Perjalanan Yuan

Perjalanan Yuan
Bab 22


__ADS_3

:" tidak apa buka saja !" Perintah sang Raja , Yuan terus memaksa pemuda itu untuk membuka topeng nya.


:" baiklah ...jika tuan Raja memaksa " lalu pemuda itu membuka jubah dan topengnya , betapa terkejutnya Yuan melihat wajah tersebut.


:" hah...apa yang terjadi ?" Yuan sangat terkejut melihat wajah itu.


:" sudah kuduga tuan Raja pasti akan syok melihat wajah hamba , sudah hamba katakan tuan Raja pasti akan merasa  jijik " ucap sang pemuda itu.


Lalu Yuan turun dari singgah sananya dan menghampiri pemuda itu , lalu di pegang lah kedua pipi pemuda itu lalu di naikkannya wajah tersebut menghadap dirinya , lalu ia pun berkata.


:"l...lin...apa yang terjadi padamu ?" Tanya Yuan khawatir , rupanya pemuda itu adalah Lin sahabat karibnya dulu dan teman seperjuangannya.


:" y...Yuan ?" Sontak Lin juga terkejut bahwa Raja itu adalah Yuan sahabatnya sendiri


:" syg...siapa pemuda ini ?" Tanya Putri Desi


:" ini adalah Lin , sahabat karibku dulu , dan teman seperjuanganku " ucap Yuan kepada istrinya.


Yuan langsung memeluk Lin , tidak peduli siapa dirinya sang sekarang yang ada dalam hatinya adalah Rasa Rindu kepada sahabatnya sendiri.


:" lin...aku sangat merindukanmu " ucap Yuan sambil memeluk Lin dan menangis


:"Y...Yuan ?" Lin juga sedikit menteskan air matanya , sungguh suasana yang mengharukan , sebuah persahabatan yang terpisah sejak lama kini bertemu kembali.

__ADS_1


:" apa yang terjadi dengan wajahmu ?" Ucap Yuan mencemaskan Lin


:" ini adalah luka yang ku dapatkan ketika aku melawan Phoenlizard itu " ucap Lin


:" seharusnya kau meminta bantuanku sejak awal , jadi kau tidak akan mendapat luka seperti ini " ucap Yuan


:" tidak apa , lagi pula dulu aku tidak tau kau berada dimana , kau pernah bercerita padaku bahwa desamu telah hancur ,jadi tidak mungkin untuk mencarimu ke desamu , awalnya aku pikir melawannya itu mudah , namun nyatanya aku tidak mampu untuk melawamnya sendiri " ucap Lin kepada Yuan


:" bailah kalau begitu , aku mengerti dulu aku juga terlantung kesana kemari  tidak tau mau tinggal dimana tidak tau mau makan apa , aku dan Yin serba kebingungan , namun ada seorang Raja yang baik hati dan mulia menjodohkanku dengan putriny ,dan akhirnya aku menggantikan kedudukannya dan menjadi seorang Raja , tidak pernah terlintas di benakku bahwa aku akan menjadi seorang Raja ,sudahlah jangan bahas itu lagi itu hanyalah masa lalu yang kelam " Yuan bercerita kepada Lin


:"pelayan jamu dia dengan makanan yang lezat dan juga teh !" Perintah Yuan kepada para pelayannya


:" baik tuan ku " jawab para pelayannya , lalu dihidangkannya makanan makanan yang mewah dan juga teh yang manis tersusun rapi di sebuah meja panjang .


:" t..tidak terima kasih yuan , aku masih kenyang " ucap Lin


:" sudahlah...tidak apa " ucap Yuan


:" tapi Yuan...desaku sedang dalam bahaya kita sudah tidak punya banyak waktu " ucap Lin mencemaskan desanya.


:" baik baik aku mengerti , setidaknya bersantai sedikit tidak akan meruabh apa pun , aku yakin desamu akan baik baik saja "


:"hmmm...baiklah jika kau berkata seperti itu , maka aku juga akan lebih tenang sedikit , semoga saja adikku baik baik saja , tapi apa dia mampu melawan sendirian ?" Ucap Lin dengan nada kecil.

__ADS_1


:"kenapa dengan adikmu ?" Tanya Yuan lalu ia menyeruput teh nya.


:"dia sedang melawan Phoenlizard sendirian , itu sebabnya aku cepat cepat mencari bantuan " ucap Lin


:"*buufff* khuk...khuk...khuk " Yuan yang terkejut langsung menyemburkan teh nya dan tersedak.


:" a...ada apa , apa ada yang salah ?" Tanya lin


:" tidak tidak hanya saja teh ini terlalu panas " ucap Yuan


:" huh...rasanya aku tidak bisa tenang " ucap Lin


:" apa adikmu ?" Tanya Yuan dan ia memberhentikan ucapannya


:" iya adikku mengikuti jejakku , kini ia menjadi seorang petualang dan misi utama kami adalah membasmi monster monster " ucap Lin


:" hebat..keren sekali" ucap Yuan mengagumi mereka


:"tidak, kau lebih hebat Yuan , kini kau adalah seorang Raja , apa kau masih pantas  berteman dengan rakyat jelata seperti ku ?" Ucap Lin


:" lin...sampai kapan pun kau adalah sahabatku , tidak peduli apa kedudukanku yang sekarang , tidak peduli berasal dari keluarga mana dirimu , kau tetaplah sahabatku , sebab aku dulu nya juga berasal dari keluarga sepertimu  " ucap Yuan sambil tersenyum


Pesan moral : bertemanlah dengan siapa pun tanpa pandang bulu , janganlah engkau  besar kepala hanya karena menjadi Raja , janganlah engkau lupakan kawan hanya karena tinggi kedudukan , kedudukan yang terbaik adalah kedudukan yang diusahakan dari nol.

__ADS_1


Itu lah sedikit pesan moral dari saya , mohon maaf jika pesan tidak bermutu atau tidak jelas 😁


__ADS_2