
Putri duduk diatas tempat tidur dengan perasaan yang gelisah,'' Kok aku jadi deg-degan kayak gini ya? aku juga merasa takut, aneh banget deh.'' gumamnya
Tak lama terdengar suara pintu terbuka, dan tak lama keluarlah Rangga dengan hanya mengenakan handuk berwarna putih yang menutupi bagian pribadinya saja. Pemuda itu melangkah menuju tas ransel miliknya dan mengambil pakaian yang ada didalamnya, sedangkan Putri terus mengamati setiap gerak-gerik suaminya itu.
'' Putri kamu gk mandi?'' tanya Rangga yang melihat Putri hanya diam ditempat tidur
'' M-mandi kok, ini aja aku mau mandi.'' jawabnya gugup, lalu gadis itu pun langsung masuk kedalam kamar mandi tanpa membawa baju ganti, Rangga terkekeh pelan saat melihat tingkah lucu istrinya tersebut
Setelah selesai memakai pakaian, Rangga naik keatas tempat tidur, rasanya saat ini ia sangat lelah, Rangga menyandarkan tubuhnya disandaran tempat tidur, sambil memainkan ponsel miliknya, sudah hampir setengah jam Putri mandi, namun sampai sekarang gadis itu masih belum keluar. Rangga melirik kearah kamar mandi. merasa sedikit khawatir karna istrinya sampai sekarang masih belum keluar juga, karna merasa penasaran Rangga pun bangkit dan melangkah menuju kamar mandi untuk memeriksa keadaan Putri
Tok-tok-tok
'' Put! Putri! kamu sedang apa? kenapa lama sekali?'' panggil Rangga dari luar, sementara dari dalam kamar mandi, terlihat gadis itu sedang mondar-mandir didepan pintu kamar mandi, sebenarnya Putri sudah selesai sejak lima belas menit yang lalu, hanya tiba-tiba ia teringat jika dirinya belum mengambil pakaiannya dalam lemari, Putri tadi hanya membawa handuk saja itupun sangat pendek, dan tidak bisa menutupi seluruh area pribadinya, dan Putri malu jika keluar dengan keadaan seperti itu, padahal sebelum menikah kemarin gadis itu sama sekali tidak ada malu-malunya, bahkan dengan keadaan polos didepan Rangga kemarin, ia tak masalah, lalu kenapa sekarang setelah menikah dirinya merasa malu? dasar Putri yang aneh
'' Putri! sayang, kamu masih didalam kan?'' panggil Rangga lagi karna tak mendapat jawaban sejak tadi
'' Iya Ga, sebentar.'' jawab Putri, dan mau tak mau akhirnya gadis itu pun keluar dari kamar mandi, dalam keadaan handuk pendek yang melilit ditubuhnya.
Ceklek
Terdengar suara pintu dibuka, setelahnya keluarlah Putri dengan pandangan wajah yang menunduk.'' Kamu kenapa? sakit?'' tanya Rangga saat melihat wajah gadis itu sedikit memerah, Putri mengangkat wajah, membuat pandangannya dan Rangga bertemu.
'' Gk kok, aku gk apa-apa,'' jawabnya, Rangga memperhatikan penampilan Putri dari atas sampai bawah, membuat pemuda itu seketika menelan ludahnya kasar
__ADS_1
Rangga berdehem untuk menghilangkan rasa grogi.'' Cepat pakai bajumu, nanti bisa masuk angin kalau terus memakai handuk yang pendek seperti itu.'' ucapnya, sambil melangkah menuju tempat tidur
'' I-iya.'' jawab Putri yang langsung melangkah menuju lemari, dan langsung mengambil pakaian untuk dipakainya, Putri mengambil satu set pakaian tidur, lalu segera kembali kekamar mandi untuk memakainya, biasanya gadis itu akan langsung memakai dikamarnya, tapi entah kenapa ia merasa sedikit canggung karena ada Rangga disana, dan akhirnya ia lebih memilih memakainya dikamar mandi.
Tak lama terlihat Putri yang baru keluar dari kamar mandi dengan pakaian yang sudah lengkap
Duuh kok jadi gue ya, yang merasa canggung? padahal kan ini kamar gue?
Batin Putri, gadis itu masih berdiri dipintu kamar mandi. Rangga yang berada ditempat tidur menoleh kearah istrinya, yang masih berdiri didepan pintu kamar mandi
'' Putri, kenapa kamu masih berdiri disana? apa mau aku gendong dulu hem?'' goda Rangga, sambil menatap wajah istrinya, pemuda itu tersenyum mengoda, sepertinya kali ini pemuda itu akan bersikap lebih agresif dari istrinya.
