PERNIKAHAN UNTUK CINTA

PERNIKAHAN UNTUK CINTA
Bab 17 Rumah Baru


__ADS_3

Mobil yang dikemudikan Davin berhenti memotong jalan mobil Rafta.serta merta Athar keluar dan menggedor gedor kaca mobil Rafta.


"keluar brengsek !"teriak Athar


Sekali Rafta keluar bogem mentah Athar mendarat di wajah Rafta.diikuti oleh pukulan pukulan berikutnya.perkelahian tak dapat di elakkan lagi.saling baku hantam dan saling tangkis terjadi begitu cepat.


"tinggalkan Dinar,brengsek ! atau aku akan membunuhmu"ancam Athar seraya mencengkeram kerah Rafta


"kenapa aku ? adikmu yang kegatelan ngejar ngejar aku"seru Rafta tak kalah


Athar kembali mendaratkan pukulan di wajah Rafta yang langsung di balas Rafta hingga mengenai sudut bibirnya.


"diam kau brengsek ! jangan pernah menghina adikku"gertak Athar dengan suara lantang


Rafta melayangkan tinju ke arah Athar.tapi tiba tiba sebuah tangan menangkisnya.Athar terhenyak kalau tidak ditangkis pasti tadi mengenai matanya.dan orang itu adalah Cinta.


"hentikan ! cukup ! kalian seperti anak kecil" teriak Cinta


"Rafta pergilah!"seru Cinta


Rafta bangkit dibantu selingkuhannya yang sedari tadi menjadi penonton.mobil Rafta telah melaju ganti Cinta yang memapah Athar masuk mobil.


"ini yang katamu menyelesaikan masalah ?" cemooh Cinta


"nambah masalah itu iya"gerutu Cinta


"diam kau bawel"sentak Athar


"sssshhhhh...."desis Athar sambil memegangi sudut bibirnya


mata Cinta membelalak saat melihat sudut bibir Athar yang mengeluarkan darah,Cinta meraih tisu diatas dasbor dan digunakan untuk menyeka darah itu.sedikit memaksa Cinta menarik tangan Athar yang digunakan menutupi bibirnya.


"biar aku seka"sengol Cinta


"kau pikir tidak perih?"seru Athar seraya menepis tangan Cinta


Athar kembali menarik tangan mungil itu.ini tangan yang digunakan untuk menangkis pukulan Rafta tadi.kalau tidak punya tekhnik bela diri sudah pasti akan meninggalkan memar.


"kau bisa bela diri ?"tanya Athar


"enggak...."elak Cinta


"benarkah ?"


"menurutmu,apa gunanya bela diri kalau suamiku seorang teakwondoin"sahut Cinta seadanya


Davin tampak melirik dari cermin dan tersenyum.


"sebenarnya aku takut Rafta akan melaporkanmu atas tindakan penganiayaan" tutur Cinta cemas


"tak perlu cemas,bocah itu tidak akan berani"


"kau sesantai itu ?"


"apa aku harus histeris dan teriak terik ?" solot Athar


Davin lagi lagi tersenyum


"setidaknya......"


"kau diamlah,bibirku makin perih kalau aku bicara terus"potong Athar kesal


Cinta menghampiri Athar yang duduk di tepian tempat tidur sambil membawa kotak P3K.dia dudik menghadap Athar.


"sini biar aku obati"ucap Cinta


"tidak perlu"tolak Athar


"diam!"


Cinta mengoleskan obat luka dengan cotton buds,sesekali Athar memundurkan wajahnya menahan perih.tapi Cinta memegangi pipinya agar tak bergerak.diam diam Athar terus memandangi Cinta yang mengobati luksnya dengan lembut.tangan mungil itu terasa begitu hangat menempel di pipinya.


"sudah"seru Cinta tersenyum manis

__ADS_1


"aku mau ke bawah,mau nitip sesuatu?" tawar inta


"tidak"


"hem...oke"


Cinta hendak kembali ke kamarnya saat dia sayup sayup mendengar suara isak tangis.dia berjalan berusaha mencari asal suara itu.sepertinya datangnya dari kamar Dinar.


Cinta mencoba mengetuk pintu kamar Dinar.


"kamu nggak papa,Di ?" tanya Cinta hati hati


Cinta mencoba membuka pintu itu "boleh aku masuk ?"


tidak ada jawaban


Pintu kamar terbuka terlihat Dinar tengkurap diatas tempat tidur.ragu Conta menghampiri Dinar.


"Dinar kenapa ?"


Dinar bangkit dan menyeka airmatanya


"nggak Kak"


"aku ini temen kamu kan ?"


