
>>SKIP<<
Setelah mengantar Ica dan keluarganya kembali waktu itu, Al melanjutkan aktifitasnya seperti biasa. Al bahkan tidak pulang sama sekali selama 1 tahun lebih.
Selama study S2 Al juga banyak mencari relasi untuk bisnis kedepannya. Al bahkan sudah mulai merancang berbagai program dan software untuk media promosi perusahaannya, ia berniat membuat anak perusahaan yang bergerak di bidang penyedia layanan, solusi dan inovasi teknologi, karena menurutnya masih belum banyak perusahaan perusahaan yang belum sadar akan pentingnya teknologi untuk keamanan data maupun pusat pengelolaan data. Banyak perusahaan yang masih menggunakan cara lama untuk pengelolaan data yang membuat keamanan data cenderung lemah dan mudah untuk diakses siapa saja.
.
6 bulan sebelum Al wisuda S2, Edo sudah menyelesaikan study S1nya, jadi Al menyuruh Edo untuk mulai mendirikan perusahaan yang sudah di rancang jauh jauh hari. Setelah persiapan selama lebih dari 3 bulan perusahaan yang dimaksudpun sudah mulai berjalan, yang di beri nama ALtechno.
Edo juga mengajak Alex bergabung dan menjadi direktur teknologi / CTO dan Alisa sebagai sekretaris CEO, itu sesuai dengan keahlian mereka masing masing.
Banyak perusahaan yang mau bekerja sama dari awal munculnya perusahaan ini, tapi Al menyuruh Edo untuk memberikan informasi kepada media bahwa perusahaan Altechno ini akan membuka peluang kerja sama bisnis setelah peluncuran produk pertama mereka di bulan ke 7, ketika Al sudah di Indonesia.
Informasi yang disampaikan Edo ke banyak media ini lumayan membuat geger, semua orang baru mengetahui kalau Edo bukanlah pimpinan perusahaan, melainkan asistennya, jadi banyak yang bertanya tanya dan menebak siapa pemimpin perusahaan itu.
.
Setelah menjalani study selama 1 tahun 8 bulan, Al akhirnya lulus, keluarganya ia minta untuk datang di acara wisudanya. Setelah wisuda Al dan keluarga menyempatkan berlibur selama 3 hari sebelum akhirnya terbang kembali ke Indonesia.
Sampai di bandara Indonesia Al sudah ditunggu oleh Edo, Alex dan Alisa.
"Sore semuanya" Sapa Edo kepada semua keluarga Al.
"Sore juga nak, udah lama ya nunggunya? Maaf ya tadi ada kendala sebelum berangkat jadi telat 15 menit dari jadwalnya" kata Ibu menjelaskan kenapa terlambat.
"Nggakpapa bu, saya juga belum lama kok nunggunya, ini mau langsung pulang atau mau ke tempat lain dulu bang?" tanya Alisa kepada Al.
"Langsung pulang aja, nanti malam kita pergi makan malam bareng bareng, tolong atur tempat ya do"
"Siap bang, yaudah ayok ke mobil" ajak Edo.
Setelah sampai di rumah, Al langsung ke kamarnya dan membersihkan diri. Setelah mandi ia langsung membuka ponselnya dan mencoba menghubungi Ica melalui video call dan meletakkan ponselnya di meja, lalu ia pergi ke lemari dan mengambil pakaian, ternyata langsung di angkat oleh si penerima.
"Assalamualaikum sayang" Al menyapa sambil sedikit berteriak karena ia sedang memakai celananya, di dekat lemari.
"Waalaikumussalam, sudah nyampai rumah ya?"
"Iya ini baru selesai mandi" Al mengambil ponsel dan mengarahkan kamera ke wajahnya.
"Astaghfirullah, yang kenapa nggak pakai baju siih" Ica menoleh ke arah lain setelah melihat Al masih belum memakai pakaiannya.
"Yaaa namanya juga baru selesai mandi, maaf yaa" kata Al enteng setelah memakai bajunya di depan kamera.
"Eh mukamu kok merah sayang? Sakit kah?" melihat wajah Ica merona membuat Al ingin menggodanya.
"Eng nggak kok, biasa aja gini" sahut Ica gelagapan.
"Iya itu merah mukanya? Apa kamu malu yaa liat aku nggak pakai baju?"
"Ya malu lah, masih pakai nanya lagi"
__ADS_1
"Kan biasanya kak gilang juga sering nggak pakai baju kalau di rumah, kamu biasa aja tuh"
"Kan beda Al, udah lah jangan dibahas lagi"
"Hehe, iya maaf, nanti malem aku jemput ya sayang, makan malem bareng keluargaku, ada Edo, Alex sama Alisa juga kok"
"Emang kamu tau rumah aku?"
"Tau dong, apasih yang aku nggak tau dari kamu"
"Banyak dan nggak boleh tau semuanya"
"Apa coba?"
"Kan udah dibilang nggak boleh tau semuanya, jadi ya nggak boleh"
"Iya udah aku nggak mau tau sekarang, toh nanti kalau udah nikah juga udah tau sendiri"
"Al mesuum"
"Emang aku ngomong apaan kok tiba tiba dibilang mesum"
"Itu tadi kamu bilang akan tau sendiri kalau udah nikah, pasti hal hal seperti itu kan maksudmu?"
