
Lalu mereka melanjutkan perjalanan mereka , mereka tiba di sebuah desa , desa tersebut terlihat kumuh , banyak para warga yang tidak mampu dan hanya mengandalkan pada orang lain.
Banyak sekali pengemis di desa tersebut , mulai dari anak anak , hingga lansia .
:"wahh...desa apa ini , kenapa terlihat kumuh sekali ?" Ucap sang pangeran keheranan
:" saya juga tidak tau tuan , tapi sepertinya desa ini terbengkalai ?" Jawab Ziao sambil melihat sekeliling desa
:" tunggu sebentar , sepertinya desa ini tidak terbengkalai , aku mendengar ada suara bayi menangis di sekitar sini , ayo kita cari !" Perintah sang pangeran.
Lalu pangeran Vion dan Ziao pergi mencari sumber suara tersebut.
Setelah menemukannya mereka sangat terkejut , sebab banyak sekali pengemis di jalanan .
:" hah...kasihan sekali merek ?" Ucap pangeran vion prihatin dengan keadaan mereka , pengemis tersebut ada yang nenek nenek , ada yang anak anak , bahkan ada pula seorang ibu yang membawa anak bayinya.
:" lantas bagaimana tuan ?" Tanya Ziao
:" kumpulkan mereka semua !" Perintah sang pangeran
Lalu Ziao mengumpulkan para pengemis tersebut dan dibawanya ke hadapan sang pangeran.
:"tolong ampuni kamu tuan , ampuni kami !" Ucap para warga mengemis meminta ampun sambil bersujud
:" untuk apa kalian memohon ampun ?" Tanya pangeran Vion bingung
:"tuan pasti akan menghukum kami jika kami tidak menyerahkan uang sekarang kan ?" Ucap salah satu pria paruh baya
lalu para warga lainnya dengan kompak menjawab "iya benar..."
:" Sejak kapan aku memperlakukan kalian seperti itu , aku bahkan baru kenal dengan kalian !" Ucap sang pangeran
:" hah...baru kenal ?" /" baru kenal ?" /" hah benarkah...?" Para warga bingung dengan ucapan pangeran vion.
:" kenapa kalian ?" Tanya sang pangeran
__ADS_1
:" tidak tuan " jawab para warga
:" memangnya ada apa ?"
:" mohon maaf tuan kami pikir tuan adalah suruhan Raja Magma , yang di suruh untuk mengambil uang kami , la..."ucap salah satu pria lansia
Pria lansia tersebut belum selesai berbicara sang pangeran sudah memotong pembicaraannya.
:" lalu jika kalian tidak menyerahkannya pada saat itu juga , maka kalian akan dihukum , benar bukan ?" Tanya sang pangeran
:" iya benar tuan " jawab para warga
:" itu sebabnya tolong ampuni kami tuan , tolong ampuni kami " ucap sang pria lansia itu
:"dengarkan aku , aku ini bukan suruhan Raja magma , aku bahkan tidak mengenal siapa itu Raja magma " jawab sang pangeran
:" lantas tuan ini siapa ?" Tanya salah satu pria paruh baya
:"perkenalkan saya adalah pangeran Vion dari Raja Diamond , dan ini rekan saya Ziao sekaligus pendamping saya.
:" lantas tuan mau apa , mengumpulkan kami kemari ?"tanya salah satu warga
:" melihat kondisi kalian yang memprihatinkan ini , saya akan memberikan sedikit sumbangan atau bantuan , saya harap itu bisa di gunakan dengan sebaik baiknya " ucap sang pangeran.
Lalu ziao menyerahkan sebuah kotak peti harta karun besar yang di dalamnya berisi emas dan perak.
:" wahh...terima kasih banyak tuan terima kasih "
semua warga berterima kasih kepada sang pangeran , mereka bersyukur karena telah di beri rezeki yang melimpah , mereka bahkan sampai menangis tersedu sedu , tak terbayangkan mereka secara tiba tiba akan memperoleh harta yang begitu banyak (kaya mendadak)
:" lantas bagaimana jika suruhan Raja magma itu kembali dan merampas semua harta yang kita miliki , kami akan kembali jatuh miskin ?" Tanya salah satu wanita paruh baya
:" kalian tenang saja , saya di sini juga sedang dalam misi untuk mencari sang Raja magma , saya ingin mengalahkannya dan mendapatkan panah api legendaris " jawab sang pangeran
Setelah membagikan sejumlah hartanya pangeran Vion melanjutkan perjalanannya.
__ADS_1
Ditengah perjalanan ia di hadang olsh sekelompok bandit .
:"serahkan semua harta yang kalian punya !" Perintah para bandit tersebut
Rupanya bandit bandit tersebut sudah mengetahui bahwa pangeran Vion adalah seorang yang kaya raya , maka dari itu mereka hendak merampas hartanya.
:" siapa kalian ?" Tanya ziao tegas kepada mereka
:" kau tidak perlu tau siapa kami , serahkan saja semua harta kalian !" Perintah sang ketua bandit
:"aku tau kalian orang orang kaya dari kerajaan sebelah , benar bukan ?" Tanya salah satu anggota bandit
:" lantas jika ia kenapa ?" Tanya ziao
:" maka dari itu serahkan semua harta kalian , siapa pun yang lewat ke mari harus membayar uang jalan sebesar 500 rb per orang , jadi karena kelihatannya kalian golongan bangsawan maka serahkan saja semua harta kalian !" Perintah sang ketua bandit sambil menodongkan sebuah pisau
:"tidak akan ,tidak akan aku serahkan lawan aku dulu !" Tantang Ziao kepada para kelompok bandit tersebut.
:"tidak semudah itu untuk merampas harta seorang bangsawan , apa lagi aku ini adalah seorang pangeran dari kerajaan ternama " ucap pangeran Vion
:" untuk apa kalian merampas harta orang lain ?" Ucap pangeran Vion
Lalu pangeran juga ikut turun tangan untuk melawan para bandit tersebut.
Perang antara Pangeran Vion , ziao dan para bandit pun terjadi , setelah mengalahkan para bandit pangeran lalu mengamankan mereka dengan memasukkan mereka ke dalam sel penjara.
:" sekarang bertobatlah kalian , jangan pernah sesekali melakukan hal ini lagi , perbuatan kalian ini sangat merugikan banyak masyarakat , sekarang pergilah kalian ke penjara !" Ucap sang pangeran
Lalu para bandit tersebut ditangkap oleh polisi , dan di penjara.
:" mari tuan kita lanjut perjalanan " Ucap ziao
:" hmmm...baiklah mari !" Jawab pangeran Vion
Dan mereka melanjutkan perjalanan hingga tiba di kaki gunung merapi.
__ADS_1