Perjalanan Yuan

Perjalanan Yuan
Bab 31


__ADS_3

:" fyuhh...perjalanan ini cukup melelahkan ,aahh...dan kakiku kambuh lagi sakitnya " ucap ziao sambil mengusap keringatnya dan ia terjatuh


:"eghem...mau kakak gendong ?" pangeran vion menawari ziao


:" tidak terima kasih " jawab ziao


:"ayolah , kalau kau sakit kakinya!" Ucap pangeran vion


:" tapi tuan pasti juga capek kan ?" Tanya ziao


:" hmm..manggilnya apa ?" Ucap pangeran vion


:"kakak , pasti kakak juga capek kan ?" Ucap ziao


:" nah gt dong , gk kok kakak gk capek " ucap pangeran


:" hehehe...gimana sih kalian " putri yin tertawa kecil


Lalu vion benar benar menggendong ziao yg sedang sakit , ia menggendongnya di pundaknya.


:" terima kasih , kak " ucap ziao


Pangeran vion tersenyum


:" kak...vion , mengingatkanku pada kak Lin " ucap ziao sedikit sedih


:"itulah gunanya aku disini , aku akan menggantikan kakakmu selama kau berada di sini , karena sekarang aku juga kakakmu !" Ucap vion


:" sudah cukup , kakiku sudah tidak terasa sakit , sebaiknya aku berjalan sendiri saja !" Ucap ziao lalu ia turun dari gendongan pangeran vion.


:" kau yakin mau jalan sendiri ?" Tanya sang pangeran mengkgawatirkannya


:" iya tidak apa " jawab ziao


:" kalau sakit lagi , jangan memaksakan diri , ngomong sama kakak ya !" Perintah sang pangeran


:" iya iya .."jawab zioa , ia berjalan duluan di depan.


:"dasar adik kita " ucap yin


:" hehe...biarkan saja ia melakukan apa yang ia inginkan " ucap sang pangeran


:"ohh...ya ngomong ngomong , bagaimana kandunganmu , apa baik baik saja ?" Tanya sang pangeran sambil mengelus perut sang putri


:" bayinya sudah tidak ada dalam kandungan " sang putri mengucapkannya dengan expresi sedih


:"a...apa maksudmu ?" Sang pangeran terkejut


:" karena..." sang putri terlihat murung


:" karena apa , apa yang terjadi ?" Sang pangeran panik


:" karena...bayinya sudah lahir ke dunia " ucap sang putri lalu ia tersenyum


:" hmmm...dasar kau ini , membuatku takut saja " ucap sang pangeran kesal

__ADS_1


:" hehehe...kan biar jadi kejutan untukmu " ucap sang putri sambil tersenyum


:" ngomong ngomong bayinya laki laki atau perempuan ?" Tanya sang pangeran


:" bayinya laki laki " ucap putri Yin


:" benarkah , pasti anak kita tampan seperti ayahnya" ucap pangeran vion


:"iya anak kita tampan kaya siapa ya , kayaknya gk mungkin deh kalo mirip ayahnya , soalnya ayahnya jelek ,hahaha..." putri Yin meledek suaminya dan kabur meninggalkan pangeran vion


:"dasar kau ini...awas ya aku akan menangkapmu !" Ucap sang pangeran sambil mengejar istrinya.


Bermula dari menjadi seorang rekan , lalu jadi sahabat , hingga diangkat menjadi seorang adik oleh seorang pangeran , itulah keberuntungan yang ziao dapatkan.


Ziao berada di atas pohon dan memanggil kakak angkatnya.


:"kakak...kakak...kemarilah !" Panggil ziao


:" kenapa aku berada di atas situ hah ?" Tanya sang pangeran


:" itu berbahaya adik , ayo cepat turun !" Perintah putri Yin


:" tunggu sebentar , aku melihat ada kekacuan di sana , ayo kita lihat !" Lalu ziao terbang di satu pohon ke pohon lain , dan pangeran vion dan putri Yin mengejar ziao dengan kecepatan penuh ( mode ninja )


:" itu dia kekacauannya " ucap ziao


Ternyata ada sebuah hutan yang kebakaran , karena ulah sang monster api , monster tersebut ternyata adalah tangan kanan dari sang Raja magma.


:"apa yg kau lakukan , kenapa kau membakar hutan ini ?" Ucap sang pangeran


:"khuk khuk..." datang sang Raja kera dari dalam hutan yang penuh asap.


