
Saat ini Putri dan Rangga sedang dalam perjalanan pulang, sebelum pulang mereka sempat mampir diapotek untuk membeli salep anti nyeri, untuk kaki Putri.
'' Kamu tunggu sebentar ya? aku mau beli salepnya dulu.'' ucap Rangga yang langsung keluar dari mobil tersebut. beberapa menit kemudian terlihat Rangga keluar dari apotek sambil membawa sebuah keresek ditangannya.
Saat masuk kedalam mobil, Rangka melihat Putri tertidur, mungkin karna efek obat pereda rasa nyeri yang sempat ia minum tadi saat diruang UKS
'' Maafkan aku karna tidak bisa menjagamu dengan baik sayang.'' gumamnya pelan lalu mengecup kening istrinya tersebut, setelahnya ia pun kembali menyalakan mesin mobilnya.
20 menit kemudian, mobil mereka sudah berada didepan rumah, setelah mematikan mesin mobil, Rangga langsung turun dan mengitari mobil tersebut menuju pintu yang satunya, dimana saat ini istrinya itu berada, setelah membuka pintu mobil, Rangga langsung mengangkat tubuh Putri dan membawanya menuju rumah, setelah sampai didalam kamar, perlahan Rangga meletakan tubuh Putri diatas tempat tidur dan langsung menyelimuti nya.
Setelah berganti pakaian, Rangga langsung turun kelantai satu, untuk mengisi perutnya yang sejak tadi belum diisi sama sekali, bahkan saat disekolah ia hanya memesan es teh.
'' Den Rangga mau makan den?'' tanya Bik Asih yang saat itu berada didapur
'' Iya bik.'' jawab Rangga sambil menarik kursi yang ada di meja makan
'' Sebentar ya den, bibik panaskan dulu lauknya.'' sambung buk Asih yang hanya dijawab dengan anggukan kepala.
Sambil menunggu menu dipanaskan oleh bik Asih, Rangga memilih untuk membuka ponsel miliknya, lalu membuka aplikasi pesan berwarna hijau, baru saja ia mengaktifkan data seluler, sudah banyak pesan yang diterimanya, salah satunya dari Ayumi, gadis itu mengirimi pesan pada Rangga, agar pemuda itu mengirim alamat tempat tinggal Putri padanya, karna gadis itu bermaksud ingin mengunjungi teman barunya tersebut, tanpa pikir panjang Rangga pun mengirim alamat tempat tinggal mereka pada Ayumi.
'' Den ini makannya sudah bibik panaskan.'' ucap bik Asih
__ADS_1
'' Iya bik terimakasih.'' jawab Rangga sambil memulai menyuap makanny yang sudah disediakan oleh bik Asih
'' Oya bik, bang Regan sama Windy keman ya? kok gk kelihatan sejak tadi?'' tanya Rangga disela makannya
'' Oh, mereka pergi, dan katanya nanti malam baru kembali.'' jawab bik Asih,
'' Kalau gitu bibik kedepan dulu ya den, karn masih ada kerjaan.'' sambungnya lagi
'' Iya bik, silahkan jawab Rangga
Setelah selesai makan, Rangka kembali kekamarnya dan Putri untuk beristirahat.
Kreek
'' Aku tadi dari bawah, gimana kaki kamu? sudah lebih baik?'' tanya Rangga sambil melangkah mendekati Putri
'' Masih sedikit sakit, tapi sudah sedikit lebih mendingan kok dari pada tadi.'' jawabnya
'' Oya kamu gk kecafe?'' tanya Putri sambil mengambil pakaian dalam lemari untuk ia gunakan.
'' Mana mungkin aku ninggalin kamu dalam keadan seperti ini kamu pikir aku suami yang tak bertanggung jawab ya?'' ucap Rangga.
__ADS_1
Putri tersenyum mendengar ucapan Rangga, ternyata suaminya itu sangat perhatian padanya.
Didepan Rangga, Putri sengaja membuka jubah mandinya, hingga tubuhnya yang polos benar-benar terlihat oleh Rangga.
'' Apa kamu sengaja menggodaku sayang?'' ucap Rangga dengan pandangan liar, pemuda itu terus memindai tubuh istrinya itu.
'' Buat apa? lagi pula kan aku mu pakai baju, makanya aku lepas jubah mandinya.'' ucap Putri sambil tersenyum.
'' Oo,, begitu ya? baiklah kalau gitu biar aku yang bantu kamu pakai baju.'' ucap Rangga yang langsung mengambil baju dari tangan Putri, lebih tepatnya tank top tanpa kaca mata jumbo, dan bawahan hotpants yang memang setiap harinya ia selalu menggunakan pakaian seperti itu jika dirumah.
'' Kamu yakin mau bantu aku?''
'' Kenapa gk? lagi pula aku bisa kok menahan nya.'' ucap Rangga yakin
'' Bagus lah, kalau gitu biar aku pakai sendiri bajunya, kan yang sakit kaki bukan tangan, jadi aku bisa memakainya.'' jelas nya
Namun saat Putri hendak memakainya dengan cepat Rangga langsung merebutnya, lalu melemparnya kesembarang arah
'' Rangga kamu ini apa-apan sih? kok dibuang pakaian aku?'' protesnya
'' Aku akan memperbolehkan kamu memakainya setelah aku puas memandanginya
__ADS_1
Next