
"awaaaaasssss!"teriak sebuah suara
Bbbrrruuukkkk....
Aaaacchhh....
Tubuh Cinta terhuyung dan terjatuh di area parkir kampus.sialnya dia tidak jatuh sendirian.dia jatuh posisi miring bersama orang yang mendorongnya tadi.matanya melebar saat menyadari siapa orang itu.
"Kenzo...."
Dilihat dari jarak sedekat ini,Kenzo ternyata jauh lebih ganteng,matanya,hidungnya,bibir nya,alisnya,sungguh uwuuuu !! mundur dikit dong ! gantengnya kelewatan ! wkwkwkwk
"Cinta kamu itu istrinya Athar ingat !"nasehat Cinta pada dirinya sendiri
Cinta buru buru bangkit dan membersihkan pakaiannya,sikunya berdarah dan lecet lecet di lutut dan tungkainya.Cinta meringis menahan sakit.dia celingukan kanan kiri takut ada yang mengawasinya
"kamu mau mati ya ? kalo jalan pake mata" semprot Kenzo lantang
Cinta ternganga,baru kali ini Kenzo bersuara
"hellooww...jalan pake kaki.melototin kamu pake mataaaa"balas Cinta geram
"di tolongin tidak berterima kasih malah nyolot"cibir Kenzo
"nolongin ? ini namanya mencelakai"tukas Cinta
"nyesel tadi kenapa aku tolongin mending biarin aja ketabrak"gerutu Kenzo
"lu nyumpahin gue?"sentak Cinta
"gue juga ogah lu tolongin"
"aaakkhh"Cinta mengaduh saat dia menekuk sikunya
"dasar bodoh"kedumel Kenzo
Kenzo menarik tangan Cinta "ikut aku"
"heh...mau kemana?"pekik Cinta bingung
Kenzo tak bersuara dia terus berjalan,Cinta tertatih menahan sakit mengikuti langkah Kenzo yang panjang.tak lama mereka tiba di klinik kampus.disana sudah ada suster jaga yang langsung sigap membantu mengobati luka Cinta.
"ini tadi kenapa sampai begini?"tanya sang suster
"nyium kerikil sus"sahut Cinta kesal
Sudah pasti luka kek gini pasti karena jatuh lah ya.masa iya karena nyium kerikil ? Kenzo mmemutar badan dan berlalu saat luka Cinta sudah diobati.Cinta mendengus sebal.
"dasar freezy"kedumel Cinta
"aduh,sus perih"sambat Cinta
"tahan sebentar"
"tumben Kenzo mau dekat sama cewek.kamu pacarnya?"tanya sang suster
"bukaaann...ogah banget punya pacar macam cor beton kek gitu"gerutu Cinta
"tapi dia idola kampus loh"
"minus kali pada"
Cinta memasuki kelas dengan tertatih.Naima berlari menghampiri Cinta dan membawakan tasnya.
"Elo kenapa Cin,jatoh?"tanya Ayesha prihatin
"enggak...ciuman sama aspal"solot Cinta yang disambut tawa teman temannya
"sini coba gue lihat"seru Adista
__ADS_1
"jangan ! sakit tau"pekik Cinta
Cinta mengapit tangannya yang di plester menutupinya dengan buku.Kenzo tersenyum samar melihat tingkah Cinta yang konyol sudah seperti anak kecil.
"diplester doang juga"
"ngilu tau,jangan pegang"seru Cinta
"yaelah,Cin.kayak bocah lu"cibir Ayesha
"diam.....dosen datang"
lagi lagi Kenzo melirik Cinta yang masih saja mengelus lukanya.dia menggeleng pelan sambil tersenyum.
Dosen membagi tugas praktek dan membuat kelompok.Cinta terkesiap saat namanya berada dalam satu kelompok dengan Kenzo.
"nasib....nasib...."keluh Cinta
di dalam kelompok Cinta ini hanya Kenzo yang cowok.Naima dan Salsa kegirangan bisa satu kelompok dengan idola kampus.
"kita mau kemana sih ini ?"tanya Naima
"cafe"jawab Salsa
"ngapain?"tanya Naima lagi
"nongkrong ya,Ken ?"ucap Salsa yang bergelayut di lengan Kenzo
yang diajak bicara hanya mematung
mereka pergi naik mobil Kenzo.Naima dan Salsa saling berebut duduk di sebelah Kenzo.
sementara Cinta cuek dia sibuk dengan ponsel nya.
