
Athar memesan tiket menuju Amerika untuk pemberangkatan pertama.dia mengutuk pesawat pribafinya yang sedang dalam perbaikan di waktu yang tidak tepat.
Athar sudah tak sabar ingin bertemu dengan Cinta.rasanya rindu di hatinya sudah tidak bisa di bendung.dan Athar harus menempuh jarak yang cukup panjang Jakarta-Los Angeles Amerika.
LOS ANGELES INTERNATIONAL AIRPORT
Athar menyetop taxi menuju apartment Cinta,senja membumbung saat pesawat mendarat dan Athar memang sengaja ingin memberi kejutan kepada Cinta.dia ingin mrnyulap kamar apartment mereka menjadi kamar pengantin.jadi Athar mampir ke mall untuk membeli segala pernak-perniknya.
Athar tersenyum lebar saat taxi menurunkannya di kawasan apartment yang Cinta tempati. Athar memasuki gedung dan langsung di sambut oleh dua orang security.Athar menunjukkan identitas beserta surat nikahnya dengan Cinta,security itu langsung mengantar Athar menuju apartment Cinta di lantai 20.
"Thank you very much"ucap Athar seraya menjabat tangan security itu
"Never mind"
Athar menekan kode sandi apartment itu.pintu terbuka Athar menyalakan lampu.apartment ini sangat bersih dan rapi.Cinta masih belum pulang,dia menaruh kopernya di kamar dan mulai menyulap kamar itu.Athar memeriksa kulkas dan bersyukur isinya penuh.dia segera memasak beberapa menu.menyulap meja makan itu layaknya candle light dinner.
Pukul 18.00 waktu Los Angeles
Nit nit nit
Pintu terdengar di buka,Athar duduk di sofa dalam keadaan lampu di matikan.Cinta menyalakan lsmpu dan berjalan lurus tanpa memperhatikan sofa saat dia tiba di depan kamar dia baru menyadari ada seseorang yang tengah duduk di sofa.Cinta berbalik dan mendapati Athar sedang duduk di sofa dengan bersedekap.
Cinta mengerjap-ngerjapkan matanya tak percaya,dia takut ini hanya halusinasi saja.Cinta berjalan menghampiri sofa sedikit membungkuk hendak menyentuh wajah beku itu.
"Ma-Maaass Athar !"panggil Cinta dengan bibir bergetar
Lembut Cinta menyentuh wajah itu Athar mengecup telapak tangan Cinta dan serta merta merengkuh tubuh itu dalam pelukannya di ciuminya rambut Cinta bertubi-tubi.
"Cintaaaaaa..."Desis Athar yang masih tak melepas pelukannya
"Ini seperti mimpi Mas tiba-tiba ada disini,hiks "tangis Cinta
"Aku merindukanmu Cinta" bisiknya
Athar melepas pelukannya dan menatap Cinta lekat sekali,di peganginya wajah Cinta dengan kedua tangannya,gadis itu membalas tatapan Athar masih dengan mata. erkaca-kaca.
"Kiss me !"lirih Athar
"I'll learn you baby"
Cinta mendekatkan wajahnya pada wajah Athar,dia sedikit memiringkan wajahnya dan menempelkan bibirnya di bibir Athar,perlahan dia membuka mulutnya Athatpun menjulurkan lidahnya dan mulai bergumul lidah dengan lidah,saling membrlit,menyesap dan mengait.baru ini Cinta merasakan ciuman yang membuatnya seolah kehilangan persendiaan tubuhnya.
Athar begitu lihai memainkan lidahnya dan Cinta membalasnya. mereka berciuman cukup dalam dan baru di lepaskan ketika Cinta terlihat hampir kehabisan nafas.
"I love you Cinta"ucap Athar
Cinta tersenyum seraya menepuk pipi suaminya pelan "Cinta mandi dulu ya Mas"
Athar mengangguk
Cinta tersenyum saat melintasi meja makan.meja itu penuh dengan makanan lezat,lebih terkejut lagi saat memasuki kamarnya,kamar itu sudah tersulap menjadi kamar pengantin.
Cinta melangkah menuju meja makan setelah selesai mandi,Athar mematikan lampu dan menyalakan beberapa lilin diatas meja.
"Huem...ini enak sekali"puji Cinta saat mencicipi sepotong steak
"Sayang suka ?"
Cinta mengangguk
"Kenapa menyusulku tidak memberi kabar ?"
"Nanti bukan kejutan lagi"
__ADS_1
"Dasar Emaaasss..."
"Cinta I love you"
"Mas Athar I love you banget" balas Cinta sambil nyengir
Mereka makan sambil ngobrol.selesai makan Athar langsung membopong tubuh Cinta di bawanya ke dalam kamar.di baringkannya tubuh Cinta sambil di ciumi.