'' Aku bisa jalan sendiri.'' ucap Putri cepat, gadis itu pun langsung melangkah dengan cepat menuju tempat tidur
'' Apa sih Ga? kamu kok senyum terus?'' tanya Putri terlihat salah tingkah
'' Memangnya salah ya? senyum sama istri sendiri?'' ucapnya dengan senyum yang masih menghiasi wajah tampannya. Putri tak menjawab, namun ia hanya memalingkan wajah untuk menghilangkan rasa malunya, namun pemuda itu dengan cepat menyentuh wajah gadis itu agar mau menatap kearahnya.
'' Putri gimana kalau kita mulai sekarang?'' sambung Rangga, Putri menelan ludahnya saat mendengar pertanyaan Rangga
Maksudnya apa? apa Rangga mau minta hak nya sekarang?
Batin Putri gugup
__ADS_1
'' Putri? bukan kah saat-saat yang seperti ini yang selalu kamu tunggu? aku juga sudah lama menahan nya, dan ini sungguh sangat menyiksa.'' jelasnya
'' Rangga, aku--,mmmmfffffttt'' belum sempat Putri menyelesai kan kalimatnya, Rangga sudah lebih dulu membungkam mulut gadis itu. Rangga menahan pinggang dan kepala Putri untuk memperdalam ciu*man keduanya
Tangan Rangga pun mulai tak bisa diam, dengan ciu*man yang masih menempel, tangan pemuda itu mulai menyusuri lekuk tubuh sang istri.
( haduh Rangga santai aja, jangan tergesa-gesa,waktu masih panjang kok😁)
'' Mmm,, Putri bergumam dalam ciu*man nya, saat merasakan tangan suaminya itu mulai menelusup masuk kedalam area sensitifnya.
Rangga menghentikan kegiatan nya sebentar, lalu membuka baju atasannya, setelahnya ia kembali menyerang bibir sang istri. Pemuda itu merebahkan tubuh Putri, lalu mengukungnya.'' Aku sudah sangat lama menantikan saat ini, dan malam ini aku tidak akan melepaskanmu.'' ucap Rangga yang kembali menyerang wajah Putri dengan ciu*mannya, kali ini ciu*man yang sangat lembut dan penuh perasaan. sedangkan Putri yang sudah terbawa suasana langsung membalas ciu*man suaminya tersebut. Suara cecapan dari bibir keduanya terus menggema didalam kamar tersebut, bagai alunan melodi yang indah, menambah gai*rah tersendiri bagi keduanya, kini tubuh Putri sudah polos tanpa sehelai benang pun, membuat mata Rangga berbinar melihatnya, dengan rasa tak sabar ia pun langsung menc*iumi tubuh sang istri, mengecupi tubuh Putri tanpa ada yang terlewat kan seinci pun.
'' Ooh, Rangga...,,ucap lirih Putri, saat dua buah gunung miliknya terus dipermainkan oleh Rangga. pemuda itu terus memainkan choco chips kemerahan milik sang istri dengan li*dahnya, sesekali pria itu juga menye*dotnya dalam, membuat Putri mende*sah nikmat, tak sampai disitu, ciu*man nya kini mulai turun kebawah, daerah pusar dan perut mulus kekasih hatinya itu, hingga kini wajahnya berada dipusat inti tubuh Putri.
Rangga melebarkan kedua kaki Putri, hingga terlihat dengan jelas daging tem*bem kemerahan milik putri, yang putih bersih dibagian atasnya. Pemuda itu menundukan wajahnya tepat didepan gundukan daging tersebut, lalu menghirup dalam aroma inti milik istrinya tersebut.'' Wangi banget punya kamu sayang, kamu merawatnya dengan sangat baik.'' ucap Rangga yang sebentar lagi akan memulai aksinya
''Akkhh,'' Putri sedikit terkejut, saat merasakan sapuan hangat dibawah sana, gadis itu mengangkat tubuhnya untuk melihat apa yang dilakukan oleh suaminya itu dibawah sana. Putri memperhatikan wajah Rangga yang terlihat sangat menikmati kegiatannya. Putri kembali membaringkan tubuhnya untuk menikmati apa yang dilakukan Rangga pada inti miliknya itu.
Oh ini sangat nikmat,
Batinnya
Next
__ADS_1