Perjuangan Cinta CEO Muda

Perjuangan Cinta CEO Muda
Bab 24


__ADS_3

Hari hari setelah acara perusahaan, semua berjalan lancar, hanya saja nama Al sedang banyak di perbincangkan media, banyak yang mencari cari informasi mengenai kehidupan pribadinya.


Setelah 3 hari, perusahaan juga mulai beroprasi normal, banyak para pemimpin perusahaan yang datang langsung ke perusahaan Al untuk mengajukan kerja sama bisnis, tapi tetap saja sekalipun yang datang para pemimpin perusahaan, Asisten Edo tetap mengatur pertemuan bisnis yang adil bagi semua calon klien bisnis. Tidak ada yang boleh melalui pintu belakang atau cara instan.


Sampai H- 1 minggu acara pernikahan, Al dan Ica sendiri masih sibuk dengan pekerjaannya, saat ini ada lebih dari 30 perusahaan yang menggunakan jasa pelayanan teknologi maupun softwarenya.


Total karyawan yang awalnya hanya 50 orang kini menjadi 300 lebih karyawan.


Al juga ingin merancang sebuah alat yang bisa meringankan pekerjaan di perusahaan, seperti misalnya mesin fingerprint untuk langsung terkoneksi dengan software HRIS.


Kesibukan Al terus berlanjut hingga H-3 pernikahan, perusahaan diliburkan selama 4 hari, sedangkan Al dan Ica akan libur sampai 2 minggu ke depan.


"Do apa semua persiapan sudah selesai?" tanya Al pada Edo


"Untuk persiapan acara sudah bang, tinggal fitting baju pengantin sama menentukan tujuan bulan madu, supaya bisa gua siapin keperluan yang buat disana"


"Ica pengen ke Paris do, siapin aja keperluan buat disana, sama kalau bisa sih cari supir yang lancar komunikasi bahasa inggris atau kalau ada yang bahasa indo sekalian biar nggak ribet"


"Oke bang, ntar coba gua cariin, lu mau libur berapa hari bang, biar gua cancel kegiatan lu"


"2 minggu mungkin, 3 hari persiapan 1 hari acara, 10 hari berangkat ke Prancis"


"Oke, ada lagi yang bisa gua bantu bang?"


"Lu cari tempat untuk mess karyawan yang dari kota X, bulan depan mulai pindahkan kantor pusat AlamGroup ke sini juga, gedung sebelah udah deal kan?"


"Udah bang, tinggal renov dikit sama ngisi barang untuk keperluan perusahaan"


"Yaudah lu urus selama gua libur, kalau mau ajak temen temen yang lain juga boleh, kemarin gua denger dari Ica katanya ada yang cari kerja di Ibu kota, ajak aja asal mampu dianya"


"Iya bang, Caitlyn sama Christin katanya bulan depan pulang ke Indo tapi belum dapet kerjaan, Pras Marcel sama Haris juga katanya lagi cari cari lompatan bang, nggak cocok sama kerjaan sebelumnya"


"Ya lu atur aja do, kalau emang cocok dan mereka mau ya ajak aja"


"Iya bang"


"Gua mau keluar do, lu kalau udah mau pulang tolong matiin komputer sama lampunya ya" Al pamit lalu meninggalkan Edo di ruang kerja pribadinya yang ada di rumahnya.


"Iya bang, ati - ati"


Al pergi menjemput Ica untuk melakukan fitting baju pengantin sekalian menemani Ica ke salon kecantikan, Al juga ingin potong rambut sekalian.


Ting tong ting tong


"Assalamualaikum bi" sapa Al kepada art di rumah Ica yang membukakan pintu.

__ADS_1


"Waalaikumussalam den, mau jemput non Ica ya den, mari masuk"


"Iya bi"


Al masuk dan menunu ruang tengah, disana ada Mama dan kak Siska menemani Giska yang sedang belajar mewarnai.


"Assalamualaikum ma kak" sapa Al.


"Waalaikumussalam Al, sini duduk dulu, Ica katanya sedang siap siap"


"Iya ma" Al lalu duduk di sofa.


"Om nggak ajak Gis jalan - jalan?" tanya giska.


"Om Al lagi sibuk kak, kan 3 hari lagi mau nikah sama tante Ica" jelas kak Siska kepada anaknya.


