
Suatu hari seperti biasa keluarga kerajaan menjalani hari hari mereka dengan penuh kebahagiaan.
Dan pangeran Leon rajin berlatih setiap pagi hingga kini ia menjadi seorang pemanah yang handal.
:"Leon...kemarilah !" Ucap Putri Yin memanggil Leon
:" ada apa kakak ?" Tanya pangeran Leon
:" bisa kah kau ambilkan buah pisang yang ada di atas itu ?" Tanya Putri Yin
:" baiklah...aku akan mencobanya " ucap pangeran Leon , lalu ia pun memanah pisang tersebut , satu kali tembak langsung tepat sasaran.
:" wahh...kau sudah semakin hebat sekarang " ucap Putri Yin mengangumi adiknya
:"ahh...biasa saja kak , hal itu sekarang mudah bagiku " ucap pangeran Leon
:" baiklah kalau begitu , terima kasih leon , apa kau mau ikut ke dapur ?" Tanya putri Yin kepada pangeran Leon
:" untuk apa ?" Tanya sang pangeran
:" membuat kue " jawab sang putri
:" aku tau , pasti untuk pangeran Vion itu kan , hehe..." ucap pangeran meledek tuan putri
:" sudahlah...jangan bicarakan itu " ucap sang putri malu malu
:"hihihi...itu namanya kue dengan rasa cinta " ucap sang pangeran leon terus meledek putri Yin
:"hmmm...apa yang kau tau tentang cinta , dasar anak kecil " ucap putri Yin dan ia mencubit pipi adiknya
:" hehe...setidaknya aku tau sedikit " jawab Pangeran Leon
__ADS_1
Lalu mereka pun pergi ke dapur
:"mau kemana kalian ?" Tanya Raja Yuan
:" ayah...kami mau ke dapur " ucap pangeran Leon
:"iya..." ucap putri Yin
:" mau apa ?" Tanya Raja Yuan
:" m...mau masak kue..." ucap putri Yin
:" memasak , bukankah sudah ada pelayan yang memasak " tanya sang Raja
:"iya...masak kue...untuk ..." putri Yin menghentikan kata katanya karena ia sedikit gugup dihadapan kakaknya.
:"untuk apa ?" Tanya sang Raja
:"untuk pangeran Vion ?" Tanya sang Raja sambil menaikkan satu alisnya
:" iya ayah...dan itu namanya kue cinta " ucap pangeran Leon
:" apa yang kau tau tentang cinta , kau masih kecil , usiamu saja baru menginjak 9 tahun " ucap sang Raja
:" hehe...setidaknya aku tau beberapa hal tentang cinta " ucap pangeran Leon
:" siapa yang mengajarimu ?" Tanya Raja Yuan
:" para...prajurit di depan " ucap pangeran Leon
:" huh...." sang Raja menghela nafas dan menepuk jidatnya.
__ADS_1
:"hehe...ka...kalau begitu kami...pergi dulu ke dapur " ucap Putri Yin lalu ia pergi ke dapur
:"oh..iya sepertinya kakak membutuhkan bantuanku , tunggu sebentar kak !" Ucap pangeran Leon dan ia juga menyusul putri Yin di dapur
:" huh...dasar mereka itu " ucap sang Raja heran
:" sudahlah...lagi pula kau juga pernah muda kan , kau juga pernah merasakan cinta seperti adikmu itu , remaja seusianya itu memang sedang dilanda asmara , biarkan saja dia "ucap Ratu Desi
:" tapi aku takut , adikku akan kecewa nantinya " ucap Raja Yuan
:" aku yakin adikmu akan baik baik saja , tau sendiri kan pangeran Vion itu bagaimana , sepertinya ia anak yang baik " ucap Ratu Desi
:" baiklah jika kau juga berpikir seperti itu " ucap sang Raja
Sementara itu di dapur Putri Yin dan pangeran Leon , sedang sibuk membuat kue.
:" kakak mau buat kue apa ?" Tanya pangeran Leon
:" mau buat kue coklat " jawab putri Yin
:" kenapa kakak tidak menyuruh pelayan saja ?"tanya pangeran Leon
:" tidak , karena kakak ingin membuat yang spesial untuk pangeran Vion , jika ia tau bahwa aku sendiri yang membuat kue ini pasti dia akan sangat bahagia" ucap putri Yin sambil membayangkan wajah pangeran Vion
:"oohhh...tidak bisa di bayangkan , ketika ia mengunyah kue dengan pipinya yang lucu , dia pasti terlihat begitu menggemaskan " ucap putri Yin sambil membayangkan bagaimana pangeran Vion memakan kuenya , ia tidak sadar bahwa ia sudah menuangkan begitu banyak soda ke dalam adonan kue
:"mmm...kakak , kakak...sodanya terlalu banyak " ucap pangeran Leon
:"huh...kenapa kau tidak mengatakannya dari tadi ?" Ucap putri Yin panik
:" huh...kakak sedari tadi melamunkan pangeran itu " ucap pangeran Leon dan ia pergi meninggalkan putri Yin
__ADS_1