Perjalanan Yuan

Perjalanan Yuan
26


__ADS_3

suatu hari pangeran Vion sedang berkunjung kembali untuk menemui putri Yin.


:"hai...pangeran Leon , kau sedang apa ?" tanya pangeran Vion


:" biasa memberi makan burung " jawab pangeran leon


;"burung nya semakin besar ya , pertumbuhannya cepat " ucap pangeran Vion


:" iya...dan dia juda sudah bisa terbang " ucap pangeran Leon sambil mengelus burung kesayangannya nya


:" hey ....pangeran Vion sejak kapan kau ada disini ?" tanya putri Yin


:"aku...sudah dari tadi " jawab pangeran Vion


hubungan mereka begitu harmonis tanpa ada gangguan sedikitpun.


:" apa kau mau jalan jalan , menunggangi kuda ?" tanya pangeran Vion


:" hmm...bolehkah , baiklah..." jawab tuan putri


lalu mereka pergi jalan jalan dengan menunggangi kuda


:" akan aku ajarkan kau cara mengendarai kuda , apa kau mau ?" tanya pangeran Vion


:" aku mau , tapi aku takut terjatuh " jawab putri Yin


:" tenang saja , aku akan menjagamu " ucap pangeran Vion


Lalu putri Yin belajar mengendarai kuda hingga ia lumayan mahir mengendarai kuda.


:" woahhh...ini seruu !!" Teriak tuan putri sambil mengendarai kudanya


:" benarkan... Mengendarai kuda sangatlah menyenangkan " ucap pangeran Vion


:" hahaha...itu menyenangkan " putri Yin sangat bahagia


:"apa kau menyukainya ?" tanya pangeran Vion


:" tentu saja " jawab putri Yin


:" woahh...kakak hebat , baru saja belajar sudah lumayan mahir mengendarai kudanya " ucap pangeran Leon


:" hehe...Terima kasih " jawab putri Yin


:"mau mengendarai kuda lagi , kali ini ayo kita jalan jalan lebih jauh lagi !" ajak pangeran Vion


:" baiklah...ini sangat menyenangkan , ternyata menunggangi kuda tidak begitu menakutkan , tidak seperti yang aku bayangkan " ucap tuan putri


:" benarkan...ayo kita jalan jalan " ucap pangeran Vion


Lalu mereka pergi berjalan jalan sebentar

__ADS_1


:" bye bye...kakak " ucap pangeran Leon sambil melambaikan tangannya


Lalu pangeran Vion dan putri Yin kembali ke kerajaan.


:" woahh...pemandangan yang tadi indah sekali , aku tidak pernah melihat pemandangan seperti itu sebelumnya " ucap putri Yin


:"iya itu karena kau tidak pernah keluar dari kerajaan , tapi jangan coba coba lakukan itu tanpa pengawasan ku atau org yang lebih hebat , karena diluar sana banyak sekali penjahat yang siap menyelakaimu kapan saja , apa kau mengerti ?" ucap pangeran Vion memperingati putri Yin dan ia menyentuh hidung putri Yin.


:" hehe...baik baik pangeranku syg " ucap putri Yin dan ia mencium pipi sang pangerang.


Pangeran leon yang masih kecil hanya bengong di dekat jendela melihat kelakuan mereka berdua.


:"huh...apa apaan mereka itu , orang dewasa memang aneh " ucap pangeran Leon


Lalu tiba tiba datang monster besar


:" woahh...ada monster besar menuju istana , monster itu seperti buaya , dan sepertinya ia mengamuk ?" ucap pangeran Leon


:" apa...monster , coba kulihat ?" ucap pangeran Vion panik


:" hah...monster Cronsligh , itu adalah monster buaya yang menyebalkan " ucap pangeran Vion


pangeran leon malah duduk santai sambil minum teh


:"di..di saat seperti ini , ada monster di luar sana dan kau malah duduk santai sambil minum teh ?" tanya pangeran Vion heran


:" lantas aku harus apa , aku ini hanya anak kecil yang lucu , memangnya aku bisa apa untuk melawan monster besar seperi itu ?" tanya pangeran Leon


:"apa gunanya latihan memanahmu selama ini ?"tanya pangeran Vion


:" baiklah anak kecil yang lucu , aku ingin mengalahkan monster itu , aku penasaran sekali " ucap pangeran Vion lalu ia berlari keluar istana.


