
suatu hari pangeran Vion sedang berkunjung kembali untuk menemui putri Yin.
:"hai...pangeran Leon , kau sedang apa ?" tanya pangeran Vion
:" biasa memberi makan burung " jawab pangeran leon
;"burung nya semakin besar ya , pertumbuhannya cepat " ucap pangeran Vion
:" iya...dan dia juda sudah bisa terbang " ucap pangeran Leon sambil mengelus burung kesayangannya nya
:" hey ....pangeran Vion sejak kapan kau ada disini ?" tanya putri Yin
:"aku...sudah dari tadi " jawab pangeran Vion
hubungan mereka begitu harmonis tanpa ada gangguan sedikitpun.
:" apa kau mau jalan jalan , menunggangi kuda ?" tanya pangeran Vion
:" hmm...bolehkah , baiklah..." jawab tuan putri
lalu mereka pergi jalan jalan dengan menunggangi kuda
:" akan aku ajarkan kau cara mengendarai kuda , apa kau mau ?" tanya pangeran Vion
:" aku mau , tapi aku takut terjatuh " jawab putri Yin
:" tenang saja , aku akan menjagamu " ucap pangeran Vion
Lalu putri Yin belajar mengendarai kuda hingga ia lumayan mahir mengendarai kuda.
:" woahhh...ini seruu !!" Teriak tuan putri sambil mengendarai kudanya
:" benarkan... Mengendarai kuda sangatlah menyenangkan " ucap pangeran Vion
:" hahaha...itu menyenangkan " putri Yin sangat bahagia
:"apa kau menyukainya ?" tanya pangeran Vion
:" tentu saja " jawab putri Yin
:" woahh...kakak hebat , baru saja belajar sudah lumayan mahir mengendarai kudanya " ucap pangeran Leon
:" hehe...Terima kasih " jawab putri Yin
:"mau mengendarai kuda lagi , kali ini ayo kita jalan jalan lebih jauh lagi !" ajak pangeran Vion
:" baiklah...ini sangat menyenangkan , ternyata menunggangi kuda tidak begitu menakutkan , tidak seperti yang aku bayangkan " ucap tuan putri
:" benarkan...ayo kita jalan jalan " ucap pangeran Vion
Lalu mereka pergi berjalan jalan sebentar
__ADS_1
:" bye bye...kakak " ucap pangeran Leon sambil melambaikan tangannya
Lalu pangeran Vion dan putri Yin kembali ke kerajaan.
:" woahh...pemandangan yang tadi indah sekali , aku tidak pernah melihat pemandangan seperti itu sebelumnya " ucap putri Yin
:"iya itu karena kau tidak pernah keluar dari kerajaan , tapi jangan coba coba lakukan itu tanpa pengawasan ku atau org yang lebih hebat , karena diluar sana banyak sekali penjahat yang siap menyelakaimu kapan saja , apa kau mengerti ?" ucap pangeran Vion memperingati putri Yin dan ia menyentuh hidung putri Yin.
:" hehe...baik baik pangeranku syg " ucap putri Yin dan ia mencium pipi sang pangerang.
Pangeran leon yang masih kecil hanya bengong di dekat jendela melihat kelakuan mereka berdua.
:"huh...apa apaan mereka itu , orang dewasa memang aneh " ucap pangeran Leon
Lalu tiba tiba datang monster besar
:" woahh...ada monster besar menuju istana , monster itu seperti buaya , dan sepertinya ia mengamuk ?" ucap pangeran Leon
:" apa...monster , coba kulihat ?" ucap pangeran Vion panik
:" hah...monster Cronsligh , itu adalah monster buaya yang menyebalkan " ucap pangeran Vion
pangeran leon malah duduk santai sambil minum teh
:"di..di saat seperti ini , ada monster di luar sana dan kau malah duduk santai sambil minum teh ?" tanya pangeran Vion heran
:" lantas aku harus apa , aku ini hanya anak kecil yang lucu , memangnya aku bisa apa untuk melawan monster besar seperi itu ?" tanya pangeran Leon
:"apa gunanya latihan memanahmu selama ini ?"tanya pangeran Vion
:" baiklah anak kecil yang lucu , aku ingin mengalahkan monster itu , aku penasaran sekali " ucap pangeran Vion lalu ia berlari keluar istana.
