
Lalu keesokan harinya , saat pagi pagi sekali , mereka sudah sampai di ujung hutan dekat istana.
:"wahhh...kita hampir sampai " ujar Ziao
:"benarkah ?"
:"yap...istananya ada di depan sana " ucap ziao
:"i...istana " Gadis Peri itu terlihat syok dan ketakutan
Lalu ziao memberhentikan kudanya dan bertanya.
:" ada apa , kenapa kau ketakutan begitu ?"
:"hmmm...sebenarnya aku sedikit trauma dengan istana " jawab sang peri
:" kenapa ?" tanya ziao
:" dulu aku pernah di culik dan dibawa ke istana , lalu sang Raja menyiksaku dan tidak memberiku makan " ujar sang gadis peri sambil berjongkok.
:"hmmm...kasihan sekali kau , hey...kau tenang saja , Raja di istana itu orgnya sangat baik , bahkan sampai terlewat baik , iya rela mengorbankan dirinya demi rakyatnya " ucap ziao
:" benarkah , apa raja di sana baik ?" tanya Peri dengan perasaan lega
:"yap...benar sekali , kalau begitu ayo lanjut jalan saja , kau tidak perlu takut !" ucap ziao
Lalu mereka tiba di istana , dan disambutlah kedatangan ziao oleh para Prajurit , mereka memberi hormat kepada Ziao.
Cloe sang istri sedang menunggunya di depan pintu Utama.
melihat kedatangan ziao , Cloe langsung berlari dan memeluknya.
:"hiks...akhirnya kau kembali , aku pikir kau tidak akan kembali " ucap Cloe sembari memeluk zioa
:" aku pasti akan kembali , karena aku sudah berjanji padamu !" ucap Ziao
:"siap gadis ini ?"tanya Cloe menunjuk Sang Gadis peri
__ADS_1
:" apa dia pacarmu ?" tanya sang gadis peri kepada ziao
:" lebih tepatnya istri " jawab ziao
:"hayy...aku Gadis Peri , aku datsng dari desa peri , salam kenal " ucap sang gadis kepada Cloe
:"a...apa yang kau bicarakan , aku tidak mengerti " Cloe tidak maksud dengan apa yang dikatakan oleh gadis peri , karena sang gadis masih menggunakan bahasa peri.
:"ups...aku lupa , aku kan tidak bisa bahasa manusia " batin sang gadis peri.
:" dia adalah gadis peri yang datang dari desa peri " ujar ziao
:"ohh...pantas saja bahasanya aneh " ujar Cloe
:" kalau begitu mari masuk , mohon maaf ya jika aku tidak memahami bahasamu !" ujar Cloe sambil mengajak sang gadis peri masuk istana
gadis itu hanya menganggukkan kepalanya.
Sementara itu di sisi lain , Raja Tery dan pasukannya telah tiba di Air terjun besar tempat Ziao bersemedi .
:"dimana...dimana dia ?" ucap sang Raja murka.
:"siap Tuan !" jawab para prajurit dengan kompak
Lalu para Prajurit berpencar mencari Ziao , namun sayang mereka tidak menemukan apa pun.
:"maaf Tuan kami tidak menemukan apa apa " ujar sang Prajurit.
:"aaghhh...dasar payah , apa anak itu sudah pergi , aaghhh...ini semua karena mantra yang tidak berguna itu , membuat kita berputar putar saja !" sang Raja sangat Murka.
:"lalu bagaimana tuan ?" tanya sang Prajurit
:"ahhh...kembali ke istana , tidak ada gunanya di sini !" ujar sang Raja
Lalu Raja Tery beserta pasukannya kembali ke istana.
di kejaraan Yuan
__ADS_1
:"apa kau suka ini ?" tanya Cloe
Gadis itu menatap Cloe dengan tatapam bingung.
:"eehhhh...kamu gk paham sama bahasaku ya , hmmm...gimana ya biar dia paham ?" fikir cloe
lalu datang ziao dan berkata.
:" makanlah makanan itu , itu rasanya enak sekali , aku yakin kau pasti menyukainya !" ujar Ziao dengan bahasa Peri
:" benarkah ?" lalu gadis itu mencicipinya
:"hmmm...ini enak sekali , aku menyukainya !" ujar sang gadis peri.
:"benar kan , rasanta sangat lezat " ujar Ziao
:"hmm....sejak kapan kau belajar bahasa peri , apa sejak kau menghilang waktu itu ?" tanya Cloe
:" tidak juga , aku menguasai berbagai bahasa asing sebelum menikah denganmu !" jawab Ziao
:"aahh...kau hebat sekali pangeranku !" peluk Cloe
:"terima kasih Tuan putriku " ucap Ziao dengan nada mesra , di tengah kemesraan mereka sang gadis peri itu menyela.
:"apa ini masih ada ?" tanya sang gadis peri
:"apa yang dia katakan ?" tanya Cloe
:"dia bertanya , apa makanan itu masih ada ?" ujar Ziao
:"ohh...masih banyak , kau menyukainya ya , sebentar ya , pelayan tolong ambilkan makanan yang seperti ini lagi di dapur !" perintah Cloe
:" baik tuan putri !" jawab sang pelayan
:" apa kau menyukainya ?" tanya Ziao
:"ya...aku sangat menyukainya , makanan manusia begitu enak dan lezat " ujar sang gadis peri sambil tersenyum bahagia
__ADS_1
lalu diambilkannya makanan yang sama dan di hidangkannya kepada sang gadis peri itu.