
Cinta membaca pesan dari teman-temannya,mereka sudah sangat merindukan bisa berkumpul kembali dengan Cinta,mereka minta agar Cinta cepat kembali.
Cinta mengulas senyun bagaimana dia bisa kembali sekarang ? ibarat mesin hubungan Cinta dan Athar saat ini sudah mulai menghangat tentu Cinta tak mau melewatkannya.
Cinta lupa Athar memintanya untuk mengantarkan handuk Athar yang ikut terbawa di dalam kopernya.
Ceklekkk...
Cinta membuka pintu kamar hotel Athar,lengang ! sepertinya Athar masih di dalam kamar mandi.
"Maaaaasssss....!"panggil Cinta
"bawa kemari Cinta !"pekik Athar dari dalam kamar mandi
Cinta mengetuk pintu kamar mandi perlahan,pintu dibuka tangan Athar terulur segera Cinta menyerahkan handuk itu dan berbalik.baru saja Cinta memegang gagang pintu kamar,dia merasa ada tangan yang merengkuh pinggangnya.tak perlu menoleh Cinta bisa tau kalau itu pasti Athar.tubuh Cinta gemetar apakah dia akan kehilangan mahkotanya hari ini ? Athar menempelkan dagunya di bahu Cinta.wangi shampo juga pembersih wajah Athar menguar,menggelitik hidung Cinta.
"Cintaaaaaa...."panggil Athar begitu lembut
Panggilan itu seperti sebuah kode bagi Cinta,entah kenapa tubuhnya terasa ringan saat Athar mulai menjilati lehernya,memberikan kecupan basah disana.tubuh Cinta seketika melemas.tangan Athar merangsek ke atas .enangkup kedua puncak dada Cinta.meremasnya lembut,Cinta ketakutan tapi jugs tak kuasa menolak.dia memejamkan matanya.dia benar-benar pasrah atas apa yang akan dilakukan oleh Athar padanya.
Tak di duga Athar melepas rengkuhannya dan mengecup kening Cinta lembut.
"Ayo kita sarapan ! tunggu aku ganti pakaian sebentar"ucap Athar seraya menepuk pipi Cinta pelan
Cinta mengangguk "Kirain" batin Cinta
Mereka turun untuk makan di restoran hotel,tak terasa sudah 2 minggu mereka honeymoon dan rencananya sore nanti mereka akan pulang.hari ini akan mereka habiskan untuk hunting oleh-oleh dan souvenir.
Ditengah jalan tiba-tiba Cinta berlari ke tepian dan jongkok,Athar mengikutinya dan ternyata Cinta muntah.dengan lembut Athar memijit tengkuk Cinta.setelah dirasa tidak muntah lagi Athar langsung membopong tubuh Cinta dan di bawa kembali ke hotel.
"Istirahatlah ! aku akan panggil dokter"ucap Athar lembut
Athar keluar menuju meja resepsionis dan meminta untuk di panggilkan dokter.tak butuh waktu lama dokterpun datang dan segera memeriksa Cinta dan meresepkan obat untuk Cinta.
"Kalian pengantin baru ya ? pesan saya Mas istrinya jangan diforsir beri dia jeda" pesan sang dokter sebelum pergi
Athar mengerutkan dahinya,di beri jeda ? di forsir ? bahkan di sentuh saja belum.masih segelan belum di unboxing.
Athar menatap Cinta yang terbaring lemah.dia mengambil sepiring nasi dan sate diatas meja dan menyuapi Cinta dengan telaten.
"Apa kau sakit kana aku menyentuhmu ?"tanya Athar
Cinta menggeleng cepat
"Aku merasakan setiap kali menyentuhmu tubuhmu gemetar. apa kau takut ?"
"Tidak Mas,hanya kecapekan saja" jawab Cinta
"Dengar Cinta,hubungan kita memang terjalin tanpa cinta semua butuh proses"ujar Athar seraya meletakkan piring ke atas meja
"Seperti katamu,kita berteman saja dulu,saling mengenali karakter masing-masing,aku tidak akan melakukannya jika kamu belum siap"tandas Athar
"hem"angguk Cinta
"sebagai teman,kita harus saling terbuka,saling percaya dan menjaga,dan satu hal Cinta,jika kau jadi temanku maka tak boleh ada teman pria lain lagi"ucap Athar sambil menyelipkan ekor rambut Cinta ke atas telinga Cinta.
__ADS_1
"Kenapa begitu Mas ?"
"Karna aku akan sangat cemburu kau akan membagi perhatianmu padanya"ujar Athar
Cinta tertawa lemah "Apa itu artinya aku hanya boleh berteman denganmu saja ? bukankah itu tidak adil ?" protes Cinta
"Aku ingin semua yang menjadi milikku tak akan kubagi dengan yang lain.tak akan"
"Egois"cibir Cinta
Kilat Athar mengecup bibir Cinta. gadis itu tampak begitu gugup. Athar tersenyum dan kembali menyentuh pipi Cinta.tidak seperti kemarin dulu ketika Cinta hanya mematung kali ini Cinta bangkit dan bersandar di gunungan ranjang tangannya memegang lengan Athar.
"Aku akan mengajarimu"bisik Athar
Cinta tersenyum dan langsung menyambar bibir Athar,di kulumnya lembut,Athar tersentak saat dengan lincah lidah Cinta bermain di langit-langit rongga mulutnya sebelum dia memulainya.
Suara decapan basah kedua bibir yang saling terkait itu samar mengisi kamar hotel itu.mereka bergantian mengambil napas.Cinta menjulurkan lidahntya dan langsung dihisap oleh Athar.Cinta mendesah lembut.tangannya kini beralih ke belakang kepala Athar. menekannya perlahan seolah meminta Athar menyesapnya lebih dalam.
