
Sang kakak hanya terdiam sambil melihat adiknya yang perlahan mulai pergi menjauh.
:"kau mau kemana ?" tanya Cloe pada suaminya
:" aku hendak pergi ke bukit Youn , kau jagalah dirimu dan calon anak kita !" ucap Ziao lalu ia beranjak menunggangi kudanya
:" apa kau akan pergi seorang diri ?" tanya Cloe
ziao hanya menganggukan kepalanya dan tersenyum manis pada sang istri.
:"tapi hutan di bukit Youn sangat berbahaya , izinkanlah aku memerintah para prajurit untuk mengawalmu !" ucap Cloe cemas , ia mengerutkan dahinya dan berbicara dengan expresi sedih.
:" tidak perlu , aku ingin melakukannya seorang diri , aku tak mau ada yang ikut campur dalam usahaku !" jawab Ziao
:"tapi...." belum sempat selesai bicara ziao sudah beranjak pergi begitu saja
:"Doakan saja aku akan pulang dengan selamat !" teriak Ziao sambil menunggangi kudanya yang berlari kencang.
Cloe hanya memandang Ziao yang perlahan mulai pergi menjauh dengan perasaan cemas dan sedih , perlahan ia mulai meneteskan air mata , melihat kepergian sang Suami.
__ADS_1
:"hiks...kenapa kau selalu saja pergi , kenapa kau selalu saja disibukkan oleh sesuatu , kau jarang sekali punya waktu untukku dan calon anak kita " isak tangis putri Cloe ternyata di dengar oleh Putri Yin , lalu Putri Yin menghampirinya.
:" ada apa putri Cloe ?" tanya putri Yin sambil memegang kedua pundak putri Cloe.
:"ahh...tuan putri Yin , tidak ada apa apa kok !" ujar Putri Cloe dengan cepat mengusap air matanya
:" jangan bohong kepadaku , aku melihatmu menangis tadi , apa Ziao pergi meninggalkanmu lagi ?" tanya Putri Yin
:" bagaimana Putri tau ?" tanya Putri Cloe
:"hmmm...aku mengetahuinya , ia akan pergi ke bukit Youn dan melakukan sesuatu yang sangat penting " jawab Putri Yin
:"hiks...tapi tetap saja aku sangat mengkhawatirkannya , aku takut kejadian yang lalu terulang kembali , dimana tak pernah kembali hingga beberapa bulan !" ujar Putri Cloe
Setelah itu Putri Cloe masuk ke kamarnya bermaksud untuk menenangkan diri.
Di sisi lain Ziao telah tiba di tengah hutan yang tak jauh dari kerajaan , kemudian ia menghentikan kudanya yang berlari kencang dan kuda itu pun berjalan santai.
Sambil berjalan Ziao berpikir " semoga saja Cloe akan baik baik saja di istana , ada kewajiban yang harus aku jalani " lalu ziao bergegas pergi , dan kuda itu kembali berlari kencang.
__ADS_1
Lalu dengan tekad yang kuat Ziao pergi ke bukit Youn seorang diri , ia hanya di bekali sebuah senjata yaitu busur dan anak panah , tanpa adanya pengawalan dari para prajurit , meski sudah menjadi bagian dari kerajaan Ziao tetap saja ingin melakukan sesuatu sendirian , tanpa harus di kawal oleh siapapun , ia ingin berusaha sendiri dan tak mau ada seorang pun ikut campur dalam usahanya itu.
Bukit Youn terletak di sisi Hutan Greenwood , hutan yang tak jauh dari istana.
perjalanan di mulai , banyak binatang buas di dalam hutan itu , sesekali ia harus bertarung melawan binatang buas itu, meski sebenarnya ia tak ingin melukai bintang binatang itu , namun demi keselamatan dirinya hal itu harus ia lakukan , selain para binatang buas , para monster pun harus ia kalahkan demi kelancaran misi. sudah 3 hari Ziao berjalan dan hampir sampai pada tujuan.
ia naik ke atas pohon dan melihat sekeliling
:"hmmm...syukurlah , bukit itu sudah mulai terlihat , aku hampir sampai !" lalu ia turun dari atas pohon dengan perasaan girang.
:" ayo kita lanjutkan perjalanan , kita hampir sampai !" ujar Ziao pada kudanya sambil mengelus Kudanya tersebut.
Lalu Ziao dan Kudanya kembali melanjutkan perjalanan.
Hampir sampai di kaki Bukit Youn , Ziao sudah merasa sangat kegirangan.
Dengan senyum yang lebar ia memandangi sebuah sungai yang indah dan jernih yang terletak di kaki Bukit youn , sungai itu memiliki air terjun , namun bukan sungai itu yang ia tuju , sungai itu hanya memiliki 2 air terjun kembar yang mengalir tidak terlalu deras , sementara sungai yang harus ia tuju memiliki 3 air terjun , 2 air terjun kecil dan 1 air terjun besar di tengahnya yang mengalir begitu deras.
:"ahh...tidak bukan sungai ini , sungai ini hanya memiliki 2 air terjun yang mengalir tidak terlalu deras " gumam Ziao
__ADS_1
:"hmm...tapi mendinginkam diri sejenak di sungai ini boleh lah ya , hihi..." gumam ziao sambil tertawa kecil , lalu ia turun dari kudanya dan bersiap untuk mendinginkan diri , memang cuaca hari ini cukup panas dan cukup melelahkan untuk melanjutkan perjalanan.
:"kuda....aku ingin mendinginkan diri sebentar , kau tunggulah disini !" ujar Ziao pada kudanya , lalu diikatkannya kuda itu pada sebuah batang pohon yang tidak terlalu besar , sambil berenang di sungai ia terus mengawasi kudanya , ia takut kuda itu hilang.