Athar melepas jasnya dan melemparnya serampangan,Cinta menatap suaminya dengan gelisah. hatinya berdesir malam ini di tempat ini akan terjadi malam pertama yang terlewatkan berbulan-bulan ini.Athar melepas kancing kemejanya satu persatu dan kembali di lemparnya serampangan.kini tubuh topless itu tepat diatas Cinta.lembut Athar mengecup kening Cinta,turun ke kedua belah matanya lalu pipi,telinga,hidung dan sampai ke bibir.di kulumnya habis bibir mungil itu.beralih diserangnya leher jenjang Cinta.setelah puas beralih ke puncak dada ranum itu setelah sebelumnya menurunkan gaun tidur Cinta.
Athar di buat takjub oleh dada yang begitu besar dan sintal milik Cinta, pucuk dada berwarna pink serasi dengan dada Cinta yang putih bersih.Athar benar-benar di buat bergetar hebat.lembut Athar menjilat pucuk dada Cinta yang memaksa gadis itu menggelinjang karena geli.
"Ha ha ha ha geli Mas"tawanya
Cinta memegangi kepala Athar mencoba menjauhkan bibir nakal itu dari dadanya.tapi Athar tak peduli dia malah meremas puncak dada itu membuat Cinta berteriak.
"Aaaahhhhh Maaaasssss !"
Semakin rakus Athar meraup kedua puncak dada itu bergantian.seolah tengah menjilati es krim lama kelamaan teriakan Cinta berubah menjadi desahan saat bibir nakal Athar beralih ke perutnya,lagi-lagi Cinta tertawa kegelian.
"Jangan Maaasss...!"pekiknya
Cinta buru-buru mencekal tangan Athar yang hendak menurunkan segitiga pengamannya,Athar menatap Cinta tak mengerti.
"Maaass...Cinta sedang PMS"cegah Cinta lirih
"PMS ? maksudmu kamu sedang berhalangan ?"ulangAthar
Cinta mengangguk
Athar seketika menjatuhkan tubuhnya disisi Cinta,setelah menunggu sekian lama dan kini Athar harus menunggu lagi ?
"Oh Tuhan....cobaan apa ini ?"desis Athar menepuk jidatnya
Cinta memiringkan tubuhnya menghadap suamunya yang terpejam.Cinta memainkan ujung jari telunjuknya di wajah Athar.
"Eemmm...."
"Mas tau kalau wanita mempunyai dua mulut ? jika mulut satu terkunci maka masih ada mulut yang satunya lagi"ucap Cinta lembut
Athar membuka matanya dan menoleh kearah Cinta,istrinya mengerti hal semacam itu ?
"Sayang yakin bisa melakukannya ?"
"Aku bisa belajar"jawab Cinta polos
Athar menyalakan televisi dan di hubungkan dengan usb yang terhubung ke laptopnya.tak lama televisi itu menampilkan adegan panas aryis biru Jepang yang sedang asyik menjilat lolipop pasangan prianya.
Cinta bergidik ngeri melihat benda membengkak yang besar dan panjang itu masuk mulut yang mungil.Cinta sampai meraba bibirnya sendiri.Athar tersenyum melihat ekspresi Cinta yang lucu.
"Sayang siap ?"bisik Athar
Cinta menggeleng cepat sambil menatap Athar resah,dia tak tau sebesar apa kepemilikan suaminya,tapi melihat video tadi dia sudah ngeri.Athar kembali mrnarik Cinta yang semula duduk menjauh darinya kini duduk di pangkuannya.
Athar mempercepat videonya dan kini menampilkan seorang pria yang tengah menjilati liang nikmat seorang wanita.terlihat wanita itu mendesah nikmat sambil memegangi kepala sang pria.inti bawah tubuh Cinta terasa memanas dia menatap suaminya yang menatapnya dengan tatapan memangsa.
Lembut Athar memagut bibir manis istrinya sementara kedua tangannya meremas puncak kembar Cinta.bibir itu beralih ke telinga Cinta di gigitnya kecil dan turun mulai menjilati tengkuk Cinta dengan rakus.
"Ma-maaassssss nikmat sekali ! rerus Maaass !"desah Cinta
Tangan Athar menarik tangan kanan Cinta ke benda yang menyengkal diantara selangkangannya,Cinta terkesiap tangannya bersentuhan dengan benda hangat dan lembek dibawah sana,belum sempat bersuara Athar sudah kembali memagut bibir Cinta,hingga desahan Cinta tenggelam dalam pagutan itu.
Athar semakin menekan dan menggesek-gesekkan tangan Cinta ke kepemilikannya yang masih terbungkus celana.Cintapun mulai berani meremas benda yang kini mulai membengkak.
Cinta mulai menga.bil alih peran Athar,dia bangkit dari pangkuan Athar dan mulai mengecupi dada Athar,menjilati pucuk dada suaminya dan menggigit gigit kecil membuat Athar mendesah halus. bibir Cinta turun ke perut dengan 6 kotak yang membuat perut itu begitu sexy.perlahan Cinta melepas ikat pinggang Athar dan menurunkan resleting itu.Cinta gemetaran saat dia berhasil mengeluarkan kepemilikan Athar dari peraduannya.
