
Siang hari, Al dan Ica berangkat menuju rumah orang tua Ica.
"Mas mampir di super market dulu yaa, aku mau beli ice cream sama snack buat Giska" kata Ica saat mereka baru keluar dari kawasan rumah orang tua Al.
"Iya sayang, nanti mas juga mau isi saldo E-Tol sekalian"
"Hm mas, lusa waktu kamu bertemu klien aku ikut atau nggak? Kalau nggak ikut aku nggak bawa baju formal besok"
"Ikut dong sayang, kalau klien yang ini itu kenalan mas dari lama, dia juga bawa istri sekaligus skretarisnya"
"Ohh baiklah kalau gitu"
"Sayang kamu mau tinggal sama orang tua tetep atau mau tinggal sendiri?"
"Hmmm kenapa mas?"
"Enggak, cuma nanya aja, soalnya aku udah beli rumah buat kita, tapi kalau kamu lebih nyaman tinggal bareng di rumah papa atau di rumah ayah ya nggakpapa juga, biar pindahnya aku undur dulu"
"Hmm kalau aku sih sebenernya pengen mandiri mas, tapi jangan pindah terus jarang ke tempat Mama sama Ibu, sekurang kurangnya seminggu sekali lah kita dateng disana, kalau bisa ya setiap pulang kerja kita ganti gantian mampir dimana dulu"
"Iya aku juga mikir gitu sayang, kalau kita jarang dateng aku yakin para emak emak rempong itu akan demo di kantor"
"Hehehe, iya mas, Ibu sama Mama sifatnya mirip"
"Iya, Ayah sama Papa juga sama, sama - sama takut Istri"
"Emang kamu enggak mas?"
"Hehehe, kan kamu yang takut aku kalau udah di atas ranjang"
"Hisss pasti kearah sana lagi ini, dasar mesum"
"Asal cuma sama kamu mah sah sah aja sayang"
"Iyaa terserah deh"
Mereka terus mengobrol dan bercanda selama dalam perjalanan, sampai di super market Al dan Ica turun dan jalan bersamaan, Ica berjalan sambil memeluk pinggang Al, sedangkan Al merangkul pundak Ica. Siapapun yang melihatnya pasti akan merasa iri dengan keromantisan mereka.
Dari super market mereka melanjutkan perjalanan selama kurang lebih 30 menit baru sampai di rumah orang tua Ica.
Tingg tong...
"Assalamualaikum"
"Waalaikumussalam, Eh ada non Ica sama den Al"
"Iya bik, gimana kabarnya bik?"
"Alhamdulillah sehat atuh non, mari non masuk, nyonya ada di belakang"
"Iya bik, Oh iya ini buat bibik sama yang lain, tolong di bagi rata yaa, itu oleh oleh dari paris"
__ADS_1
"Ealaah, kenapa repot repot bawain bibik juga sih non, terimakasih ya non, nanti saya bagi bagi sama yang lain"
"Iya bik, Ica sama mas Al mau ke Mama dulu bik"
"Iya non, silahkan"
"Assalamualaikum" Salam Ica dan Al ketika sampai di gazebo taman belakang tempat Mama Nella duduk santai.
"Ehhhh, waalaikumussalam sayang, udah dari tadi kah? Maaf yaa Mama masih belajar merajut, nggak denger kalau kamu sama suami kamu dateng"
"Iyaa nggakpapa ma, yang lain pada kemana ya ma?"
"Papamu ke kantor, ada rapat habis dzuhur tadi berangkat, kakakmu dan istrinya juga lagi ada di kantor"
"Giska mana ma?"
"Di kamar dia, tadi masih tidur siang, kamu besok berangkat dari sini atau dari rumah mertua kamu?"
"Dari rumah Ibu sepertinya mah, lagian besok juga kita ke restonya Ibu dulu sebelum ke bandara, jadi ketemuan disana"
"Ohh, terus kita mau bawa mobil sendiri atau naik taxi aja ya Al?"
"Besok ada yang jemput kok ma, jadi dari rumah Ibu dianter 3 mobil disini 2 mobil"
"Oalaah, terus kita mau tinggal di hotek mana Al?"
