Pernikahan Remaja Labil

Pernikahan Remaja Labil
Chapter8


__ADS_3

Didalam cafe, sudah terlihat Wulan dan juga Ayumi disana, sudah hampir satu jam mereka dicafe tersebut, namun tak terlihat tanda-tanda Rangga akan datang kemeja mereka.


'' Yumi coba kamu telpon Rangga kok lama banget dia datangnya?'' tanya Wulan yang merasa tak sabar ingin bertemu dengan calon menantunya itu.


'' Udah mah tapi ponselnya gk aktif.'' jawabnya


'' Mama tunggu sebentar ya, aku mau tanya dulu sama Niko.'' ucapnya yang langsung bangkit dari duduknya. Sedangkan diparkiran, terlihat Rangga dan Putri baru saja sampai.


'' Ingat ya nanti kamu langsung masuk keruangan ku, terus ambil lagging didalam lemari itu dan pakai! aku gk mau paha mu itu sampai di lihat orang lain.'' ucap Rangga tegas.


'' Ck, kenapa sih harus pakai itu? kamu kan tau kalau aku gk suka pakai celana berlapis-lapis seperti itu, lagian itu legging punya siapa sih? kok kamu bisa memilikinya? jangan bilang kalau itu punya kekasih gelap kamu ya?'' selidiknya


'' Jangan mikir sembarangan, itu memang untukmu, sengaja aku beli buat jaga-jaga.'' jelas Rangga


' Duuh calon suami aku ini perhatian banget sih, jadi makin sayang deh.'' ucapnya yang kembali menempel ditubuh kekasihnya itu, membuat Rangga seketika harus menahan nafas karna kelakukan kekasihnya tersebut


Kalau begini terus aku benar-benar bisa khilaf


Batin Rangga


'' Sudah ayo masuk! atau kamu mau aku makan kamu disini?'' ancam Rangga, namun bukannya takut, gadis itu malah menantang kekasihnya itu sambil membusungkan dada nya.


'' Aku siap kalau kamu mau makan aku sekarang.'' ucapnya, membuat Rangga langsung bergegas membuka pintu mobil nya meningalkan Putri yang masih berada didalam mobil, namun gadis itu bukannya marah, justru ia malah tertawa melihat tingkah kekasihnya itu,


'' Aku benar-benar kagum sama kamu Rangga, meskipun berulang kali aku memancing nafsumu, namun kamu tak pernah mau untuk menyentuh ku, kamu sangat menjaga kehormatan ku, dan semua itu membuatku semangkin mencintaimu.'' gumam Putri sambil tersenyum tipis.


Putri turun dari dalam mobil, kemudian langsung berjalan menuju pintu cafe, karna malam ini malam minggu, jadinya terlihat banyak muda-mudi yang datang, ada yang datang dengan berpasangan, bahkan terlihat juga ada yang datang hanya untuk nongkrong bersama teman-teman, untuk menghabiskan malam minggu tanpa pasangan alis jomblo. Sepanjang pintu masuk, banyak mata yang melirik kearah Putri, malam ini gadis itu menjadi pusat perhatian disana, karna kebanyakan yang datang adalah remaja pria.


Didalam cafe, terlihat Rangga sudah duduk didekat meja pantry bersama Niko.'' Baru datang loe Ga? sejak tadi loe ditanyain terus tuh sama Ayumi.'' ucap Niko sambil memberikan ice drink pada sahabatnya itu.


Rangga langsung mengambil dan meneguknya


Glek-glek-glek


'' Haus banget loe? habis ngapain emang?'' tanya Niko heran melihat cara minum sepupunya tersebut.


'' Iya, pakai banget.'' jawab Rangga tanpaningin menjawab pertanyaan Niko

__ADS_1


'' Emangnya habis ngapain loe? Oya ngomong-ngomong mana Putri? bukannya loe bilang tadi sama dia?'' tanya Niko lagi yang membuat Rangga langsung tersentak


Iyaya, kemana dia? kenapa masih belum masuk kedalam cafe? apa dia masih dimobil? atau jangan-jangan dia ngambek karna aku tinggal masuk dan langsung pulang lagi


Batin Rangga


'' Sebentar ya Ko, saya keluar dulu.'' ucap ya yang langsung bangkit dan melangkah menuju pintu masuk kafe.


'' Loh Ga gimana itu sama Ayumi??'' ucap Niko sedikit berteriak karna Rangga sudah jauh dari pandangannya.


