
Pagi ini Athar dan Cinta masih di rumah Nenek Ginting.selesai sarapan Nenek mengajak Cinta pergi ke pasar.katanya pasarnya tak jauh dari rumah.Athar kembali di beri kejutan saat Cinta mau pergi ke pasar hanya memakai daster dan sendal jepit.
"benar mau ke pasar pakai itu ?" tanya Athar
"emang kenapa Mas....? malu ? kan Cinta bawa uang.yang malu itu kalo ke pasar gak bawa uang," seloroh Cinta
"ke pasar bajunya bagus belinya panganan yang di bungkus daun.jiiiaaaaa..."tawa Cinta membuat Nenek terkekeh
"Cinta ini adaaaaa ajaaashh..."
"ayuk Mas..."
Jarak pasar yang tak jauh sehingga tak butuh waktu jalan kaki yang lama untuk tiba disana.ini mah bukan pasar.ini lebih mirip orang ngelapak dadakan.semua penjual bercammpur jadi satu.penjual ikan dekat penjual baju.penjual sayur dekat sama penjual ayam.yah seperti itulah.Athar spontan tutup hidung sambil terus memegangi lengan Cinta.
Tapi Cinta nampak biasa saja.dia membeli setelan untuk Athar, dirinya sendiri dan banysk daster untuk Nenek Ginting
"kalian pengantin baru ya...?" tanya ibu penjual baju
Cinta hanya mengangguk
"romantis kali,sampe tak lepas lengannya" lrdeknya
Cinta hanya nyengir honeymoon ini memang membawa kebaikan.Athar jadi lebih dekat dengannya.
"Mas.bayarin semuanya"rengek Cinta
Athar menatap Cinta tak mengerti "tadi bilang biar kata ke pasar pake daster yang penting bawa uang,lah ini ?" cibir Athar bermaksud menggoda
"eemm...gitu ya ? itung itungan sama istri ? nggak mau nih bayarin belanjaan istri ?"balas Cinta
Sang penjual hanya senyam-senyum melihat Cinta yang bermanja di depan Athar sambil membopong tumpukan baju.Athar tertawa geli melihat tingkah istrinya yang manja.dia mengeluarkan dompet dan memberikan sejumlah uang untuk ibu penjual.
"ini kebanyakan"ucap ibu penjual
Athar tersenyum "itu rejeki buat ibu"kata Athar
Ibu penjual langsung mencium tangan Athar dan Cinta bergantian saking senangnya.
Setelah dari penjual baju,Cinta beralih membeli sayuran dan buah untuk Nenek Ginting.sementara Athar tanpa sepengetahuan Cinta.membeli perabot rumah tangga untuk Nenek Ginting.pulang dari pasar mereka sangat kerepotan karna setiap penjual memberi lebih.
Athar dan Cinta berencana untuk kembali ke Lombok setelah ini.namun sebelumnya Athar pergi ke runah kepala desa.Athar meminta agar rumah Nenek Ginting diperbaiki.semua biaya Athar yang akan menanggungnya.
Nenek Ginting memeluk Cinta sambil menangis.rasanya begitu berat melepas Cinta yang sudah seperti cucunya.
"aku akan merindukan nenek" rengek Cinta
"aku juga"
"kami pergi dulu,Nek,"pamit Athar
"terima kasih untuk sambutan baiknya"
Nenek Ginting mengangguk
Athar dan Cinta diantar ke kota naik mobil kepala desa.tengah hari mereka baru tiba di Lombok.
\=\=\=\=\=\=\=
"Cintaaaaa...."panggil Athar
"Dalem Mas.....sebentar !" sahut Cinta dari dalam kamarnya
Cinta masih sibuk berbenah dan mematut diri.dengan bergegas dia menyeret kopernya,setelah istirahat semalam,hari ini mereka akan ke Labuan bajo.
"Dalem Mas..."ulang Cinta saat membuka pintu
Athar meraih koper Cinta dan membawanya ke bagasi mobil.tanpa aba-aba Cinta langsung duduk di dalam mobil.
