Permisi, Cinta!!!

Permisi, Cinta!!!
bangun pagi


__ADS_3

Malam ini hujan turun, bukan meninggalkan genangan dan kenangan. Melainkan kerinduan akan kelembutan novi.


Aku dikagetkan dengan dering handphone ku, rupanya novi menelponku.


"ya, halo nov" aku menjawab telponnya


"ya gil, sedang apa kamu?" tanya nya


"aku sedang merindukanmu nov" jawabku


"baru juga ketemu, masa iya udah kangen lagi?"


"ya gak tau, memang begitu yang kurasakan nov" terangku


"besok kan ketemu lagi. Gil aku istirahat dulu ya" ucapnya


"ya nov, selamat tidur" aku mengucapkan salam untuknya


"see you gil" balasnya


Malam belum juga berlalu, kulihat jam baru menunjukkan pukul 9 malam. Kuseduh kopi untuk menemani malam ini. Kubuka laptopku, kukerjakan tugas - tugas kuliahku.


Lagi - lagi dering handphon mengagetkanku. Tapi kali ini bukan novi.


"ya shel, halo" aku mengangkat telpon dari shela


"halo kak hehe" jawab shela dari teleponnya


"ada apa shel? Malam - malam telpon" aku menanyakan maksudnya, karena tak pernah sebelumnya


"gak ada apa - apa kak, cuman pengen ngobrol aja" jawabnya


"tumben hehe" sahutku


"aku ganggu ya kak?"


"ohh enggak shel, santai" ucapku


"kakak lagi apa?" shela mulai basa - basi


"lagi santai aja shel, sambil ngecek tugas kampus aja"


"kamu sendiri lagi ngapain? Gak biasanya telpon, eeee tiba - tiba telpon. Kangen aku ya? Hahaha" ucapku bercanda


"baru beres ngerjain tugas kak. Yeeeeee kePD an" Ucap shela


"ya udah, lanjut besok lagi ya shel. Ada temenku datang" ucapku


"iya kak, bye...."


"bye.... " ucapku sambil menutup telpon.


Ternyata tanpa kusadari ivan sudah dari tadi datang di kamarku.


"sudah dari tadi van? Datang gak salam" ucapku sembari menyalakan rokok


"kamu yang kupanggil tidak menjawab, keasikan nelpon" ucapnya


"siapa gil? Sepertinya bukan novi" imbuhnya lagi bertanya


"adik tingkat van" jawabku


"yakin adik tingkat, jangan macem - macem" ucapnya mengancam


"serius, aku kenal karena dia junior teman kampusku. Yang dulu pernah kesini" aku menerangkan


"ooo si doni itu? Atau siapa namanya? Aku sedikit lupa" ucapnya

__ADS_1


"iya, dia juniornya doni di mapala" ucapku lagi


"ganti tuh bajumu, basah gitu" imbuhku sambil memberikan baju kaos untuknya.


"celana sekalian dong, basah semua ini" pintanya


"lagian hujan - hujan gak pake payung atau jas hujan. Cari sendiri tuh di lemari" ucapku


Kulewati malam itu dengan doni, rintik hujan mengiringi candaan kami malam itu.


Saat aku membuka mata pagi itu, langsung kuambil handphoneku.


"selamat pagi gil, semangat kuliahnya ya sayang" pesan singkat yang selalu kubaca setiap pagi


"ya sayang, semangat juga kerjanya" aku membalasnya


"gil, sudah bangun kamu?" ucap ibuku


"ya bu" jawabku sambil mengambil gelas hendak minum


"kamu gak malu sama dirimu sendiri dan novi nak?" tanya ibuku


"malu? Maksud ibu?" aku bertanya balik karena bingung dengan pertanyaan ibu


"yaaaa, kamu gak malu dengan novi?" tanya nya lagi


"malu kenapa bu?" tanyaku lagi


"novi itu seumuran dengan kamu. Dia sudah bekerja sejak pagi tadi" ucap ibu, aku masih belum paham maksud ibu


"iya bu, lalu?" aku bertanya karena belum paham


"masa kamu gak malu sama pacarmu gil? Novi sejak pagi sudah bekerja, sedangkan kamu baru bangun jam segini. Lihatlah sudah jam berapa" ucap ibu


"ya kan aku kuliah bu, belum ada tuntutan kerja" jawabku bermalas - malasan


"iya ibu tahu, tapi coba kau rubah pola hidupmu. Tanamkan hidup disiplin dalam dirimu" ucap ibu lagi


"kamu sudah besar, sudah berani pacaran. Dewasalah nak!" ucap ibu sambil meninggalkanku


Aku memikirkan nasihat ibu, aku harus berubah lebih dewasa lagi. Aku harus malu dengan novi. Benar juga apa yang diucapkan ibuku.


