Gadis itu menggelengkan kepalanya , lalu berkata.
:" sudah tidak ada siapa pun kecuali aku , ketika perang besar besaran orang tuaku menyuruhku untuk berlari , sehingga aku selamat dari kejaran para pemburu " ujar sang gadis peri.
:"hmmm...haruskah aku membawanya dalam misiku , tapi jika meninggalkannya aku tidak tega , kondisinya terlihat begitu lemah " pikir ziao sambil memandang gadis itu
:"hmmm...kalau begitu ikut saja denganku !" ajak ziao pada sang Peri
:" kemana tujuanmu ?" tanya sang Peri.
:" ke sebuah air terjun besar di bukit ini !" jawab Ziao
:"oohh...baiklah " lalu gadis itu menemani perjalanan ziao hingga ke air terjun yang Deras dan bersedia menunjukkan jalan.
:"nahh...di sini air terjunnya , benar kan ?" tanya sang Peri
:" wahh...benar , berkat dirimu perjalananku menjadi lebih cepat , jika tidak mungkin aku hanya akan berputar putar saja , terima kasih ya , kau mengenal hutan ini dengan sangat baik " puji Ziao pada sang peri
:"hehe...itu karena aku sudah lama tinggal di hutan ini " jawab sang Peri.
Lalu tanpa berlama lama lagi ziao langsung menuju ke bawah air terjun itu , dan bersemedilah ia di bawah air terjun yang Deras selama 5 hari , dan sang Gadis Peri pub setia menunggunya hingga ia selesai.
hari ini adalah hari ke 5 , ada sesuatu yang harus di ucapkan oleh Ziao pada hari ke 5.
__ADS_1
:" Aku menerima kedatanganmu Wahai sang Dewi Bulan , aku menerima kehadiranmu dalam hidupku , Masuklah , Masuklah , Masuklah engkau ke dalam tubuhku !" selesai mengucapkan mantra , seketika cahaya biru menyambarnya , angin kencang berada di sekitarnya.
:"aaaa....dahsyat sekali " sang gadis peri mencoba untuk bertahan dari hembusan angin kencang.
lalu beberapa jam kemudian keadaan kembali tenang , dan ziao membuka mata ia melihat sang gadis peri terbaring di bawah pohon.
lalu ia menghampirinya , dan berkata.
:" aku pikir ia akan pergi , rupanya ia menungguku ?" ucao ziao sambil memandang gadis peri tersebut.
Lalu bangunlah sang gadis dari tidurnya.
:"huaahhh..." mengusap ngusap matanya :" apa kau sudah selesai ?" tanya sang gadis dengan nada kecil , karena masih sedikit mengantuk.
:" apa kau menungguku hingga 5 hari ini ?" tanya Ziao
:" iya :" jawab sang gadis kelinci.
gadis itu hanya menganggukkan kepalanya.
:"baiklah kalau begitu , terima kasih atas segalanya " ucao ziao sambil menundukkan kepalanya.
:" sampai jumpa " ucap ziao sambil melambaikan tangan
lalu saat ziao hendak pergi sambil menuntun kudanya , tiba tiba gadis itu menghentikannya.
:"tunggu ...!" teriak sang Peri.
lalu ziao menoleh dan gadis itu berlari ke arahnya.
__ADS_1
:"huh....hmmm...aku...ingin ikut denganmu !" ujar sang Peri.
:"kau , mau ikut denganku , apa kau yakin akan meninggalkan hutan ini ?" tanya ziao
gadis itu menganggukkan kepalanya
:"hmmm...baiklah jika itu maumu !" ujar ziao, lalu gadis itu ikut ziao kembali ke istana.
Dalam perjalanan pulang , mereka berbincang bincang.
:" hmmm...berarti kau sudah kehilangan sihirmu ya ?" tanya ziao
:"yap...tapi aku masih punya sedikit sihir untuk aku gunakan " jawab sang Peri.
:" apa kau menggunakan sihir setiap saat ?" tanya ziao
:" tidak juga , aku hanya menggunakan sihir jika ada keperluan mendesak saja " jawab sang Gadis peri.
:"ohh...begitu ya " ucap ziao sambil menganggukkan kepalanya.
:" dulu saat aku dalam kandungan ibuku aku pernah dikutuk oleh penyihir jahat , aku terlahir menjadi Peri yang tak memiliki sihir , laku berkat para sesepuh desa , mereka mematahkan kutukanku , dan akhirnya aku memiliki sihir Peri " gadis itu bercerita kepada ziao
:" apakah para peri sudah memiliki sihir sejak lahir ?" tanya ziao
:"yap ...itu sebabnya Peri yang tak memiliki sihir dianggap bukan Peri , untung saja banyak warga desa yang berbaik hati padaku , jika tidak mungkin aku sudah di buang sejak bayi " ucap sang Gadis sambil tersenyum
:"oohh ....benarkah , huh...aku mau menguasai sihir api saja harus bersusah payah untuk belajar " ujar ziao pada sang gadis.
:"hehe...tidak apa berusahalah !" ucap sang Gadis.
__ADS_1
Lalu Ziao menunggangi kudanya , sementara Sang Peri terbang menggunakan sayapnya , mereka berjalan bersama sambil berbincang bincang , hingga tengah malam pun tiba.