Mereka berciuman cukup lama tanpa beralih ke tempat lain.Athar melepas ciumannya dan merebah di sebelah Cinta.
"Cintaaaa..aku mau cerita"
"Ceritalah"jawab Cinta tanpa menoleh
"Dulu aku punya seorang kekasih namanya Shilia"ucap Athar memulai ccerita
Shilia ? Cinta pernah mendengar nama itu dari cerita Dinar.berarti cerita itu benar adanya Shilia adalah gadis yang membuat Athar menutup hatinya untuk siapapun.
"Dulu aku sangat tergila-gila padanya sampai aku rela melakukan segalanya demi dia.aku jadikan dia model terkenal aku beri dia gelimangan harta dan kemewahan"
"Tapi dia menghianatiku dengan menikah dengan pria lain" lanjutnya
"Bukankah jauh lebih baik seperti itu Mas ?"tanyaku
Athar menatap Cinta tak mengerti.
"Jika hubunganmu baik-baik saja dengan Shilia,bukankah Mas tidak akan bersama Cinta hari ini ?"tutur Cinta
"Alloh telah menyusun skenario untuk kita seapik mungkin.kita tinggal melakoninya saja"
"Aku dulu berpikir Shilia adalah masa depanku hingga apapun yang menjadi keinginannya adalah prioritasku.msta dan hatiku benar-benar tertutup hingga tak bisa membedakan tulus dan akal bulus"
"Dia menghabiskan uang dariku bersama kekasihnya"ucap Athar getir
"Lupakan Mas"
"Sakit atas penghianatan ini bahkan membuatku tak bisa move on bertahun tahun"
"Entahlah Mas,Cinta tak berpengalaman dalam hal seperti ini,yang Cinta tau cinta itu tak membuat seseorang menjadi bodoh" tutur Cinta
"Bagi Cinta,obat sakit hati paling mujarab ya jatuh cinta lagi"
Cinta memiringkan tubuhnya menghadap Athar yang kini juga miring menghadapnya.lagi-lagi Cinta mengelus wajah itu.
"Mas,jatuh cintalah sekali lagi" pinta Cinta lembut
__ADS_1
"Aku memang akan jatuh cinta lagi"sahut Athar
"Aku sudah jatuh cinta malah,dia memenuhi semua kriteriaku"
Degh....
Hati Cinta serasa mencelos mendengar kalimat terakhir Athar. siapa wanita yang mampu memenuhi semua kriteria seorang Athar ? selama ini Athar terus saja berkoar jika Cinta adalah istri di bawah standarnya,lalu siapa wanita beruntung itu ? apakah setelah ini Athar akan menceraikan Cinta dan beralih kepada wanita itu ?
"Emm...baguslah"ucap Cinta menutupi kegelisahannya
Cinta bangkit dan duduk di tepian ranjang,Athar melingkarkan tangannya di oerut Cinta,entah mengapa Cinta menjadi tak nyaman di peluk oleh Athar. dadanya terasa panas bergemuruh.
"Kenapa seseorang yang mengaku jatuh cinta pada wanita lain,masih bisa begitu mesra dengan wanita yang lainnya lagi tanpa memperdulikan perasaan wanita itu"tutur Cinta
"Kamu ngomong apa Cinta ?"
Athar bangkit dia menatap Cinta lekat sekali.Cinta merangsek mundur saat Athar kembali mendekatinya.
"Lakukanlah karena CINTA,Mas ! jangan menggauli istrimu sebagai kebutuhan dan istrimu melayanimu hanya karena kewajiban" ujar Cinta getir.
Cinta bangkit dan melangkah menuju kamar mandi.baru saja dia merasa hubungannya dengan Athar kian membaik.sekarang sudah dipatahkan oleh pernyataan Athar jika dia sudah menemukan wanita sesuai kriterianya.Cinta menangis di bawah guyuran air shower dia bahkan tak memperdulikan badannya yang demam tinggi.
_________
Cinta memakai kacamata hitam untuk menutupi matanya yang bengkak karna kebanyakan menangis,di dalam pesawat dia lebih banyak diam.sampai di rumah nanti dia sudah harus bersandiwara mempertontonkan jika semua baik-baik saja.
"Apa masih demam ?"tanya Athar saat di dalam mobil
Cinta hanya mengangguk
"Sampai di rumah kamu bisa langsung istirahat"ucap Athar sambil merangkul bahu Cinta
Hati Cinta terasa makin sakit "Siapa wanita yang telah merebut hatimu dariku Mas?"tzngis batin Cinta
Saat tiba dirumah semua nampak gelap.bukankah ini belum terlalu .alam ? Athar menggandeng tangan Cinta memasuki rumah dan.....
BBYYYAAARRRRR
Lampu menyala dan terlihat ruang tamu telah di dekor dengan sangat cantik.seluruh anggota keluarga telah berkumpul.
"Selamat datang kembali di rumah !"pekik mereka bersemangat
Cinta sampai tak mampu berkata kata,gema memeluk Cints erat sekali.setelah itu ganti msma Sherly dan Dinar.
"Pulang dari honeymoon jadi gemukan"ujar Dinar
"Sevara disana cuma makan dan tidur doang"jawab Cinta
"Ayo kita makan"ajak papa Igun
Mereka makan sambil bercanda bersama,Cinta tak lupa membagikan oleh-oleh untuk mereka.Cinta menjerit dalam hati jika kelak Athar menceraikannya,dia tidak akan merasakan kehangatan keluarga ini lagi.
\=\=\=\=\=\=\=
HAPPY READING
__ADS_1