Permisi, Cinta!!!

Permisi, Cinta!!!
menonton


__ADS_3

"aku pulang dulu ya nov?" ucapku kepada novi


"hmmm ya gil, besok minggu jalan ya?" ajak novi


"siap" pungkasku sambil memberi hormat kepada novi dan tertawa


"nek, agil mau pulang" novi memanggil neneknya


"sudah mau pulang nak agil?" ucap nenek menghampiri kami


"iya nek" jawabku tersenyum


"hati - hati ya" jawab nenek lagi


Keesokan paginya aku bangun pagi sebelum matahari bersinar. Sedikit perubahan aku bangun lebih awal dari sebelumnya.


"selamat hari minggu tuan putri" aku mengirimkan pesan kepada novi


Tidak langsung ada balasan dari novi. "ahhh mungkin novi masih tidur" fikirku.


"tumben sekarang bangunnya lebih awal gil?" ucap ibuku yang sedang sibuk di dapur


"ya dong bu" jawabku tersenyum sambil mengambil gelas untuk minum dan menyeduh kopi pagi.


"nanti mau mingguan sama novi bu" ucapku lagi


"kemana?" tanya ibuku "sekarang sudah lain yang sedang jatuh cinta. Setiap hari hanya novi yang ada difikirannya" imbuh ibuku lagi


"hehehe, paling cuman nonton bu" jawabku malu


"yang penting hati - hati, jangan bikin ulah yang tidak - tidak ya gil" pesan ibuku


"baik buuuuu" jawabku sembari mencium pipi ibuku


Kuambil handphone ku, ternyata ada balasan pesan dari novi.


"maaf gil aku baru pegang handphone, aku baru selesai beres - beres rumah" balasnya


Ternyata pemikiranku salah, kukira novi belum bangun. Ternyata dia lebih awal dariku.


"hmmm ya nov, rajin sekali calon ibu dari anak - anakku" aku menggombal


"mulai deh :*" balasnya


"ya sudah nov, aku mandi dulu mau siap - siap" balasku lagi


"loh, siap - siap kemana gil? Kamu mau pergi kemana?" balasnya


"loh, kamu lupa apa gimana nov? Kan kita mau pergi jalan" aku sedikit kaget novi melupakan janjinya


"iya - iya gil, aku ingat. Dibecandain gitu aja marah. Ya sudah aku juga mau siap - siap" pungkasnya sambil cekikikan


Kujemput novi ke rumahnya.


Tok... Tok...

__ADS_1


"Assalamualaikum" aku mengetuk pintu rumahnya


"walaikumsalam, eh gil. Mau kemana?" tanya om pras sambil membukakan pintu rumahnya


"masuk dulu" imbuhnya lagi


"iya om makasih, mau ngajak novi nonton om" jawabku


"oalaaahhhh mau mingguan. Nov, ada agil nih!" om pras memanggil novi yang sepertinya masih siap - siap di dalam kamarnya


"ya om sebentar" teriak novi dari dalam kamarnya


"mas agil, aku punya mobil - mobilan baru, main yuk" ucap rey yang datang dari dalam memamerkan mainan barunya.


"wihhh bagus mobilnya, beli dimana rey?" aku menanyakan mainan barunya rey


"kemaren sama ayah sama ibuk sama mbak novi" jawabnya lucu layaknya anak kecil


"ehhh sini nak, mas agil mau pergi sama mbak novi. Besok lagi ya main sama mas agilnya" ucap om pras


"mau main kemana mas? Aku ikut boleh gak?" tanya rey


"besok rey main sama ayah sama ibuk ya, sekarang mas agil biar duluan sama mbak novi" ucap om pras


"beli mobilan lagi yah?" tanya rey. Anak ini memang masih lucu - lucunya


"iya, besok kita beli mobilan lagi ya nak. Sekarang main dulu di rumah sama ayah. Masuk sana sama nenek" ucap om pras lagi ya berkomunikasi dekat dengan anaknya


"ayo gil, aku sudah siap" ucap novi yang muncul dari kamarnya


"om novi main dulu ya" pamit novi kepada om pras


"yaaa, kalian hati - hati ya" ucap om pras


"Assalamualaikum, berangkat dulu om" ucapku lagi berpamitan


"walaikumsalam" jawab om pras


Aku memacu motorku dengan santai.