"sudah nggak ada yang ketinggalan ?" tanya Atbar zAt mobil melaju
"aaaaaa....ada yang ketinggalan" seru Cinta
__ADS_1
Serta merta pak supir menghentikan mobilnya.
"apa ?"tanya Athar
"jejak kaki Cinta" jawab Cinta sambil nyengir
Sekonyong konyong Athar mengacak acak rambut Cinta dengan gemas.ada saja bahan becandaannya yang bikin Athar tersenyum.
"Labuan bajo....i'm coming !"
Cinta berteriak sambil mengeluarkan kepala dan tangannya.kilat Athar menarik tubuh Cinta agar kembali duduk.
"Berbahaya Cinta !"seru Athar
"maaaaf...."
"pak buka kap mobilnya !" titah Athar
Perlahan kap mobil terbuka Cinta berdiri berpegangan jok mobil sambil mengibarkan selendangnya. Athar hanya menahan senyum melihat polah tingkah Cinta yang kekanakan.
Akhirnya mereka tiba setelah perjalanan panjang dari Pulau Lombok ke Labuan bsjo.
Tak membuang waktu Athar langsung mengajak Cinta menuju spot diving.bersama para pakar diving Cinta dan Athar dibawa ke tengah perairan dengan naik kapal.
Cinta di bantu oleh Mas penyelam untuk memakai perlengkapan diving.entah mengapa hati Athar bergemuruh melihat tubuh Cinta di sentuh oleh pria lain di depan matanya.
"biar saya yang pakaikan"sela Athar sambil menarik lengan Cinta
"oh...iya"sahut Mas itu gugup
Cinta hanya nyengir saat Athar berdiri di depannya dengan wajah beku mulai memasang kait tanki oksigennya.Cinta memakai kacamata selamnya.
"takut ?"
"enggak..."geleng Cinta
"kalian siap ?"tanya sang penyelam
Athar mengacungkan jempolnya dan memakai kacamatanya.dalam hitungan ke tiga merekapun terjun.
Dunia bawah laut memang sangatlah indah,terumbu karang,beraneka ikan dan hewan laut lainnya begitu memukau memanjakan mata.Athar terus mengiring Cinta.
Namun keadaan menyenangkan itu berubah manakala selang oksigen Cinta terlepas sementara jarak Athar tak terlalu dekat dengan Cinta.gadis itu begitu panik dia segera berusaha mendorong tubuhnya menuju permukaan. melihat keanehan pada Cinta dengan segera Athar menyusulnya. ketika Athar berhasil menyusulnya Cinta terlihat hampir kehabisan nafas.
Athar melepas selang di mulutnya dia masukkan ke mulut Cinta namun sepertinya gadis itu sudah tak mampu menyedot oksigen itu.mata Cinta mulai terpejam.Athar menyedot kembali selang oksigennya dan mendorong tubuh Cinta ke permukaan di bantu yang lain.
Tiba diatas kapal,tubuh Cinta segera di baringkan.Athar berusaha memberi pertolongan pertama dengan menekan perut Cinta.Athar panik setengah mati.
"Cinta bangun Cinta !" pekik Athar
"beri nafas buatan Mas" saran yang lain
Tanpa pikir panjang Athar pun memberikan nafas buatan lewat bibir merah muda Cinta kemudian kembali menekan perut Cinta beberapa kali.namun belum ada respon.Athar kembali memberinya nafas buatan.di dekatkannya telinganya ke dada Cinta lalu memeriksa pergelangannya.
"Cinta ayo bangun...!" seru Athar yang hampir menangis
Terlihat Cinta terbatuk batuk setelah perutnya kembali di tekan beberapa kali.keluar air dari mulutnya.matanya mengerjap ngerjap.serta merta Athar memeluk gadis itu dan di kecupi keningnya berulang ulang.
"syukurlah"desisnya
Sementara di tempat lain.tepatnya di rumah keluarga Wiraguna.Gema dan mama Sherly tengah mengobrol sambil menikmati camilan.namun tiba tiba saja.....