:"berhati hatilah...pangeran !" ucap putri Yin mencemaskan pangeran Vion


Lalu sang Raja juga ikut melawan monster tersebut


:" apa kau mau melawan monster itu ?" tanya Raja Yuan


:" iya tuan , aku ingin mengalahkannya " jawab pangeran Vion


:" jika kau yang akan bertindak , aku beri kau kesempatan untuk menunjukkan seberepa hebatnya dirimu , agar kau bisa menjadi pendamping adikku !" ucap Raja Yuan


:" baiklah..." jawab pangeran Vion lalu ia pergi melawan monster tersebut , dan akhirnya monster itu pun kalah.


:" bagus sekali , sekarang aku percaya padamu " ucap sang Raja


:" baik...terima kasih tuan " ucap pangeran Vion sambil menundukkan kepalanya.


Keesokan harinya diadakan pesta pernikahan Pangeran Vion dan putri Yin , lalu pangeran Vion dan putri Yin menikah dan mereka sangat bahagia.


:"aku senang sekali pernikahan kita berjalan lancar " ucap putri Yin kepada pangeran Vion

__ADS_1


:"iya aku juga sangat senang " jawab pangeran Vion


:" selamat atas pernikahan kalian !" ucap Raja Yuan


:"terima kasih kak , dan terima kasih atas segalanya , selama ini kakak selalu menjagaku dan menyayangiku , aku sayang kakak " ucap putri Yin sambil memeluk sang Raja


:"sama sama , sampai kapan pun kakak akan selalu melindungimu , kakak juga sayang kamu Yin " ucap Raja yuan sambil memeluk putri Yin


Pangeran Vion tersenyum bahagia


:" selamat atas pernihakanmu tuan putri , semoga kau bahagia selalu " ucap Ziao sahabat lama sang putri


:" Ziao...terima kasih " ucap sang putri.


:" aku ikut bahagia , kau menjadi seorang putri sekarang " ucap Ziao


:" terima kasih ziao...aku juga senang bertemu denganmu lagi " ucap sang putri


:" siapa pemuda ini ?" tanya pangeran vion


:"kenalkan , ini Ziao...sahabat lamaku " jawab putri Yin


:" ohhh...senang bertemu denganmu !" ucap sang Raja


:" iya terima kasih pangeran , saya juga senang bertemu dengan sang pangeran " jawab Ziao sambil menunduk


:" hidup ini sangat bahagia , tenang dan damai , tanpa ada masalah sedikitpun , syukurlah hidup adik adik kita bahagia sekarang tidak seperti kita dulu , penuh dengan kesengsaraan dan kebingungan , benar bukan ?" ucap Lin pada sang Raja


:" iya kau benar aku juga sangat bahagia " jawab sang Raja


Lalu pesta pernikahan pun selesai


beberapa hari setelah pernikahan , sang pangeran langsung mendapat tantangan dari sang Raja.


:" jika kau mampu , maka coba lah kau kalahkan monster Magma di gunung merapi dan dapatkan panah api yang berada di gunung tersebut !" perintah sang Raja pada pangeran Vion.


:" siap kakak , saya bersedia menerima tantangan apa pun dari


kakak !" jawab pangeran Vion


:" kakak...apakah itu tidak berlebihan , gunung merapi itu kan sangat berbahaya ?" ucap putri Yin mengkhawatirkan pangeran Vion


:" jika memang ia hebat dan tangguh , ia pasti bisa kembali dengan selamat , benar bukan ?" ucap sang Raja Yuan


:" benar , saya yakin saya bisa melakukan ini , jangan cemaskan aku , dan tunggu aku hingga kembali !" ucap pangeran Vion kepada sang putri , lalu ia pergi menunggangi kudanya menuju kawah gunung merapi. Ternyata petualangan itu tidak begitu mudah , banyak sekali rintangan yang perlu dihadapi sang pangeran , namun ia tidak sendiri Ziao sahabat lama tuan putri siap membantu sang pangeran kapan saja , mereka bertualang bersama demi mendapatkan panah api.


tuan putri yang berada di kerajaan tak bisa berhenti mencemaskan suaminya itu , ia sampai tak berselera makan. Ia hanya mondar mandir di dekat jendela kamarnya.


:" apa yang kau pikirkan Yin ?" tanya sang Raja


:" ohh...kakak , apa pangeran bisa kembali dengan selamat ?" tanya putri Yin mencemaskan pangerannya

__ADS_1


:"tentu saja , jika kau percaya padanya , maka ia akan kembali dengan selamat , jika kau tidak percaya padanya maka , entah apa yang terjadi padanya , jangan cemaskan dia , karena perasaanmu itu akan mengganggu pikirannya" ucap sang Raja menasehati putri Yin


:" baiklah...kak aku akan mencoba untung tenang " ucap putri Yin , dan ia menarik nafas dan menghambuskan nafas lega , dan ia mulai merasa tenang.


__ADS_2