"Nggak di hotel mah, Edo kemarin kemarin udah dapet villa di deket pantai, jadi kita nggak perlu nyari hotel lagi"
"Iya mas kok aku nggak di kasih tau sebelumnya" Ica juga bertanya
"Enggak kok ma, sewaktu waktu pasti perlu kok, lagian kalau nggak ada yang pakai ya tinggal di sewakan saja"
"Aku juga baru tau tadi waktu sampai di rumah sayang, Edo baru kasih tau tadi"
"Hmmm, baiklah tapi lain kali kasih tau aku yaa apapun itu, biar aku nggak kager ketika tau dari orang lain" kata Ica
"Iya sayaang, villa di bali itu juga lagi di urus surat suratnya, itu aku pakai nama kamu, dan emang hadiah buat kamu, jadi sewaktu waktu ketika aku harus ke luar negeri dan kamu nggak bisa ikut karena lain hal, kamu bisa liburan disana" kata Al sambil mengecup kening istrinya.
Mama yang melihat interaksi anak dan menantunya merasa bahagia sekaligus bersalah, karena dulu sempat memisahkan mereka yang bahkan tidak pernah lepas ikatan hatinya.
"Ayok masuk dulu, Mama kemarin bikin kue kesukaan kamu sayang, ajak suami kamu masuk juga"
"Iya ma, ayok mas"
Sampai di ruang keluarga Al duduk di sofa dan menyalakan TV.
"Mas aku buatin minum yaa, mau apa?"
"Apa aja deh sayang, kalau ada yang dingin dingin boleh sih"
"Baiklah, sebentar aku buatin minuman kesukaanku kalau lagi di rumah panas panas"
__ADS_1
"Loh mana Ica Al?" Mama yang melihat Uca tidak ada disana jadi bertanya kepada Al.
"Lagi di dapur mah, buat minum"
"Oalaah, iya sudah ini dimakan dulu, ini kue kesukaan Ica, kue bulan"
"Iya mah, Al tau, dulu waktu SMA Ica juga sering kasih ke Al kalau Mama habis dateng dari rumah Oma"
"Ohh, iya, dulu Mama selalu bawain kue ini kalau lagi ngunjungi Ica di rumah Oma"
"Oh iya ada Mama juga, sebentar ya ma Ica lupa cuma bawa gelas 2" Ica datang dengan teko kaca besar berisi es leci susu yang di buatnya
Setelah menaruh teko dan gelas Ica kembali ke dapur untuk mengambil gelas satu lagi.
"Kamu dapet dari mana sirup leci ini sayang? Bukannya udah nggak ada?" Mama tanya
"Ada kok mah, di kulkas Ica yang ada di kamar itu masih sisa 2 botol lagi"
"Oalaah, makanya kenapa bisa nggak ada sirup leci, kan kamu biasanya selalu stok"
"Hehehe, kalau di taruh di kulkas sini bisa habis sama kak Gilang mah, mana nggak pernah bilang lagi kalau dia yang habisin"
"Grandmaaa" saat sedang mengobrol tiba - tiba terdengar teriakan Giska dari lantai 2.
"Grandma kenapa nggak bangunin Gis jam 1 siih" kata Giska bersungut sungut karena grandmanya tidak menepati janji
"Maaf sayang, grandma lupa, emang ada apa sih, kenapa harus bangun jam 1, kan Giska baru tidur setelah sholat" kata Mama Nella heran.
"Gis itu mau liat si unyil grandmaa, temen teme Gis semuanya liat si unyil, Gis aja yang nggak pernah liat"
"Udah nggakpapa Gis, nanti kita nonton sendiri si unyilnya dari episode 1 sampai yang baru tayang tadi"
"Ehh ada Tante Ica sama Om Al, assapamualaikum Tante Om" Giska salim ke mereka berdua.
"Lah dari tadi juga ada disini, kamunya aja yang marah marah mulu sama grandma" kata Mama.
"Sini Gis, om sama tante tadi udah beli ice cream sama snack, ayo kita ambil dulu" ajak Al
"Ayok om, aku mau yang coklat sama vanilla yaa, yang lain nggakpapa deh buat om sama tante"
.
.
.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Terimakasih semua yang sudah membaca karya pertama saya, dan juga mohon untuk memberikan kritik dan saran, karena saya merasa perlu banyak belajar agar bisa terus berlanjut berkarya.
Jangan lupa Like dan dukungannya yaa. ❤️❤️
__ADS_1