"kita suit,yang menang duduk disebelah Ken" usul Salsa
"oke"
"kalian norak tau nggak?"tegur Cinta
"lu tuh nggak tau sih Cin,gimana rasanya jadi gue"tutur Naima
"ngapain gue harus ngrasain bucin akut macam lu gitu"cibir Cinta sebal
"kita selfi ya,Ken.biar anak anak pada ngiri" seru Naima
"lebay lu"timpal Salsa
"ganteng banget sih lu,Ken"puji Naima
Kenzo cuek tetap fokus nyetir,tak lama Kenzo membelokan mobilnya ke area parkir sebuah pasar tradisional.
"WHAT !!! Pasar ?"pekik Naima dan Salsa bersamaan
"ogah gue kalo ke pasar,kan kumuh becek hiii..."keduanya bergidik
"kalau kalian tidak suka,kalian boleh pulang" ucap Kenzo dingin
"tapi,Ken.pakaian gue mana pantas dibawa ke pasar.heels gue gimana ntar?"keluh Naima
"iya,Ken.yang lain aja ya"bujuk Salsa
Kenzo tak menggubris dia segera keluar diikuti Cinta.dalam hati Kenzo bertanya tanya kenapa Cinta tidak protes seperti temannya ?
Naima dan Salsa mengekor di belakang Cinta,seisi pasar tidak ada satupun yang tidak memperhatikan mereka.apalagi dandanan mereka sudah seperti artis.
"bau sekali"keluh Naima
"diem lu"hardik Cinta
__ADS_1
"ikut aja napa"
Cinta mulai menangkap jalan pikiran Kenzo.riset ke pasar tradisional memang lebih real.Cinta membeli sayuran dan buah.
"sekilo berapa bang?"tanya Cinta menunjuk buah anggur
"45 neng"jawab si abang
"wuiihh...mahal amat bang biasanya juga 35 bang"tawar Cinta
"ya udah.karna enengnya cantik 30 aja deh" ucap si abang nyengir
"makasih ya,bang"ujar Cinta
lagi lagi Kenzo diberi kejutan oleh Cinta. gimana tidak seorang Cinta mau turun ke pasar dan jago nawar pula.
"kita balik"ajak Cinta
"keren lu,Cin.bisa loh nawar kek gitu"puji Naima pas perjalanan pulang
"gue tuh paket lengkap,ccantik,baik hati, tidak sombong,berprinsip ekonomi nggak boros,nggak bakalan nyesel jadiin gue pacar" sahut Cinta cengengesan
"ampuuunnn...nyesel gue muji lu"cemooh Naima
"this is fact"
"huek..."solot Naima dan Salsa
mereka terus bercanda dan tertawa membuat Kenzo pusing.Cinta kaget saat melihat mobil Athar bertengger di depan pintu gerbang.
"****** gue,apa mata matanya ngadu lagi?" batin Cinta
"gue turun disini aja"ucap Cinta kepada Kenzo
"lu nggak ikut masuk ? lu nggak bawa mobil ?"tanya Salsa
"gue dijemput"jawab Cinta
"oh"
Kenzo menghentikan mobilnya,Cinta segera turun.setelah mobil Kenzo memasuki kampus.Cinta berlari menghampiri mobil Athar mengetuk kaca mobil itu.pintu di buka Cinta sehgera masuk.
Athar kaget melihat tangan dan kaki Cinta penuh dengan luka lecet.dia menatap Cinta heran.yang ditatap malah cengengesan.
"kenapa ?"
"hehe...jatuh"
"dasar ceroboh"gerutu Athar seraya melaju kan mobilnya
"kita mau kemana ? mata kuliahku belum kelar"
"nanti kamu juga tau"
"aku nggak mau kalo ke tempat yang aneh aneh"ucap Cinta
Athar menoleh dan melotot ke arah Cinta,auto gadis itu langsung bungkam dan menunduk
"tidak terjadi apa apa kan sama gema?"
Athar menggeleng
"atau ada ayah?",terka Cinta
"bisa diam tidak ?"semprotnya
Cinta kembali diam dan menatap lurus ke depan.dia menyesal mencoba membangun komunikasi dengan makhluk ansos ini.
***
__ADS_1
As Kenzo