:"berhati hatilah...pangeran !" ucap putri Yin mencemaskan pangeran Vion
Lalu sang Raja juga ikut melawan monster tersebut
:" apa kau mau melawan monster itu ?" tanya Raja Yuan
:" iya tuan , aku ingin mengalahkannya " jawab pangeran Vion
:" jika kau yang akan bertindak , aku beri kau kesempatan untuk menunjukkan seberepa hebatnya dirimu , agar kau bisa menjadi pendamping adikku !" ucap Raja Yuan
:" baiklah..." jawab pangeran Vion lalu ia pergi melawan monster tersebut , dan akhirnya monster itu pun kalah.
:" bagus sekali , sekarang aku percaya padamu " ucap sang Raja
:" baik...terima kasih tuan " ucap pangeran Vion sambil menundukkan kepalanya.
Keesokan harinya diadakan pesta pernikahan Pangeran Vion dan putri Yin , lalu pangeran Vion dan putri Yin menikah dan mereka sangat bahagia.
:"aku senang sekali pernikahan kita berjalan lancar " ucap putri Yin kepada pangeran Vion
__ADS_1
:"iya aku juga sangat senang " jawab pangeran Vion
:" selamat atas pernikahan kalian !" ucap Raja Yuan
:"terima kasih kak , dan terima kasih atas segalanya , selama ini kakak selalu menjagaku dan menyayangiku , aku sayang kakak " ucap putri Yin sambil memeluk sang Raja
:"sama sama , sampai kapan pun kakak akan selalu melindungimu , kakak juga sayang kamu Yin " ucap Raja yuan sambil memeluk putri Yin
Pangeran Vion tersenyum bahagia
:" selamat atas pernihakanmu tuan putri , semoga kau bahagia selalu " ucap Ziao sahabat lama sang putri
:" Ziao...terima kasih " ucap sang putri.
:" aku ikut bahagia , kau menjadi seorang putri sekarang " ucap Ziao
:" terima kasih ziao...aku juga senang bertemu denganmu lagi " ucap sang putri
:" siapa pemuda ini ?" tanya pangeran vion
:"kenalkan , ini Ziao...sahabat lamaku " jawab putri Yin
:" ohhh...senang bertemu denganmu !" ucap sang Raja
:" iya terima kasih pangeran , saya juga senang bertemu dengan sang pangeran " jawab Ziao sambil menunduk
:" hidup ini sangat bahagia , tenang dan damai , tanpa ada masalah sedikitpun , syukurlah hidup adik adik kita bahagia sekarang tidak seperti kita dulu , penuh dengan kesengsaraan dan kebingungan , benar bukan ?" ucap Lin pada sang Raja
:" iya kau benar aku juga sangat bahagia " jawab sang Raja
Lalu pesta pernikahan pun selesai
beberapa hari setelah pernikahan , sang pangeran langsung mendapat tantangan dari sang Raja.
:" jika kau mampu , maka coba lah kau kalahkan monster Magma di gunung merapi dan dapatkan panah api yang berada di gunung tersebut !" perintah sang Raja pada pangeran Vion.
:" siap kakak , saya bersedia menerima tantangan apa pun dari
kakak !" jawab pangeran Vion
:" kakak...apakah itu tidak berlebihan , gunung merapi itu kan sangat berbahaya ?" ucap putri Yin mengkhawatirkan pangeran Vion
:" jika memang ia hebat dan tangguh , ia pasti bisa kembali dengan selamat , benar bukan ?" ucap sang Raja Yuan
:" benar , saya yakin saya bisa melakukan ini , jangan cemaskan aku , dan tunggu aku hingga kembali !" ucap pangeran Vion kepada sang putri , lalu ia pergi menunggangi kudanya menuju kawah gunung merapi. Ternyata petualangan itu tidak begitu mudah , banyak sekali rintangan yang perlu dihadapi sang pangeran , namun ia tidak sendiri Ziao sahabat lama tuan putri siap membantu sang pangeran kapan saja , mereka bertualang bersama demi mendapatkan panah api.
tuan putri yang berada di kerajaan tak bisa berhenti mencemaskan suaminya itu , ia sampai tak berselera makan. Ia hanya mondar mandir di dekat jendela kamarnya.
:" apa yang kau pikirkan Yin ?" tanya sang Raja
:" ohh...kakak , apa pangeran bisa kembali dengan selamat ?" tanya putri Yin mencemaskan pangerannya
__ADS_1
:"tentu saja , jika kau percaya padanya , maka ia akan kembali dengan selamat , jika kau tidak percaya padanya maka , entah apa yang terjadi padanya , jangan cemaskan dia , karena perasaanmu itu akan mengganggu pikirannya" ucap sang Raja menasehati putri Yin
:" baiklah...kak aku akan mencoba untung tenang " ucap putri Yin , dan ia menarik nafas dan menghambuskan nafas lega , dan ia mulai merasa tenang.