:" hah...Raja kera ?" Ucap ziao


:" khuk...khuk...haah...berani sekali dia membakar hutanku , dan menggangguku yang sedang tidur" ucap sang Raja kera


:" apa anda baik baik saja ?" Tanya sang pangeran


:" aku baik baik saja , karena aku ini kan sakti dan hebat , tapi banyak teman temanku yang terluka di dalam sana " ucap sang Raja kera


;" berani sekali dia ?" Ucap ziao geram


:"berani sekali kau menyakiti teman sang Raja kera !" Ucap ziao berteriak


:" apa urusannya deganmu , kenapa kau peduli dengan nya ?" Tanya sang monster


:" karena teman sang Raja kera adalah temanku juga !" Ucap ziao lalu ia terbang dan menebaskan pedangnya , sayang sekali pedangnya hangus  terbakar.


:" hah...bagaimana mungkin ?" Ziao terkejut


:" hahaha...dasar bodoh , tubuhku ini mekiliki kekuatan api , tentu saja pedangmu akan hancur dengan mudah " ucap sang monster


Lalu ziao kembali terbang ke atas pohon


:" tubuhnya itu di penuhi dengan api , kita tidak bisa melakukan pertarungan dari jarak dekat  " ucap sang Raja kera

__ADS_1


:" lalu bagaimana kita bisa melawannya ?" Tanya sang pangeran


:" hah...panah itu !" Sang Raja kera Menunjuk panah yang di bawa oleh putri Yin


:" hah...bagaimana panah biasa itu bisa , sementara pedangku saja hancur , padahal itu bukan pedang biasa " ucap ziao bingung


:"dengan bantuan sihir , apa kalian memiliki kekuatan sihir ?" Tanya sang Raja kera


:" sebelumnya aku tidak pernah mempelajari sihir " ucap pangeran vion


:" dulu aku pernah sekolah di sekolah sihir , namun aku baru menjadi penyihir pemula , kekuatanku belum seberapa , aku hanya bisa menjinakkan binatang buas " ucap ziao


:"hmmm...baiklah kalau begitu , biar aku bantu kalian dengan kekuatan sihirku yang liar biasa " ucap sang Raja kera


Lalu Raja kera tersebut mengumpulkan kekuatannya dan memasukkannya ke dalam panah tersebut , dan pangeran vion siap untuk memanah.


:" pastikan tepat sasaran !" Ucap sang Raja kera


:" percayakan padaku , aku adalah pemanah yang handal " ucap ziao


Lalu monster itu di panah tepat sasaran , dan akhirnya monster itu musnah.


:" akhirnya monster itu sudah tiada, terima kasih wahai pemuda yang baik " ucap Raja kera


:" tidak perlu berterima kasih , lagi pula tuan yang mengalahkannya dengan kekuatan sihir yang sangat hebat " ucap ziao memuji sang Raja kera.


:" aahhh...tidak perlu memujiku begitu " ucap sang Raja kera malu malu


:" apa kalian belum menemukan Si Raja magma ?" Tanya sang Raja kera


:" belum , perjalanan masih sangat jauh " ucap sang pangeran


:" hmmm...baiklah , sepertinya aku akan ikut dengan kalian , karena sepertinya hutan ini sudah aman " ucap sang Raja kera


:" apa kau yakin , percaya akan keadaan begitu saja , bagaimana jika tiba tiba bawahan Raja magma merusak hutanmu lagi ?" Ucap sang pangeran


:"tenang saja , aku bisa merasakan jika ada bahaya yang mengancam hutanku , jadi tenang saja " ucap Raja kera


:" baiklah , kalau memang begitu " jawab sang pangeran


Lalu mereka berempat melanjutkan perjalanan.


:"ngomong ngomong siapa wanita ini ?" Tanya sang Raja kera


:" ohh ...dia istriku " jawab pangeran vion


:"apa kau menikahi seorang gadis di dalam hutan ?" Tanya sang Raja kera


:" tidak bukan  begitu , aku sudah lama menikahinya , dia menyusulku kemari karena mengkhawatirkanku " ucap sang pangeran


:" ohhh...jadi begitu ya " ucap sang Raja kera


:" heyy ...ayo cepat , kalian ini lambat sekali " teriak ziao dari jarak jauh


:" iya iya baiklah , pelan pelan saja " ucap pangeran vion.

__ADS_1


Dan mereka berjalan menyusuri hutan hutan untuk mencapai puncak gunung merapi.


__ADS_2