__ADS_1
Cinta meneguk salivanya sendiri benda bengkak yang masih magel itu bahkan jauh lebih besar dan panjang dari milik pria di video tadi.Cinta yang berjongkok lalu mendongak menatap wajah suaminya yang diliputi oleh nafsu. Athar membungkuk dan mengecup bibir istrinya yang ternganga kilat. dia tersenyum dan menatap Cinta seolah mengisyaratkan agar Cinta segera memanjakannya.
"Do it now baby !"bisiknya
"Kulum bibirmu agar tidak kena gigi"pesan Athar
Ragu Cinta mendekati benda bengkak itu,Cinta sempat berpikir pasti baunya akan membuatnya tak nyaman tapi ini harum.lembut Cinta mendaratkan ciuman basahnya mulai dari ujung,batang sampai ke skrotum alias bola kembar.tak hanya dicium tapi Cinta mengulum dan menghisapnya bergantian membuat Athar menggelinjang dan mengerang bebas.
"Sayang...sayang....sayang....."
"Aaarrrggghhh..."
Kedua tangannya yang dia gunakan untuk bertumpu di kasur seolah tak mampu menopang tubuhnya yang bergetar hebat.Cinta menjilati frenulum kepemiliksn suaminya lalu mulai mengulum benda itu meski hanya must ujungnya saja,Cinta menggerakkan kepalanya maju mundur membuat benda bengkat itu keluar masuk ke dalam mulutnya.
"Nikmat sekali Sayang.....lebih cepat lagi telan lebih dalam "rintihnya
"Sayangku Aaaarrrgghhh !"
Batsng kepemilikan Athar semakin membengkak.Cinta memainkan gerakan up down di batang itu dengan tangannya.sementara mulutnya terus menjilati skrotum dan perieum Athar yang membuat Athar mengerang keras.
"Oooooohhhh...ooohhh !"
"Sayaaaannnggg"lolong Athar
Kepemilikan Athar berdenyut denyut dan akhirnya meledak di dalam ******* mulut Cinta.spontan Cinta mengeluarkan benda bengkak itu dan memuntahkan lahar hangat itu kelantai samb8l terbatuk-batuk. sudut matanya berair karna menahan sumpalan benda bengkak itu di dalam mulutnya.Athar terkapar lemas,dia seolah terbang ke langit ke tujuh ssking nikmatnya.
"Apakah Mas puas ?"bisik Cinta
"Amat sangat puas"jawa Athar sambil terpejam
Cinta membersihkan sisa lahar yang meleleh di batang yang masih menegang sempurna itu.Cinta berjongkok diantara kedua kali Athar yang menjejak ke lantai,dia menjepit benda bengkat itu dengan teknik ***** jobs.Athar yang semula terpejam kembali membuka mata saat merasakan kembali mendapatkan kenikmatan yang berkelanjutan.
Athar tak menyangka istrinya begitu piawai memanjakan kepemilikannya.gerakan up down jepitan ritmis itu kembali membuat kepimilikan Athar berdenyut.
"Sayaaaanggg....aaahhh...aaahhh " teriak Athar tak terkendali
"Lebih cepat ! kulum Sayang ! kulum"teriaknya
Ayhar bangkit dan membenamkan kepemilikannya ke dalam mulut Cinta lebih dalam sampai mata Cinta mendelik,keluar saliva dari sudut bibirnya.
"Uuullpphhh...uuullphh !"
"Aassrrrggghhh...!"erang Athar
Athar menekan kepala Cinta saat denyutan benda bengkaknya tak terkendali dan membuncah,lahar itu kembali banjir keluar dari mulut Cinta bersama dengan saliva dan airmata Cints yang mengalir.
Cinta tersungkur dengan tenggorokan yang terasa membengkah menerima sodokan batang bengkak yang besar dan panjang.Keduanya mandi bersama sambil bercanda dan sesekali saling bercumbu,mereka saling bergantian menggosok punggung.
"Mas Athar dingin sekali"
"Kemarilah biar ku peluk!"
"Kita tidur yuk !"ajak Cinta
Cinta memandangi tubuh polos suaminya dengan kepemilikannya yang mengacung perkasa.Cinta membantu Athar memakai handuk dan Athar langsung membopongnya keluar dari kamar mandi.
"Istriku yang luar biasa,terima kasih banyak,aku puas sekali" bisik Athar kepada Cinta yang sudah terbenam dalam pelukannya
"Sama-sama suamiku"
"Sekarang kita bubug"
Cinta tak bersuara hanya semakin membenamkan kepalanya dan melingkarkan tangannya di perut Athar lalu terpejam.Athar mengecup rambut Cinta dan ikut terpejam.
\=\=\=\=\=\=
__ADS_1
HAPPY READING