PPPRRRAAANNNGGG
Piring kecil yang di pegang mama Sherly terjatuh tanpa sengaja.Gema tersentak "jangan di pungut nanti melukai tanganmu Sayang !"pekik Gema
"perasaan Sherly tiba-tiba nggak enak,Ma"lirih mama Sherly
"kamu mikir apa ? sana panggil Narti untuk membereskan pecahan piring ini" titah Gema
__ADS_1
"baik,Ma"
Sejujurnya Gema juga sangat mengkhawatirkan Cinta dan Athar. sejak honeymoon tak sekalipun mereka memberi kabar.sementara Gema juga tak mau mengganggu mereka.
Mbok Narti datang membawa sapu dan tempat sampah.sementara mama Sherly sudah pegang ponsel siap menelepon Athar.mama Sherly duduk di sebelah Gema mengarahkan layar ponsel ke wajah mereka.
Tak lama muncul wajah Athar "ada apa Ma ?" tanya Athar yang masih memeluk Cinta
"kalian dimana ?"
"di kapal Ma,kami habis diving"
"Cinta kenapa terlihat lemes gitu ?" tanya Gema
"capek Gema"
Cinta tak mungkin cerita kalau dia habis mengalami insiden kecil.Cinta tak mau membuat keluarga di rumah cemas.
"mama dan Gema senang kalian akur,selamat bersenang senang"
"iya Ma"
"syukurlah Gema,tadi Sherly sempat cemas mikirin mereka" keluh mama Sherly
"aku senang,honeymoon kali ini membuat mereka makin dekat.kau lihat tadi Athar meluk Cinta" tutur Gema
"bener Ma,pokoknya setelah pulang nanti mereka harus pindah ke rumah baru agar mereka makin dekat" ujar Mama Sherly
"setuju,biar aku cepet dapat cicit" timpal Gema
\=\=\=\=
Athar menggendong Cinta menuju kamar ganti yang ada di kapal Tuhan !!! ini satu satunya hal teromantis yang Athar lakukan sepanjang pernikahan mereka. Athar menurunkan tubuh mungil itu dan menyodorkan baju ganti untuk Cinta.gadis itu tersenyum.
"aku akan ambilkan makanan untukmu" pamit Athar
Cinta mengangguk
Selepas Athar keluar Cinta bergegas menukar pakaian basahnya dan membersihkan diri.dia berusaha mengumpulkan kepingsn ingatannya tentang apa yang dilakukan Athar bermenit menit sebelum ini.Cinta merasakan Athar memberinya nafas bantuan dan memeluknya.Athar mengkhawatirkannya.hatinya bersorak.hubungannya dan Athar sedikit ada kemajuan.
Cinta sedang mengeringkan rambutnya saat Athar masuk membawa makanan.Athar meletakkan nampan berisi makanan itu dan menghampiri Cinta.meraih handuk Cinta dan mengusap rambut basah itu perlahan.
"Cinta...."panggil Athar
"Dalem Mas"sahut Cinta sambil duduk
"maafkan aku,aku hampir membuatmu celaka" ujarnya
Degh...
Ini pertama kali Cinta mendengar meluncur kata maaf dari mulut Athar.dulu saat dengan sengaja dia membuang boneka Cinta.tak sekalipun dia berinisiatif untuk minta maaf,atau saat dia mengasari Cinta,dia juga cuek tak merasa bersalah.Cinta tersenyum
"Cinta akan baik baik saja kalo ada Mas" kata Cinta lembut
"aku menyesal sekali"
"nggak papa Mas"
Athar ganti menyisir rambut Cinta. perlahan hati Cinta menghangat. perlahan namun pasti hubungan ini kian merekah.
"Mas.....Cinta lapar"rengek Cinta
"emm...sampai lupa,ayo aku suapi !"
Cinta merasa suapan pertama ini terasa begitu manis.Cinta merasa bersyukur dalam hati karna ada hari ini.
.
.
.
.
__ADS_1
.HAPPY READING