
Beberapa hari Setelah hari pernikahan Ziao dan Cloe , Ziao pergi untuk berguru pada seseorang , namun perjalanannya tidaklah mulus , banyak sekali rintangan yang ia hadapi , suatu hari di perjalanan ia tak sengaja melewati desa monster berbadan besar , ia melawan sekelompok monster berbadan besar tersebut hanya sendirian.
:"aarghh...payah sekali " ujar Ziao kewalahan melawan selelompok monster itu
:"aku tidak akan kalah , karena aku berjanji akan pulan dengan selamat !" Ziao berusaha keras untuk melawan sekelompok Monster itu sendirian.
Ziao mengingat kembali janjinya pada sang Istri
:" apa kau benar benar akan pergi ?" Tanya Cloe
:" iya , demi mendapatkan ilmu yang lebih tinggi , aku akan tetap pergi " jawab Ziao
:" tapi kan...?"
:"ssttt...tenang saja aku akan kembali dengan selamat " ucap Ziao menutup mulut Cloe dengan 1 jari.
:" tunggu aku hingga aku kembali !" Perintah Ziao lalu ia pergi.
:" iya benar , aku telah berjanji pada Cloe untuk kembali dengan selamat , aku tidak boleh menyerah " pikir Ziao sambil menahan pedang yang di adu dengan senjata kampak milik monster , ziao berusaha menahannya dengan kedua tangannya , apa bila ia tergelincir resikonya adalah ia akan terjatuh ke dalam sumur yang sangat dalam.
Pada akhirnya ia tak bisa menahannya dan ia pun benar benar terjatuh.
:"aaaahhhhh...."teriak Ziao terjatuh ke dalam sumur yang dalam
Sumur itu bukanlah sumur biasa , itu adalah sumur ajaib yang membawanya ke masa depan.
__ADS_1
Ia berteleportasi dari tahun 1970 ke tahun 2022
( sabtu 1 janurai 2022)
Membuka mata :" ahh...dimana aku , kenapa kepalaku sakit sekali ?" Ziao bingung karena ia baru sadar dari pingsannya , lalu ia terbangun dan terkejut
:" hah...tempat apa ini ?" Ziao melihat sekeliling dan ternyata ia berada di sebuah kantor perusahaan , di masa depan ia menjabat sebagai manager kantor.
:" pk permisi , apa anda sakit ?" Tanya sang sekertaris wanita
:"hah...siapa wanita ini ?" Pikir Ziao
:"halo...apa bapak baik baik saja , mau saya ambilkan teh hangat ?" Ujar sang sekertaris
;" kalau begitu permisi !" Ujar sang sekertaris pada ziao lalu ia pergi.
:" siapa wanita itu ?" Tanya Ziao heran
;" apa yang terjadi padaku , kenapa aku berpakaian aneh seperti ini , dimana pedang dan busurku ?" Ziao mencari cari pedang dan busurnya namun tidak ada , jelas saja karena pedang dan busurnya menghilang bersamaan dengan pergantian zaman.
Ia memakai Jas dan sepatu layaknya seorang manager perkantoran , ia masih canggung karena ia baru pertama kali menjadi seorang manager.
Lalu malam harinya ia tidur di sebuah hotel mewah.
:"hmmm...jadi begini kehidupan di masa depan , tidak ada kerajaan , pertarungan monster dan sejenisnya , aku rasa di masa depan sangatlah damai " pikir Ziao sambil bersantai di atas kasurnya
__ADS_1
:" iya tergantung caramu merubah zaman " ucap Raja Yuan tiba tiba muncul
:" huuaaahhh...bagaimana tuan bisa ada di sini ?" Tanya ziao terkejut
:" hahaha...salah satu kelebihanku " jawab sang Raja
;" apa maksudnya ?" Tanya Ziao
:" ya...aku juga bisa teleportasi ke masa depan , aku sering berkunjung ke kota ini " ujar sang Raja
:" be...benarkah ?" Ucap Ziao
:" hmm...kutebak kau teleportasi melalui sumur tua yang ada di belakang gubuk tua itu kan ?" Tanya sang Raja
:"i...iya benar , dari mana Tuan tau ?" Tanya Ziao
:" aku tau segalanya yang ada di dunia ini " ujar sang Raja Yuan
:" bedanya kita berdua saat berteleportasi adalah ketika kau melakukan telepostasi , roh serta jasadmu ikut berpindah zaman , asal kau tau ya , kau itu berhadapan dengan Roh ku , jasad ku masih bersemedi dirumah , ritual itu sering aku lakukan ketika ingin mengetahui masa depan !" Ujar Raja Yuan , memamerkan kekuatannya dengan sedikit bercanda.
:" woahh...tuan memang hebat , bagaimana caramu melakukannya ?" Tanya ziao
:" aku tidak tau , tapi semenjak aku mendapatkan senjata legendaris dari pulau tak di kenal itu , aku merasa diriku terasa lebih kuat , dan aku juga mendapat berbagai macam kekuatan yang luar biasa , sampai di luar nalar " ujar sang Raja Yuan
:" woaahhh ....hebat sekali , aku ingin sekali menjadi sepertimu , tapi aku rasa aku tidak akan mampu , karena aku tidak sekuat dirimu " ujar Ziao sedih
__ADS_1