PERNIKAHAN UNTUK CINTA

PERNIKAHAN UNTUK CINTA
Bab 5 Maklum Pengantin Baru


__ADS_3

 


06.30 Cinta baru bangun masih malas dia mengerjap ngerjapkan matanya.dia meraba raba sebelahnya.kosong !!! Athar sudah tidak ada di sebelahnya.matanya mengitari seisi ruangan.pancaran sinar matahari sedikit masuk dari cela kain gorden yang sedikit terbuka.Cinta mengacak acak rambutnya kasar.ini bukan mimpi.pernikahan ini juga bukan mimpi.malam pertama pasangan pengantin terlewatkan begitu saja.


 


"it's fake"batinnya


 


Cinta berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan diri.keluar dari kamar mandi Athar sudah duduk di sofa.dia sudah segar dan rapi.


 


Cinta meraih tas kecil di meja kecil dekat ranjang.mengeluarkan alat riasnya dan mulai mematut diri ala kadarnya.


"cepat sedikit,orang tua kita sudah menunggu untuk sarapan"ucap Athar tanpa menoleh


"just a minnutes"


"herkh"dengus Athar sebal


Cinta mengekor Athar yang melangkah menuju restoran hotel dimana orang tua mereka telah menunggu.Cinta salah tingkah saat mama Sherly tersenyum sambil mengerlingkan matanya.


"cie yang bangunnya kesiangan" ledek mama Sherly


"ngeringin rambut dulu Mam,makanya lama" sambung Thiar cengengesan


"maklum pengantin baru"timpal Tuan Wiraguna yang langsung disambut tawa oleh Thiar dan mama Sherly


Athar cuek bebek wajahnya datar sama sekali tak berekspresi sementara Cinta bingung bagaimana harus bersikap.malam pertama apa ? nyerempetpun tidak.


"Om Adnan,jam 8 nanti saya akan membawa putri anda ke Jakarta" ucap Athar di sela-sela sarapan


kontan Cinta meletakkan sendoknya dan menoleh ke arah Athar.dia melongo secepat ini ?


"nanti asisten saya akan ikut anda untuk mengambil barang-barang putri anda"


"baik nak Athar"ucap Tuan Pramudya


"kalian nggak honeymoon dulu disini?"tanya mama Sherly


"Athar sudah ada meeting jam 12 nanti Mam,tidak bisa di wakilkan" jawab Athar sambil terus menikmati makanannya


"tapi setidaknya ijinkan aku berpamitan dengan keluarga dan teman-temanku"ucap Cinta lirih


awan mendung menyelimuti wajah cantik Cinta,bulir-bulir kristal putih sudah berjubal di sudut matanya.untuk apa menangis ? biar kata nangis darah sekalipun,Cinta tau Athar tak akan merubah keputusannya.


"Sayang,nanti.biar tante Nia yang ke bandara mengantarmu"ujar sang ayah


"Sayang,biar Cinta pamitan dulu kenapa ?" bujuk mama Sherly


"keburu Mam,lewat telpon kan bisa"sahut Athar datar

__ADS_1


"kalo begitu biar saya pulang kabari tantenya Cinta"pamit ayah Cinta


sumpah dalam hati Cinta mengumpat tak henti.bagaimana bisa ada makhluk super tak berperasaan seperti Athar ini.


tak berselang lsma ayah Cinta sudah kembali bersama tante Nia.


tante Nia terlihat kerepotan kedua tangannya penuh dengan bawaan.yang kiri menenteng tas tanggung yang kanan menjinjing tas kecil masih mengapit boneka beruang ukuran besar.


Athar langsung menunjukkan wajah tak suka nya dia mendengus sambil membuang napas kasar saat melihat Cinta langsung memeluk boneka lusuh itu.


"dasar bocah"gumamnya


"kau yakin akan membawa boneka lusuh itu ke Jakarta?"tanya Athar saat sudah duduk di dalam mobil


Cinta hanya mengangguk dan masih memeluk bonekanya


"di Jakarta banyak. oneka kayak gitu"ketus Athar


"jangankan cuma ke Jakarta,ke Amerika saja dia bawa Thar,itu boneka kesayangannya" terang tante Nia


"biarkan saja Sayang"ucap mama Sherly


dalam hati Athar mengurut dada


"apa aku menikahi wanita tidak waras?" batinnya


mobil besar yang di kemudikan Davin mulai memasuki area bandara.terus melaju hingga ke area apron pesawat Cinta menoleh kanan kiri merasa bingung.


