
Cinta mendorong pintu ruang kerja Athar.terlihat pria itu sibuk mantengi laptopnya.Cinta meletakkan nampan yang berisi penuh dengan camilan dan jus alpukat kesukaan Athar.
"sudah lebih baik ?"
Athar menatap Cinta sesaat,gadis ini begitu perhatian padanya.Cinta segera melengos di pandangi sedemikian rupa.
"makanlah untuk mengganjal perutmu" ucap Cinta sambil menyodorkan alpukat dan sepiring kue
"kau lihat ! aku sedang sibuk kerja"
"mau aku suapi ?" tawar Cinta sambil tersenyum
"tidak perlu"
"baiklah,aku keluar kalo begitu" putus Cinta sambil berbalik
"cuma begitu saja ?" seru Athar
Cinta berbalik menatap Athar yang masih mengawasinya,Cinta tersenyum dan menghampiri Athar. mengambil sepotong kue da. menyodorkannya ke mulut Athar.dengan perlahan Athar membuka mulutnya.sepotong kue mendarat dengan sempurna disana.Cinta tersenyum manis.
"anggap ini ucapan terima kasihku karna telah bela-belain nyari aku teruz kehujanan dan sakit" kata Cinta
"ucapan terima kasih di terima" balas Athar
"kau bisa keluar sekarang !"titah Athar
"oke"
Baru sampai diambang pintu,po sel Cinta bwedering,Cinta tak langsung mengangkatnya dia melirik Athar. baru kembali menatap ponselnya. Kenzo ? darimana dia mendapaykan nomor Cinta ?
"ada apa ?" sinis Cinta
"kamu kenapa tidak kuliah ? kau tau hari ini kita presentasi" ucap Kenzo dari seberang sana
"apa tanpa aku dunia akan berhenti berputar ? apa tanpa aku juga presentasi tidak berjalan ?" solot Cinta geram
__ADS_1
"kalau tidak penting tidak perlu meneleponku" tukas Cinta sembari memutuskan sambungan teleponnya
Athar hanya mengawasi wajah Cinta yang kesal.mau marah,mau kesal,mau senang wajah itu selalu saja menggemaskan.
\=\=\=\=\=
Cinta melenggang memasuki Wiraguna Groups dengan percaya diri dia melewati resepsionis yang melempar senyum ke arahnya. sang resepsionis tak lagi menghalangi Cinta seperti kemarin dulu.sudah untung dia masih bisa berdiri di meja resepsionix hari ini.
"Selamat Pagi Nyonya !" sapa Sinta
,Cinta tertawa "Nyonys sih ? panggil mbak ajah" kata Cinta
Sinta balas tersenyum "Saya tak berani"
"Presdir ada di ruangannya bisr saya beri tau lewat intercom"
"ah....tidak ! tidak ! aku hanya mau mempelajari keuangan perusahaan saja.aku tidak mau menganggu Presdir" ucapku buru-buru
"terima kasih"
Sementara itu di ruangan Athar,Pria itu hanya bisa memandangi Cinta yang kembali melenggang pergi tanpa menemuinya.
"Vin,coba kau susul Cinta mungkin dia butuh seduatu" titah Athar
"baik Presdir/
"belikan dia makanan yang banyak" imbuh Athar
Davin tersenyum kemudian mengangguk.Athar mengawasi Davin yang keluar dari ruangannya.
"Nyonys Cinta saya Alma Manager keuangan disini ada yang biss saya bantu ?" sapa Alma ramah
"Saya ada tugas riset dari kampus,mohon bantuannya " kata Cinta
__ADS_1
"mari ikut saya !" ajak Alma
Alma memberikan segala informasi yang di butuhksn Cinta,is merasa sangat senang karna karyawan Athar sangat kooperatif dalam membantunya.
Davin membawa 2 kresek penuh berisi makanan ringan.Davin tidak tau apa makanan kesukaan istri Presdirnya itu.Davin menghsmpiri Cinta yang berada di ruangan Alma.
"apa itu Vin ?" tanya Cinta
Davin meletakkan kresek itu diatas meja "makanan ringan bust nemenin anda" jawab Davin
"terima kasih ! tau aja kalo aku suka ngemil" celetuk Cinta
"apa menemui kesulitan ?" tanya Davin
Cinta membuka salah satu snack itu dan memakannya"enggak....ini lsgi aku copy paste" jawab Cinta
"kenapa tidak mampir ke ruangan Presdir ?" tanya Davin
Cinta menoleh dan menatap Davin "entar aku malah ganggu.ini aku udah kelar dan mau pulang" kata Cinta
"Presdir itu orangnya tidak suka memulai,jadi orang di sekitarnya yang harus aktiv dan berinisiatif,"
lagi-lagi Cinta menatap Davin "emm...snacknya aku bawa pulang ya,Vin" Cinta mengalihkan perhatian
Cinta bangkit dan menenteng kresek juga laptopnya dengan kerepotan.ia segers melangkah pergi sambil memikirkan kata-kata Davin.apa semua harus Cinta yang mulai ? Cinta bahkan tak mempunyai bshan untuk berduara ketika ada kesempatan berdua.
\=\=\=\=\=\=
HAPPY READING
AYO JANGAN JADI PEMBACA SILENT TINGGALKAN JEJAK KALIAN
BERIKAN LIKE KOMEN DAN VOTE KALIAN
TERIMA KASIH
__ADS_1