"aku cerita pun tak akan merubah apapun"


"memang kamu mau merubah apa,hem ?" tandas Cinta


"tapi dengan bercerita hati akan lebih plong" bujuk Cinta


"Rafta mutusin aku,Kak"tangis Dinar seraya memeluk Cinta


"kok bisa ?"tanya Cinta pura pura tak tau


"Kak Athar ngancam dia Kak.aku kesel banget tau nggak sama dia.dia selalu mencampuri urusanku"cerita Dinar


"Kak Athar ngancam Rafta pasti ada alasannya,Rafta bilang nggak ?"tanya Cinta


"Rafta selingkuh,Di"


Dinar menatap Cinta dengan tatapan tak percaya.Cinta meraih ponsel di sakunya dan ditunjukkannya foto Rafta bersama dengan seorang cewek,Dinar tambah terguguk.


"ini Moza sahabat aku,Kak"tangisnya


"ngapain nangis,mereka aja berbahagia diatas penderitaan kamu"


"aku harus minta penjelasan untuk ini,Rafta harus memilih antara aku dan Moza"ucapnya seraya meraih ponselnya


"terus kamu berharap Rafta akan milih kamu ? jangan naif Di"cegah Cinta


"tindakan paling bodoh cewek yang di selingkuhi adalah meminta cowoknya memilih.Di, mereka sedang dimabuk cinta dan nggak inget kamu"


"tunjukin ke Rafta kalo kamu lebih bahagia tanpa dia"saran Cinta


"nggak semudah itu"tutur Dinar


"tapi kamu pasti bisa"ucap Cinta berusaha membesarkan hati Dinar


"caranya?"


"ayo aku temenin hunting cowok keren !" tawa Cinta


Dinar tergelak menanggapi kelakuan kakak iparnya itu.


"tadi pas Kakak kamu ngehajar Rafta keren banget tau nggak,Rafta sampe nggak berkutik"


"Kakak kamu taekwondoin hebat"imbuhnya


"kakak siapa dulu "seloroh Dinar


mereka ngobrol sampai larut malam.Athar yang sedari tadi mencuri dengar dari balik pintu segera hengkang.

__ADS_1


***


Hari ini gema,mama dan papa Wiraguna pulang dari Singapura.Cinta tidak ikut menjemput mereka karena dia sibuk masak untuk menyambut kedatangan mereka.


Cinta memeluk gema erat untuk melepas kerinduannya.gema terlihat lebih gemuk dan sehat.Cinta ganti memeluk mama Sherly dengan sayang.


"mama kangen bangst sama Cinta"


"Cinta juga"


"Athar tidak menyulitkanmu kan sayang ?"


tanya mama Dherly sambil melirik Athar yang mematung


"nggak ma"


"eh...tadi Cinta masak sesuatu untuk menyambut kalian"ucap Cinta


"oh...jadi itu alasannya kenapa Cinga tidak ikut menjemput gema"


Cinta memandu mereka menuju ruang makan.meja makan berukuran panjang itu telah terisi penuh oleh beraneka jenis hidangan.gema tampak terkagum kagum.


"ini semua Cinta yang masak ?"tanya gema


"berdua sama mbak Lia"jawab Cinta


"tapi ini bukan western food,ini masakan rumahan rasa kampung halaman"terang Cinta


"ayo makan ma,papa sudah lapar"ajak papa Igun


Srmua berseru hampir bersamaan "ini enak banget "


"makanya sejak mbok Nar cuti.Kak Athar lebih sering makan di rumah"celetuk Dinar


"kan memang itu gunanya istri"sambung gema


Athar hanya membisu menikmati makanannya,mungkin di dalam keluarga lain ada aturan dilarang ngobrol saat di meja makan.tapi bagi keluarga Wiraguna meja makan adalah tempat bercengkrama setelah seharian di luar rumah.


Papa dan mama Wiraguna mendudukkan Cinta dan Athar di ruang keluarga.hati Cinta menjadi tegang melihat papa dan mama yang berwajah tegang.


"ada apa nih pa ?"tanya Athar


Papa Igun menyodorkan sebuah kunci,Athar dan Cinta saling pandang tak mengerti.


"kunci ?"ucap Cinta


"hem"angguk mama Sherly


"kunci apa ma ?"


"taraaaaaa....ini kunci rumah baru untuk kalian "seru mama Sherly sumringah


"rumah baru ?" seru keduanya bersamaan


"iya sayang,biar kalian bebas membina keluarga kecil kalian"ucap mama Sherly


wajah Cinta seketika mendung.dia tak bisa bayangkan hidup berdua saja dengan Athar.3 minggu ini saja Cinta sudah sangat terteman.


"mama dan papa sudah bosan di kumpuli Cinta ?" tanya Cinta melas


"bukan begitu sayang.maksud kami biar kalian lebih leluasa saja"ujar papa Igun


"aku mau tetap tinggal disini"putus Athar


"kami cuma mau kalian nikmati bulan madu kalian"kata mama Sherly


"atau...."


"aku mau istirahat,aku pamit dulu"pamit Athar


"ma,pa Cinta permisi"pamit Cinta


Cinta segera ganti baju tidur dan menyusul Athar yang sudah duluan berbaring di tempat tidur.meski sudah hampir dua bulan mereka menikah.Cinta tetep canggung tidur satu ranjang dengan Athar.

__ADS_1


***


__ADS_2