Perjalanan Yuan

Perjalanan Yuan
Bab 43


__ADS_3

Dan malam pun tiba


:" biarkan saja dia bermalam di sini !" ujar Ziao


:" aku akan minta izin pada sang Raja !"


gadis peri itu tertidur di sofa


:" bagaimana , apa di perbolehkan ?" tanya Ziao


:"Sang Raja akan kesini untuk bertemu langsung dengan Peri ini " jawab Cloe


:" baiklah..."


Lalu sang Raja menghampiri mereka


:"dimana peri itu ?" tanya sang Raja


:" disana kakak " jawab Cloe


dan sang Raja membangunkan sang gadis peri.


:"hey...kau bangunlah !"


gadis itu terbangun dan menguap


:"huaaahhh..."


:"sebaiknya kau tidur di kamar saja , tidak baik untuk seorang gadis tidur diluar begini !" ujar sang Raja


:" dimana kamarnya ?" tanya sang gadis dengan wajah mengantuk


:"pelayan , antarkan dia ke kamarnya !" perintah sang Raja


:" baik Tuan , mari nona !"


:" terima kasih " ucap sang gadis peri pada sang Raja


Sang Raja hanya tersenyum


:" bagaimana kakak bisa mahir bahasa peri ?" tanya Ziao

__ADS_1


:" hah...kamu nanya ? Ilmu ku kan lebih tinggi darimu , jelas saja aku bisa menguasai bahasa peri " ujar sang Raja sambil sedikit meledek Ziao


lalu mereka pergi ke kamar masing masing.


sementara itu di kerajaan lain , yang di pimpin oleh Raja Tery , si penyihir kerajaan sedang sibuk membuatkan ramuan ajaib.


:"pokoknya kali ini aku harus berhasil membuat ramuan yang bisa memusnahkan Yuan , kalau gagal nanti aku bakal di jadikan ayam penyet oleh Tuan Tery " ujar sang penyihir sambil mengaduk aduk ramuan yang siap di hidangkan untuk Yuan.


Namun sayangnya ramuan itu gagal , sang penyihir salah memasukkan salah satu ramuan yang hampir mirip , dan akhirnya terjadi ledakan.


*duarrr*


Sang Raja pun terkejut


:"hah...ada apa malam malam begini ?" Raja Tery murka dan menghampiri si penyihir.


:"ada apa berisik sekali " ujar sang Raja murka


:"ma...maaf tuan , tadi saya salah memasukkan bahan , jadi terjadi ledakan seperti ini , khuk...khuk..." ujar si penyihir dengan wajah yg gosong.


:" lain kali perhatikan bahannya " ujar sang Raja murka


:" iya tuan saya benar benar minta maaf " ucap si penyihir


dan si penyihir tidak berhenti mencoba dan terus mencoba.


Hingga akhirnya


:"hhehehehe...akhirnya Ramuan ku berhasil , hehehehe...." tawa si penyihir karena puas akan ramuan yang di buatnya.


:"sekarang aku hanya tinggal mencampurkannya ke dalam kue kue ini dan seketika Yuan akan mati " ujar sang penyihir dengan senyum jahat.


Sementara itu sang Raja Tery mendapatkan mimpi yang sangat aneh , ia bermimpi bahwa.


ia berada di suatu tempat dan bertemu dengan asap hitam yang berbicara.


:"masuklah ke dalam ruang bawah tanah dan ambillah senjatamu !" Dalam mimpi sang Raja , asap hitam itu terus berbicara dengan kalimat yang berulang ulang.


:"aahh...huh...huh..." Raja Tery terkejut dan terbangun dari mimpinya


:"mimpi apa ini , kenapa aku harus pergi ke ruang bawah tanah ?" ujar sang Raja Heran

__ADS_1


Lalu Raja Tery benar benar pergi ke ruang bawah tanah .


:"tempat ini gelap sekali " ujar sang Raja.


:" kenapa ayah selalu melarangku untuk pergi ke tempat ini ?" ujar sang Raja Heran


:" tapi kali ini ayah sudah tidak ada , jadi aku bebas melakukan apa saja " ujar sang Raja


Di dalam ruangan bawah tanah ia menemukan sebuah cermin besar antik , dan sebuah buku tebal , lalu ia juga menemukan sebuah peti harta karun dan seperti sebuah sumur yang di segel.


:" hah...cermin apa ini ?" ujar sang Raja sambil memegang cermin itu.


:"buku ini sangat tebal , buku apa ini ?" tanya Raja Tery


ternyata buku itu adalah buku ajaib


Terdapat berbagai mantra di buku itu , mulai dari mantra menghidupkan cermin , mantra pemanggil roh jahat , hingga mantra pemanggil naga yang di segel.


sang Raja yang membaca buku itu terkejut.


:" hah...y...yang benar saja , mantra membuka segel naga ?" sang Raja syok


Lalu di cobanya mantra mantra tersebut satu per satu.


Setelah membaca mantra pembamgun cermin , cermin itu langsung terbangun.


:"ada yang bisa saya bantu tuan ?" ucap sang cermin


:" ya...aku butuh bantuanmu , bagaimana caranya menghancurkan kerajaan Yuan !"


:" baiklah , gunakan senjata yang ada di dalam peti itu , itu adalaah senjata legendaris turun temurun dari keluarga Odghess , saya tau anda adalah Tery Odghess , Raja penerus dari Raja Vian Odghess " ujar sang Cermin


:" ya itu ayahku , dan dia sudah tiada , ngomong ngomong siapa yang mematikanmu ?" tanya Raja Tery


:"aku mati seiring dengan matinya sang Raja , namun sekarang keturunannya telah membangkitkanmu kembali , aku siap melayanimu kapan saja tuan " ujar cermin


:" baiklah ..." lalu Raja Tery mengambil senjata di dalam kotak peti , senjata itu berupa pedang dan busur.


:"lalu apa itu ?" ujar sang Raja sambil mendekati Sebuah bundaran besar yang bertuliskan tulisan sepeti kutukan.


:" itu adalah sebuah bundaran kutukan , di dalam bundaran itu terdapat peti naga yang sudah di segel dengan kuat oleh sang Raja " ujar Cermin

__ADS_1


:" oohh...jadi di sini naga itu berada " ucap sang Raja sambil tersenyum jahat.


__ADS_2