
Dan malam pun tiba
:" biarkan saja dia bermalam di sini !" ujar Ziao
:" aku akan minta izin pada sang Raja !"
gadis peri itu tertidur di sofa
:" bagaimana , apa di perbolehkan ?" tanya Ziao
:"Sang Raja akan kesini untuk bertemu langsung dengan Peri ini " jawab Cloe
:" baiklah..."
Lalu sang Raja menghampiri mereka
:"dimana peri itu ?" tanya sang Raja
:" disana kakak " jawab Cloe
dan sang Raja membangunkan sang gadis peri.
:"hey...kau bangunlah !"
gadis itu terbangun dan menguap
:"huaaahhh..."
:"sebaiknya kau tidur di kamar saja , tidak baik untuk seorang gadis tidur diluar begini !" ujar sang Raja
:" dimana kamarnya ?" tanya sang gadis dengan wajah mengantuk
:"pelayan , antarkan dia ke kamarnya !" perintah sang Raja
:" baik Tuan , mari nona !"
:" terima kasih " ucap sang gadis peri pada sang Raja
Sang Raja hanya tersenyum
:" bagaimana kakak bisa mahir bahasa peri ?" tanya Ziao
__ADS_1
:" hah...kamu nanya ? Ilmu ku kan lebih tinggi darimu , jelas saja aku bisa menguasai bahasa peri " ujar sang Raja sambil sedikit meledek Ziao
lalu mereka pergi ke kamar masing masing.
sementara itu di kerajaan lain , yang di pimpin oleh Raja Tery , si penyihir kerajaan sedang sibuk membuatkan ramuan ajaib.
:"pokoknya kali ini aku harus berhasil membuat ramuan yang bisa memusnahkan Yuan , kalau gagal nanti aku bakal di jadikan ayam penyet oleh Tuan Tery " ujar sang penyihir sambil mengaduk aduk ramuan yang siap di hidangkan untuk Yuan.
Namun sayangnya ramuan itu gagal , sang penyihir salah memasukkan salah satu ramuan yang hampir mirip , dan akhirnya terjadi ledakan.
*duarrr*
Sang Raja pun terkejut
:"hah...ada apa malam malam begini ?" Raja Tery murka dan menghampiri si penyihir.
:"ada apa berisik sekali " ujar sang Raja murka
:"ma...maaf tuan , tadi saya salah memasukkan bahan , jadi terjadi ledakan seperti ini , khuk...khuk..." ujar si penyihir dengan wajah yg gosong.
:" lain kali perhatikan bahannya " ujar sang Raja murka
:" iya tuan saya benar benar minta maaf " ucap si penyihir
dan si penyihir tidak berhenti mencoba dan terus mencoba.
Hingga akhirnya
:"hhehehehe...akhirnya Ramuan ku berhasil , hehehehe...." tawa si penyihir karena puas akan ramuan yang di buatnya.
:"sekarang aku hanya tinggal mencampurkannya ke dalam kue kue ini dan seketika Yuan akan mati " ujar sang penyihir dengan senyum jahat.
Sementara itu sang Raja Tery mendapatkan mimpi yang sangat aneh , ia bermimpi bahwa.
ia berada di suatu tempat dan bertemu dengan asap hitam yang berbicara.
:"masuklah ke dalam ruang bawah tanah dan ambillah senjatamu !" Dalam mimpi sang Raja , asap hitam itu terus berbicara dengan kalimat yang berulang ulang.
:"aahh...huh...huh..." Raja Tery terkejut dan terbangun dari mimpinya
:"mimpi apa ini , kenapa aku harus pergi ke ruang bawah tanah ?" ujar sang Raja Heran
__ADS_1
Lalu Raja Tery benar benar pergi ke ruang bawah tanah .
:"tempat ini gelap sekali " ujar sang Raja.
:" kenapa ayah selalu melarangku untuk pergi ke tempat ini ?" ujar sang Raja Heran
:" tapi kali ini ayah sudah tidak ada , jadi aku bebas melakukan apa saja " ujar sang Raja
Di dalam ruangan bawah tanah ia menemukan sebuah cermin besar antik , dan sebuah buku tebal , lalu ia juga menemukan sebuah peti harta karun dan seperti sebuah sumur yang di segel.
:" hah...cermin apa ini ?" ujar sang Raja sambil memegang cermin itu.
:"buku ini sangat tebal , buku apa ini ?" tanya Raja Tery
ternyata buku itu adalah buku ajaib
Terdapat berbagai mantra di buku itu , mulai dari mantra menghidupkan cermin , mantra pemanggil roh jahat , hingga mantra pemanggil naga yang di segel.
sang Raja yang membaca buku itu terkejut.
:" hah...y...yang benar saja , mantra membuka segel naga ?" sang Raja syok
Lalu di cobanya mantra mantra tersebut satu per satu.
Setelah membaca mantra pembamgun cermin , cermin itu langsung terbangun.
:"ada yang bisa saya bantu tuan ?" ucap sang cermin
:" ya...aku butuh bantuanmu , bagaimana caranya menghancurkan kerajaan Yuan !"
:" baiklah , gunakan senjata yang ada di dalam peti itu , itu adalaah senjata legendaris turun temurun dari keluarga Odghess , saya tau anda adalah Tery Odghess , Raja penerus dari Raja Vian Odghess " ujar sang Cermin
:" ya itu ayahku , dan dia sudah tiada , ngomong ngomong siapa yang mematikanmu ?" tanya Raja Tery
:"aku mati seiring dengan matinya sang Raja , namun sekarang keturunannya telah membangkitkanmu kembali , aku siap melayanimu kapan saja tuan " ujar cermin
:" baiklah ..." lalu Raja Tery mengambil senjata di dalam kotak peti , senjata itu berupa pedang dan busur.
:"lalu apa itu ?" ujar sang Raja sambil mendekati Sebuah bundaran besar yang bertuliskan tulisan sepeti kutukan.
:" itu adalah sebuah bundaran kutukan , di dalam bundaran itu terdapat peti naga yang sudah di segel dengan kuat oleh sang Raja " ujar Cermin
__ADS_1
:" oohh...jadi di sini naga itu berada " ucap sang Raja sambil tersenyum jahat.