"nonton yuk nov?" ajakku kepada novi


"boleh, mau nonton apa gil?" tanya novi kepadaku


"ya lihat aja nanti ada film apa yang sedang tayang, aku gak update tentang film hehehe" ucapku, karena aku memang tidak begitu update tentang film. Aku mengajaknya nonton juga karema tidak tahu mau kemana, kupilih menonton hanya alasan saja. Yang penting adalah momen bersama dengan novi.


Sesampai di lokasi, aku bingung dengan jadwal pemutaran film. Genre yang pas dengan jam waktu itu hanya horor dan film action luar negeri. Genre kesukaanku komedi. Ada, namun saat itu jadwalnya sudah terlalu sore dan malam. Kuputuskan saja untuk menonton horor ketimbang action mancanegara.


"nonton horor aja gimana nov?" aku menanyakan kepada novi


"boleh deh, kamu gak suka action?" tanya novi


"suka, tapi untuk mancanegara aku kurang begitu menyukai." jawabku


"ya sudah horor aja gak papa deh" ucap novi

__ADS_1


"tunggu sini sebentar, biar aku beli tiketnya dulu" ucapku


Aku pun mengantri untuk membeli tiket dan cemilan.


"bagaimana filmnya nov?" aku menanyakan kepada novi tentang film yang baru saja kami tonton


"biasa saja, layaknya film - film pada umumnya gil" jawabnya yang sepertinya novi kurang puas dengan tayangan film tersebut


"gak memacu adrenalin ya?" tanyaku. Perlu diketahui sebenarnya aku penakut untuk menonton film horor. Tapi karena menonton dengan novi kuberanikan diri, malu dong kalo takut.


"lumayan, tapi memang aku kurang begitu suka saja" jawabnya lagi.


"ya sudah, sekarang kita mau kemana?" aku menawarkan kepada novi


"kemana aja boleh gil, yang penting dengan kamu" jawabnya menggombal


"ke KUA yok? Hahaha" ajakku bercanda


"boleh, tapi ini minggu gil. KUA nya tutup hahaha" balasnya bercanda


"ya sudah, ke taman yok" ajakku


"berangkaaaaaat bang" ucapnya mengiyakan ajakanku


Akupun menuju taman, tempat biasa kami nongkrong.


"bang, es kelapa muda dua" aku memesan minuman setelah sampai di taman


"nov, makasih ya" ucapku kepada novi sambil memegang tangannya


"untuk apa gil?" jawabnya yang sedikit bingung


"untuk segalanya, kamu sudah mewarnai hariku" ucapku, semenjak adanya novi hariku berubah menjadi lebih menyenangkan dan bersemangat


"halahhhh bisa aja kamu" ucapnya sambil mencunit hidungku


"beneran nov, adanya kamu hariku makin berubah lebih menyenangkan. Aku ingin kamu selalu di sampingku" ucapku yang menurutku itu sangat romantis. Maklum, belum pernah pacaran.


"gak bisa gil" ucapnya


"kenapa nov? Kamu sudah tidak sayang denganku?" tanyaku kaget


"gak gitu gil, kalo aku selalu di sampingmu, takut ganggu kamu kuliah. Masa iya kamu kuliah aku ikut masuk kelas, aku juga harus kerja gil hahaha" jawabnya bercanda


"ihhh kamu ini, bikin gemes" ucapku mencubit pipinya


"serius gil, makasih juga kamu sudah selalu ada buat aku. Maaf sudah merepotkan, kamu jadi sering nunggu aku pulang kerja, banyak menyita waktumu" ucap novi sambil menatap mataku tajam


"mungkin itu kah yang dinamakan cinta nov? Perlu pengorbanan dan perjuangkan, mengenyampingkan ego dan mengorbankan waktu" balasku menatapnya


"may be, semoga kita selalu dikuatkan" ucapnya sambil menggenggam tanganku


"ini minumnya mas, es kelapa muda dua ya?" ucap penjual es


"iya bang" balasku

__ADS_1


__ADS_2