
Saat ini Putri dan Rangga sedang berada diruang tamu, karna mereka kedatangan tamu, yang tak lain adalah Ayumi dan juga Niko,
'' Gimana kaki kamu Put?'' tanya Niko
'' Sudah lebih baik kok, Oya makasih ya karna tadi udah bantuin gue.' ucapnya
'' Iya sama-sama,' jawab Niko
'' Sayang kan tadi aku yang bawa kamu keruang UKS, kok terimakasihnya sama Niko sih?'' protes Rangga
'' Kan tadi udah sayang, lebih dari hanya sekedar ucapan pun, apa kamu lupa?'' ucap Putri sambil menggelengkan kepalanya
'' Maksudnya??' tanya Ayumi karna merasa penasaran dengan ucapan yang Putri katakan tersebut, karna terdengar ambigu. Banyak sekali sebenarnya pertanyaan yang ada di kepala Ayumi saat itu, apa lagi saat ia sampai dikediaman Putri, saat itu ia melihat Sudah ada Rangga disana, dengan pakaian santai, dalam hati ia berpikir apakah Rangga sejak pulang sekolah tadi memang sudah ada disana pikirnya
'' Sudahlah gk usah terlalu dipikirin banget Yum, mereka memang sering begitu .'' ucap Niko sambil melirik kearah Rangga
Ayumi kembali melihat kearah Rangga dan Putri, hatinya sedikit terasa sesak, saat melihat kemesraan diantara mereka. Sebenarnya Rangga memang sengaja menunjukan kemesraan didepan mereka, khususnya didepan Niko, yang sejak tadi Rangga selalu merasa jika sepupunya itu terus menatap kearah istrinya.
'' Oya Rangga apa hari ini kamu gk kecafe?'' tanya Ayumi
'' Sepertinya gk deh, kalian kan tau jika keadaan Putri saat ini sedang tidak baik, jadi aku akan tetap bersamanya disini.'' jelas Rangga
'' Maksud nya, kamu mau nginap dirumah Putri?'' tanya Ayumi memastikan
'' Loh kenapa harus nginap? aku kan-- ,,
__ADS_1
'' Iya Rangga akan tidur disini untuk nemenin gue iya kan sayang?'' tanya Putri memotong ucapan Rangga
Sebenarnya mereka kenapa sih? kok seperti sedang menyembunyikan sesuatu gitu ya tapi apa?
Batin Ayumi
'' Oya Ko, jam berapa loe kecafe?'' tanya Rangga
'' Jam enam masih ada dua jam lagi '' jawab Niko
'' Oh, gue kirain sekarang.'' jawabnya lagi
'' Kenapa? loe meras terganggu karna kedatangan kami?'' sambungnya membuat Ayumi langsung menoleh kearah Niko dan Rangga secara bergantian
'' Loh kenapa jadi gue? gue kan sejak tadi gk bicara apapun.'' jawabnya
'' Niko loe juga sih, gue mana mungkin gk suka kalau dijenguk sama kalian, lagian loe salah paham, Rangga itu gk bermaksud untuk ngusir kok, iya kan Ga?'' tanya Putri pada sang kekasih
'' Ya, '' hanya itu yang keluar dari mulut Rangga
***
Saat ini Niko dan Ayumi sedang dalam perjalanan pulang, Niko memberikan tumpangan pada gadis itu, karna saat datang kerumah Putri tadi, ia melihat jika Ayumi mengunakan taksi, karna hari sudah sore makanya pemuda tersebut menawarkan tumpangan padanya.
'' Ko, menurutmu sudah sejauh apa sih hubungan mereka?'' tanya Ayumi yang akhirnya buka suara.
__ADS_1
'' Apa kamu lupa kalau mereka itu adalah pasangan?'' ucap Niko ambigu
'' Iya aku juga tau Ko, tapi mereka kan masih bertunangan, masa iya orang tuanya Putri kasih ijin Rangga untuk tidur dirumah mereka, sementara dirumah hanya ada mereka berdua, gimana kalau terjadi sesuatu sama mereka?
'' Maksud kamu?'' tanya Niko sambil melirik Ayumi yang ada disampingnya.
'' Ya Rangga itu kan cowok, dan Putri itu cewek, jika mereka hanya berdua dirumah kan bisa saja terjadi sesuatu yang tak diinginkan nya.'' ucap Ayumi
'' Maksud mu, Rangga dan Putri akan melakukan hubungan selayak suami istri gitu??'' tanya Niko frontal membuat Ayumi salah tingkah
'' Ya, gk gitu juga sih maksudnya.
'' Gk gimana? jelas-jelas arah dari pertanyaan kamu tadi kesana.'' ucap Niko
'' Apa kamu takut mereka melakukan sesuatu? tapi mereka kan akan segera menikah, jadi biarin saja selagi itu tidak merugikan siapa pun.'' ucap Niko, padahal dalam hatinya, itu sangat bertentangan dengan ucapannya barusan, ada rasa sesak didadanya saat mengatakan itu
'' Kan masih bertunangan Ko, gimana kalau misalkan mereka gk berjodoh? gimana kalau Rangga dan Putri berpisah? sementara mereka sudah melakukannya, bukannya itu sangat merugikan bagi Putri?'' ucap Ayumi
'' Kamu berpikir terlalu jauh Yum, apa jangan-jangan kamu memang ingin mereka putus iya?'' selidik Niko
' Loh, kok kamu jadi nuduh aku sih? itu kan cuma perumpamaan, seandainya, gitu loh
'' Ya sama aja kali Yum, itu sama aja kmu mengharapkan mereka pisah secara gk langsung.'' jawab Niko, yang membuat Ayumi terdiam seketika, ia tak ingin ada orang yang menganggapnya sebagai wanita jahat.
Next
__ADS_1