'' Gimana sih tuh anak.'' gerutu Niko


Sementara diluar cafe, Putri baru saja mematikan ponselnya, saat hendak masuk tadi tiba-tiba ia mendapat telpon dari Windy sahabatnya yang kini sudah menjadi kakak iparnya. Saat berbalik ia terkejut saat melihat tiba-tiba Rangga sudah berada dibelakangnya.


'' Rangga iih, bikin aku jantungan aja.'' gerutunya sambil menyimpan ponsel didalam tas selempang miliknya. Rangga melirik ponsel tersebut, lalu menatap kekasihnya.


'' Habis telponan dengan siapa kamu?


'' Maksudnya?


Rangga kenapa sih? marah tanpa sebab, aneh, atau jangan -jangan ia mengira aku baru saja telponan dengan cowok kali ya? gimana kalau aku kerjain saja dia


Batin Putri tersenyum licik


'' Kenapa kamu senyum-senyum begitu? ada yang lucu?


'' Iya, tadi temanku nelpon, katanya dia mau ngajakin ketemuan, terus kusuruh saja datang kesini.'' ucapnya


'' Apa? siapa cowok itu hah? kamu ini benar-benar ya Put?'' Rangga menggeram tertahan saat melihat tingkah kekasihnya itu, sedangkan Putri sendiri cekikikan dalam hati sepertinya dia berhasil membuat kekasihnya itu terbakar api cemburu.


'' Sayang kamu kenapa mukanya ditekuk kayak gitu sih?


'' Lalu aku harus bagai mana? senyum gitu? sementara calon istriku sedang janjian sama cowok lain?'' ucap nya sambil melirik sinis pada Putri


'' Ya ampun Rangga segitunya liatin aku, lagian yang janjian sama cowok lain itu siapa coba?


' Ya kamu barusan kan janjian sama cowok kan?

__ADS_1


'' Emangnya aku bilangnya gitu ya? aku kan. bilangnya ada teman yang mu ngajak ketemuan, tapi aku juga gk bilang kalau itu cowok kan?'' ralat gadis tersebut


'' Maksud kamu dia cewek?'' tanya Rangga memastikan


'' Iya dan dia sahabatku Windy.'' jawab Putri sambil tersenyum.


'' Hah? Windy? kan dia diluar negri, bagai bis--,'' Rangga tak meneruskan ucapan nya, ia baru sadar jika sejak tadi dirinya sudah dikerjain oleh kekasihnya itu.


'' Kamu ngerjain aku ya?


'' Mana ada, aku ngerjain kamu, kamu nya ada yang punya pikiran negatif sama aku.'' ucap Putri berdalih, saat keduanya asik berdebat tiba-tiba terdengar suara seseorang yang memanggil nama Rangga, membuat keduanya langsung menoleh keasal sumber suara.


'' Ayumi.'' gumam Rangga


'' Rangga sejak tadi aku cariin kamu loh, tenyata kamu disini,' ucapnya sambil melangkah mendekati keduanya.


'' Ada apa emangnya?'' tanya Rangga, sedangkan Putri hanya memperhatikan interaksi keduanya


'' Loh bukannya aku sudah bilang sama kamu,kalau mama aku mu ketemu kamu dan kami sudah nunggu sejak tadi loh Ga.'' ucap Ayumi


'' Oh iya aku lupa, yasudah yuk masuk! Putri ayo.'' ajak Rangga sambil mengulurkan tangan nya kearah Putri sedangkan Ayumi hanya memperhatikan saja. Putri mengangguk dan langsung menyambut uluran tangan kekasihnya itu.


Dari kejauhan Wulan memperhatikan Rangga dan dua orang gadis cantik yang berada dikiri dan kanannya, yang satu tentu adalah putrinya Ayumi dan yang satu lagi, ia yakin jika itu adalah Putri kekasihnya Rangga


Apa itu yang namanya Putri? tenyata cantik juga, sepertinya aku harus mendekati anak itu.


Batin Wulan


' Tante,'' sapa Rangga sambil Salim pada wanita paruh baya tersebut.


'' Hai Rangga.'' sapa balik Wulan sambil tersenyum


'' Yang cantik ini siapa Ga?'' tanya Wulan sambil menunjuk kearah Putri


'' Ini Putri Tan, tunangan ku.'' jawab Rangga, Wulan yang mendengar Rangga menyebut kata tunangan hanya bisa tersenyum miris, ia melirik kearah putrinya Ayumi, yang terlihat sedikit murung, dan itu hanya disadari oleh Wulan.


Next

__ADS_1


__ADS_2