Perjalanan Yuan

Perjalanan Yuan
bab 28


__ADS_3

Lalu mereka melanjutkan perjalanan mereka  , mereka tiba di sebuah desa , desa tersebut terlihat kumuh , banyak para warga yang tidak mampu dan hanya mengandalkan pada orang lain.


Banyak sekali pengemis di desa tersebut  , mulai dari anak anak , hingga lansia .


:"wahh...desa apa ini , kenapa terlihat kumuh sekali ?" Ucap sang pangeran keheranan


:" saya juga tidak tau tuan , tapi sepertinya desa ini terbengkalai ?" Jawab Ziao sambil melihat sekeliling desa


:" tunggu sebentar , sepertinya desa ini tidak terbengkalai , aku mendengar ada suara bayi menangis di sekitar sini , ayo kita cari !" Perintah sang pangeran.


Lalu pangeran Vion dan Ziao pergi mencari sumber suara tersebut.


Setelah menemukannya mereka sangat terkejut , sebab banyak sekali pengemis di jalanan .


:" hah...kasihan sekali merek ?" Ucap pangeran vion prihatin dengan keadaan mereka , pengemis tersebut ada yang nenek nenek , ada yang anak anak , bahkan ada pula seorang ibu yang membawa anak bayinya.


:" lantas bagaimana tuan ?" Tanya Ziao


:" kumpulkan mereka semua !" Perintah sang pangeran


Lalu Ziao mengumpulkan para pengemis tersebut dan dibawanya ke hadapan sang pangeran.


:"tolong ampuni kamu tuan , ampuni kami !" Ucap para warga mengemis meminta ampun sambil bersujud


:" untuk apa kalian memohon ampun ?" Tanya pangeran Vion bingung


:"tuan pasti akan menghukum kami jika kami tidak menyerahkan uang sekarang kan ?" Ucap salah satu pria paruh baya


lalu para warga lainnya dengan kompak menjawab "iya benar..."


:" Sejak kapan aku memperlakukan kalian seperti itu , aku bahkan baru kenal dengan kalian !" Ucap sang pangeran


:" hah...baru kenal ?" /" baru kenal ?" /" hah benarkah...?" Para warga bingung dengan ucapan pangeran vion.


:" kenapa kalian ?" Tanya sang pangeran

__ADS_1


:" tidak tuan " jawab para warga


:" memangnya ada apa ?"


:" mohon maaf tuan kami pikir tuan adalah suruhan Raja Magma , yang di suruh untuk mengambil uang kami , la..."ucap salah satu pria lansia


Pria lansia tersebut belum selesai berbicara sang pangeran sudah memotong pembicaraannya.


:" lalu jika kalian tidak menyerahkannya pada saat itu juga , maka kalian akan dihukum , benar bukan ?" Tanya sang pangeran


:" iya benar tuan " jawab para warga


:" itu sebabnya tolong ampuni kami tuan , tolong ampuni kami " ucap sang pria lansia itu


:"dengarkan aku , aku ini bukan suruhan Raja magma , aku bahkan tidak mengenal siapa itu Raja magma " jawab sang pangeran


:" lantas  tuan ini siapa ?" Tanya salah satu pria paruh baya


:"perkenalkan saya adalah pangeran Vion dari Raja Diamond , dan ini  rekan saya Ziao sekaligus pendamping saya.


:"  lantas tuan mau apa ,  mengumpulkan kami kemari ?"tanya salah satu warga


:" melihat kondisi kalian yang memprihatinkan ini , saya akan memberikan sedikit sumbangan atau bantuan , saya harap itu bisa di gunakan dengan sebaik baiknya " ucap sang pangeran.


Lalu ziao menyerahkan sebuah kotak peti harta karun besar yang di dalamnya berisi emas dan perak.


:" wahh...terima kasih banyak tuan terima kasih "


semua warga berterima kasih kepada sang pangeran , mereka bersyukur karena telah di beri rezeki yang melimpah , mereka bahkan sampai menangis tersedu sedu , tak terbayangkan mereka secara tiba tiba akan memperoleh harta yang begitu banyak (kaya mendadak)


:" lantas  bagaimana jika suruhan Raja magma itu kembali dan merampas semua harta yang kita miliki , kami akan kembali jatuh miskin ?" Tanya salah satu wanita paruh baya


:" kalian tenang saja , saya di sini juga sedang dalam misi untuk mencari sang Raja magma , saya ingin mengalahkannya dan mendapatkan panah api legendaris " jawab sang pangeran


Setelah membagikan sejumlah hartanya pangeran Vion melanjutkan perjalanannya.

__ADS_1


Ditengah perjalanan ia di hadang olsh sekelompok bandit .


:"serahkan semua harta yang kalian punya !" Perintah para bandit tersebut


Rupanya bandit bandit tersebut sudah mengetahui bahwa pangeran Vion adalah seorang yang kaya raya , maka dari itu mereka hendak merampas hartanya.


:" siapa kalian ?" Tanya ziao tegas kepada mereka


:" kau tidak perlu tau siapa kami , serahkan saja semua harta kalian !" Perintah sang ketua bandit


:"aku tau kalian orang orang kaya dari kerajaan sebelah , benar bukan ?" Tanya salah satu anggota bandit


:" lantas jika ia kenapa ?" Tanya ziao


:" maka dari itu serahkan semua harta kalian , siapa pun yang lewat ke mari harus membayar uang jalan sebesar 500 rb per orang , jadi karena kelihatannya kalian golongan bangsawan maka serahkan saja semua harta kalian !" Perintah sang ketua bandit sambil menodongkan sebuah pisau


:"tidak akan ,tidak akan aku serahkan lawan aku dulu !" Tantang Ziao kepada para kelompok bandit tersebut.


:"tidak semudah itu untuk merampas harta seorang bangsawan , apa lagi aku ini adalah seorang pangeran dari kerajaan ternama " ucap pangeran Vion


:" untuk apa kalian merampas harta orang lain ?" Ucap pangeran Vion


Lalu pangeran juga ikut turun tangan untuk melawan para bandit tersebut.


Perang antara Pangeran Vion , ziao dan para bandit pun terjadi , setelah mengalahkan para bandit pangeran lalu mengamankan mereka dengan memasukkan mereka ke dalam sel penjara.


:" sekarang bertobatlah kalian , jangan pernah sesekali melakukan hal ini lagi , perbuatan kalian ini sangat merugikan banyak masyarakat , sekarang pergilah kalian ke penjara !" Ucap sang pangeran


Lalu para bandit tersebut ditangkap oleh polisi , dan di penjara.


:" mari tuan kita lanjut perjalanan " Ucap ziao


:" hmmm...baiklah mari !" Jawab pangeran Vion


Dan mereka melanjutkan perjalanan hingga tiba di kaki gunung merapi.

__ADS_1


__ADS_2