"kenapa kemari ? bukankah ini area parkir pesawat ?"Cinta membatin


"ayo Sayang kita turun !"ajak mama Sherly


what ? keluarga Wiraguna ke Yogya naik jet pribadi ? wooww !!! seberapa kaya keluarga ini ? Cinta hanya bisa melongo dan mengekor turun.


tante Nia memeluk Cinta dengan berlinang air mata.membuat Cinta tertular ikutan mewek.tante Nia mengusap-usap punggung Cinta dengan lembut.dikecupnya kening keponakan kesayangannya itu berksli-kali.


"baik-baik disana ya Sayang,nurut sama suami dan keluarga barumu"nasehatnya


"iya tante,jagain ayah"pesan Cinta


"jangan biarkan ayah makan sembarangan.perhatikan minum obat nya"imbuh Cinta


"siap"


"ayah akan merindukanmu Sayang"ujar Tuan Adnan


"Cinta juga pasti akan merindukan ayah"isak Cinta


drama mewekpun berakhir semua sudah duduk di dalam pesawat.Cinta duduk bersebelahan dengan Athar masih memeluk bonekanya.Athar sama sekali tak meliriknya.


***


 

__ADS_1


Akhirnya Cinta tiba di rumah keluarga Wiraguna.ini mah bukan rumah tapi istana.


 


rumah berlantai empat ini sudah seperti mansion di Eropa atau di Amerika sana. halaman rumahnya saja luasnya seperti lapangan sepakbola.


mama Sherly menggandeng Cinta memasuki rumah yang besarnya dua kali lipat dari rumah keluarganya.


di dalam sudah menyambut 2 orang wanita berseragam ART warna hitam putih.senyum mereka terkembang menyambut kedatangan majikan mereka.


"selamat datang nona"sapa mereka


Cinta menebar senyum


"bawa barang non Cinta ke kamar Athar ya mbok!"titah mama Sherly


"baik nyah"


Cinta agak berlari kecil mengikuti langkah kaki Athar yang panjang.rumah ini dilengkapi dengan lift.perlahan lift merangsek menbawa mereka naik ke lantai tiga.


"mari masuk non"ucap simbok


"iya"


"mbok,tata semua barang non Cinta ke dalam almari ya!"titah mama Sherly lagi


"selamat istirahat Sayang,mama tinggal dulu.sampai ketemu pas makan siang ya" pamit mama Sherly


Cinta mengangguk cepat


"mbok,taruh pakaiannya di almari yang ada di kamar mandi !"titah Athar


"iya den"


Cinta mengernyitkan dahinya kenapa di kamar mandi ? sementara di kamar ini ada 2 almari gandeng 3 dan satu almari gandeng 2.


kamar dengan ukuran amat luas ini bahkan masih muat kalo hanya untuk satu almari lagi.


Cinta duduk di sofa seberang ranjang tipe king size yang bisa ditiduri 5 orang yang badannya mungil seperti Cinta.


dilihat dari kamarnya yang bersih dan rapi sudah pasti yang empunya adalah pecinta kebersihan.untuk hal ini Athar dan Cinta sama.


Athar menghilang di balik pintu dekat lemari rak buku.entah itu ruangan apa.mungkin ruang kerja.Cinta benar- benar seperti orang asing di rumah sebesar ini.capek duduk Cinta rebahan di sofa.


tak lama Athar keluar lagi dan menuju kamar mandi.dimana simbok tengah menata baju Cinta.


"mbok,non Cinta kan baru tolong layani dia sebaik mungkin.ajak dia berkeliling"ucap Athar


"baik den"


"kalo ada keluhan cepat kabari aku"


"siap den"sahut simbok

__ADS_1


saat keluar Cinta sudah tertidur di sofa.Athar berhenti memandangi wajah polos gadis yang kini berstatus sebagai istrinya itu.


***


__ADS_2