"Hmmmm, iya sih, tapi nanti habis nikahnya ajak Gis ke mall ya Om" tetap saja yang namanya anak kecil kalau sudah minta sudah untuk menolaknya.


"Nanti siang saja bagaimana ke mallnya? Nanti setelah dari mall kita mampir di rumah anak, kasih temen temen Giska mainan juga" karena kasihan melihat wajah penuh harap calon keponakannya Al akhirnya memutuskan untuk mengajak main Giska siang nanti setelah pergi dengan Ica.


"Yeey, janji tapi ya om" kata Giska sambil menyodorkan kelingking kecilnya.


"Iya janji" Al menautkan jari kelingkingnya dengan Giska.


"Eh, kamu udah dari tadi mas?" Ica yang baru turun sedikit kaget karena melihat Al sudah ada di rumahnya, padahal mereka janjian masih kurang 15 menit lagi


"Sekarang aja, biar selesai sebelum Dzuhur nanti"


"Yaudah ayok, ma kak kami berangkat dulu yaa, giska nanti kalau om pulang mau titip apa? Atau mau beli sendiri nanti waktu di mall?"


"Beli sendiri aja om, kalau titip nggak bisa milih" balas bocah itu.


"Baiklah, Assalamualaikum"


"Waalaikumussalam"


.


Al dan Ica pergi ke butik milik Anggi dan melakukan fitting, setelah itu Al mengantar Ica ke salon kecantikan, sedangkan dirinya mencari tempat potong rambut.


Sampai pukul setengah dua belas mereka baru sampai di rumah Ica.


"Assalamualaikum" ucap Al dan Ica saat masuk ke rumah.


"Waalaikumussalam" jawab mama dan Giska yang sedang duduk di ruang tamu, sepertinya memang Giska sudab menunggu sejak tadi.

__ADS_1


"Ayo berangkat om, Gis udah mandi ini" benar saja, baru sampai niat mau istirahat sejenak malah diajak langsung berangkat.


"Nanti dulu sayang, om sama tantenya baru sampai loh" kata mama Nella memberi pengertian.


"Nanti kesorean kalo berangkatnya lama grandma" jawab bocah itu


"Kita berangkat habis sholat Dzuhur ya, kalau berangkat sekarang nanti sholatnya lupa, terus dosa deh"


"Hmm iya deh, tapi nggak pakai lama ya om" kata Giska.


"Iyaa, nanti habis sholat langsung berangkat"


Dan benar saja habis sholat Giska langsung merengek minta berangkat, padahal mama Nella dan kak Siska sudah menyiapkan makan siang.


"Kami berangkat dulu ma, kak"


"Iya Al hati - hati, titip Giska juga" kata kak Siska.


"Iya, Assalamualaikum" ucap Al, Ica dan Giska bersamaan.


Al mengajak mereka ke mall, untuk berbelanja baju, mainan dan makanan. hampir 2 jam mereka ada di mall, sampai jam 3 sore mereka baru masuk mobil untuk menuju ke masjid terdekat sekalian jalan ke rumah Anak.


"Kita mampir ke masjid dulu yaa, habis itu langsung ke rumah Anak, Giska nggak mau beli apa apa lagi?" tanya Al.


"Emm, gis boleh beli tv besar nggak? kasihan temen temen nggak pernah liat film valey valey kayak Gis"


"Valey valey? Film apa itu?"


"Valey of the lanterns maksudnya Giska mas" jelas Ica.


"Oalaah, jadi Giska mau nonton sama temen temen di sana?"


"Iya om, biar nggak pergi pergi bioskop di mall"


"Yaudah om beliin sekarang, nanti biar langsung dianter ke rumah Anak" Al membeli TV 43 inci sekaligus speakernya melalui Edo, dan menyuruhnya untuk langsung mengantar ke rumah Anak.


Setelah dari masjid Al Ica dan Giska sekarang pergi ke rumah Anak.


Sampai hampir maghrub baru mereka pulang.


.


.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Terimakasih semua yang sudah membaca karya pertama saya, dan juga mohon untuk memberikan kritik dan saran, karena saya merasa perlu banyak belajar agar bisa terus berlanjut berkarya.


Jangan lupa Like dan dukungannya yaa. ❤️❤️


__ADS_2