"Seperti itu yang bagaimana sayang?"
"Ya itu, itu pokoknya" Ica bingung sendiri.
"Itu apa sayang, maksud aku tadi tuh setelah nikah nanti pasti akan tau sifat sifat kamu yang nggak biasa kamu tunjukin di luar, tau nanti kalau kamu tidur ileran apa nggak. Ehh jangan jangan kamu mikirnya maksud aku tadi iru ke arah hal hal mesum yaa"
"Terus maksud kamu bilang aku mesum apa kalau kamu nggak mikir ke arah sana"
"Aaal udah iiih, aku mau turun dulu, nanti langsung jemput aja, bye, assalamualaikum"
tuut. panggilan dimatikan sepihak.
"Waalaikumussalam" Al senyum senyum sendiri mengingat tingkah konyol Ica.
Malam harinya sehabis sholat Isya', Al dan keluarganya pergi dengan 2 mobil, Al dengan adik adiknya, sedangkan di mobil satunya, Edo dengan kedua orang tua Al. Dijalan mobil mereka berpisah karena Al ingin menjemput Ica terlebih dahulu.
"Kok belok sini bang?" tanya Anggi.
"Jemput kak Ica dulu kak" jawabnya singkat karena fokus di jalan.
Sampai di rumah Ica Al meminta kedua adiknya menunggu di mobil.
"Assalamualaikum om,tante, Kak" sapa Al ketika ia sudah di dalam rumah Ica.
"Duduk dulu Al, mau jemput Ica ya, sebentar mama panggilkan dulu" kata mama Nella.
"Sini duduk dulu, santai aja, paling 15 menit lagi baru turun, maklumin aja kaum hawa" ucap papa Romy.
__ADS_1
"Iya om" Al duduk di sofa berhadapan dengan papa Romy.
"Gimana perusahaan kamu Al?" papa Romy membuka obrolan untuk mengurangi kecanggungan.
"Alhamdulillah nggak ada kendala apa apa selama aku tinggal om"
"Kamu udah tau belum kalau ada perusahaan teknologi baru?" tanya papa Romy.
"Ehhh?" Al sedikit terkejut ternyata masih belum ada yang tau kalau perusahaan itu miliknya.
"Kamu belum tau Al? Kata temen temen bisnis om, perusahaan itu banyak mendapat perhatian dari perusahaan perusahaan besar juga loh" jelasnya sedikit menggebu.
"Anuu om, itu sebenarnya perusahaan saya juga, anak perusahaan AlamGroup di bidang layanan dan inovasi teknologi" Al mengatakan perlahan karena merasa sedikit canggung.
"Haaah" bukan hanya papa Romy dan kak Gilang yang terkejut, 3 orang perempuan berbeda usia yang baru datangpun juga sama sama terkejutnya.
"Hmmm, makanya aku lihat di media itu asistennya Edo, ternyata kamu dibalik semuanya" kata Ica heran, sebab Al tidak menceritakan perihal ini kepadanya.
"Maaf yaa aku belum cerita, karena ingin ngasik kejutan nanti waktu peluncuran produk pertama awalnya, ternyata sudah bikin heboh dulu"
"Udah nggakpapa, mungkin aja Al punya niat lain, makanya belum bilang sama kamu, lagian pasangan itu bukan harus tau semua hal yang dilakukan, tapi harus percaya kalau semua yang dilakukan pasangan kita itu nggak akan menyakiti salah satunya" nasehat mama Nella ketika melihat putrinya merajuk.
"Iya maa" jawab Ica.
"Sudah sana berangkat" kata mama Nella.
"Saya pinjem Ica sebentar ya tante, assalamualaikum"
"Waalaikumussalam" jawab keluarga Ica.
"Maaf ya sayang, aku nggak maksud buat bohong kok, emang niatnya mau buat kejuta ajaa" jelas Al ketika jalan ke arah mobilnya.
"Iyaa nggakpapa sayang, aku juga minta maaf tadi sempet emosi" sesal Ica juga.
Sampai di mobil saat hendak membukakan pintu Ica, jendela belakang terbuka.
"Abang kok lama sih, pasti masih ngajak kak ica pacaran dulu, sedangkan kita disuruh nunggu di mobil sampai jamuran" gerutu Anggi karena la menunggu.
"Maaf kak, tadi masih nunggu kak Ica dandan" jelasnya
"Kok nyalahin aku? Salah kamu laj ngabarin pas udah mau sampai sini. Coba kamu ngabarin waktu mau berangkat aku juga pasti udah siap waktu kamu nyampai sini" Ica tak terima dibilang lama.
"Aduh, iya iya sayang, maaf yaa. Kak dek maafin abang yaa, abang yang salah" Al mengalah karena tau tak mungkin menang berdebat dengan makhluk tuhan berjenis wanita.
.
.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Terimakasih buat yang sudah membaca karya saya, semoga saya bisa memuaskan para readers sekalian dengan karya karya saya kedepannya.
__ADS_1
Jangan lupa juga untuk memberikan dukungan kepada saya, karena dukungan kalian akan sangat sangat membantu dan menambah semangat saya dalam berkarya.
Thankyou All.