Disepanjang jalan aku berangkat kuliahpun masih memikirkan ucapan ibu pagi tadi.


Aku duduk sendiri di kantin kampus, menunggu kedatangan teman - temanku dan jam kelas masuk.


"hai kak" ternyata shela datang menghampiriku


"hei shel. Mana doni?" ucapku


"ada kak tadi di basecamp" jawabnya


"sini duduk shel, aku mau tanya sesuatu" ucapku


"kamu bangun pagi jam berapa?" aku bertanya kepada shela


"emangnya kenapa kak?" shela bertanya agak bingung padaku


"gak ada apa - apa, aku hanya bertanya. Jam berapa?" tanyaku lagi


"ya normal kak, jam 5 atau jam 6 gitu" jawabnya


"pagi banget, emang kamu ngapain aja?" tanyaku lagi yang masih penasaran


"ya normal kak, subuhan dan bantu ibuku menyiapkan segalanya. Ya tugas cewek lah" jawabnya


"ohhh gitu" ucapku

__ADS_1


"emang kenapa kak? Kakak bangun jam berapa emangnya?" dia bertanya padaku


"ya gak papa shel, aku kadang bangun jam 9 hehehe" jawabku malu


"ihhh pemalas banget sih, mulai besok kubangunin lewat telpon ya?" ucapnya bersemangat


"gak usah shel, nanti ngerepotin" aku menolak tawaran shela


"gak papa kak, beneran deh" pintanya lagi


"terserah deh" ucapku, dan shela tersenyum


"tuh kak doni" ucap shela lagi sambil menunjuk doni yang berjalan ke arah kami


"ganggu gak nih?" ucap doni sambil melempar senyum


"ganggu? Ganggu apaan?" ucapku bingung


"gak ada yang di ganggu juga kali kak" ucap shela


"yakali ganggu kalian yang sedang berduaan. Hahaha" ucap doni sambil tertawa


"bangsat hahaha" ucapku sambil tertawa


"ada - ada saja kak doni ini" sambung shela


"eh don, kamu bangun pagi jam berapa?" aku langsung menanyakannya pada doni. Aku mensurvei teman - temanku, apakah ada yang seperti aku.


"bangun pagi ya pagi lah" jawab doni


"emang ada apa sih kak setiap orang ditanyai gitu?" shela bertanya padaku


"ya gak ada apa - apa, aku hanya ingin tahu. Apakah ada yang seperti aku?" jawabku


"pagi ya pagi, kalo siang namanya bangun siang" jawab doni lagi


"ya jam berapa bangsat?!?!" ucapku


"ya mungkin jam 6 an lah" ucap doni


"kenapa" tambahnya lagi


"ohhh jam 6an ya? Gak papa cuman pengen tau" ucapku


"dasar aneh" ucap doni


"ke kelas aja yuk, lama - lama bisa sensus kamu di sini" ajak doni


"ayok" sahutku


"kutinggal ke kelas dulu ya shel" ucapku pada shela


"ya kak, aku juga mau ke kelas" balas shela


Selesai kelas kuliah, doni mengajakku ke basecamp mapala.


"ke basecamp aja gil, pulang sore kan?" ajaknya


"ke taman aja yok, udah lama kita gak nongkrong di sana" ajakku


"boleh, tapi aku ke basecamp dulu. Ada rapat buat acara besok" ucap doni


"lama gak?" tanyaku


"nanti biar kuatur, ayok ikut dulu. Ohhh ya, si shela juga pengen nongkrong bareng di sana" terang doni


"ya udah ayok, tapi jangan lama ya" tanyaku lagi meyakinkannya

__ADS_1


"ayok" jawab doni singkat


aku dan doni langsung menuju basecamp mapala kampus


__ADS_2