
Beberapa hari ini jadwal mata kuliah Cinta begitu padat hingga setiap masuk kamar dia selalu tepar.malam ini tumben Cinta masih mantengi laptopnya ketika Athar masuk kamar.seperti biasa Athar akan langsung mandi dan kembali tenggelam di ruang kerjanya.sedang spaneng dengan laptop tiba-tiba.....
DDDDEEEEPPPP
Listrik padam sontak Cinta segera mencari dimana tadi dia melempar ponselnya. dia lupa meletakkan ponsel itu dimana.1api dia tak juga menemukannya sudahlah biar saja dapat penerangan dari cahaya laptop saja pintu ruang kerja Athar berderit.Cinta membereskan kertas yang berserakan di karpet agar tidak menghalangi jalan Athar.
Sumpah sebenarnya Cinta sangat malas pulang dan ketemu Athar.dia seperti kehilangan keceriaannya.sekali masuk kamar keceriaannya seperti diserap oleh aura dingin Athar yang bak batu pualam itu.
"mau kemana ?"tanya Athar saat Cinta bangkit
"ambil lilin"
"tidak perlu,nanti ada simbok yang bawa lilin kemari"cegahnya
"oh"
Cinta kembali duduk bersila menghadap laptop.tak sadar Athar memperhatikannya dari tempat tidur.diluar sana hujan turun dengan derasnya,kilat berkelelap dibalik kaca pintu balkon.
"temani aku ke kamar mandi"pinta Athar
"hah...apa?"
"temani aku ke kamar mandi" ulang Athar
"yang benar saja,ogah ah"tolak Cinta
__ADS_1
"ayolah Cinta....."
Deg
Jantung Cinta seolah mendapat kejut jantung ribuan volt rasanya.ini kali pertama Athar memanggil nama Cinta.auto Cinta menoleh Athar sudah berdiri di belakang Cinta.
Cinta menahan tawa "kamu takut gelap?"
Athar tak menjawab dia langsung menarik tangan Cinta masuk kamar mandi.Cinta berdiri membelakangi Athar yang sedang buang air.ampun ah ! si tuan kaya takut gelap ternyata.wkwkwkwk
Saat mereka keluar ternyata simbok sedang menyalakan beberapa lilin.suasana kamar kini sudah tak terlalu mencekam.simbok tersenyum saat melihat majikannya bergandengan.Athar melepas tangan Cinta.
"kapan listriknya nyala mbok?" tanya Athar
"kurang paham,den.mungkin agak lama karena dinamo atau apa itu namanya meletus"terang simbok
"mungkin kita akan gelap-gelapan semalaman"imbuhnya
"simbok permisi ya,den.sekarang sudah ada non Cinta.simbok tidak perlu nemenin lagi" pamitnys
Cinta tak mampu lagi menahan tawanya. muka Athar makin merah padam merasa terhina oleh tawa Cinta.
"diam kau !"bentak Athar
"ha ha tuan kaya takut gelap"cibir Cinta
"aku tidak takut gelap kau dengar!"
"memang benar ya kata pepatah,tak ada gading yang tak retak"tawa Cinta terkekeh
"tidak lucu!"
Deeerrrrr
__ADS_1
guntur menggelegar,petir menyambar, kerasnya suara guntur seolah tepat berada di atas bumbungan atap rumah.
serta merta Athar melompat dari atas tempat tidur dan menggabruk Cinta dari belakang.
Cinta dapat merasakan tubuh kekar itu gemetaran.Cints memegangi tangan Athar yang melingkar di dada atasnya.Athar menyandarkan kepalanya di bahu Cinta.ini bukan saatnya menertawakan ketakutan Athar.
"nggak papa"bisik Cinta
Cinta mengusap lembut tangan itu.dia dapat merasakan desah napas Athar yang hangat.
ssseeerrr !!!! hatinya kembali berdesir samar.
"phobia guntur ? bawa tidur aja" ucap Cinta
"jangan lepas!"seru Athar saat tangannya direnggangkan
"kamu mau semalaman kita begini ?"
"aku menemanimu"ujar Cinta
Cinta bersandar dikepala tempat tidur sedang Athar merebahkan kepalanya di pangkuan Cinta.lagi-lagi guntur menggelegar keras Athar berjingkat namun Cinta segera merengkuhnya.kini Athar membenamkan kepalanya di dada Cinta sementara tangannya melingkar di perut Cinta yang rata.
"tidurlah"gumam Cinta lembut
"kenapa hujannya nggak reda juga?"keluh Athar
"entar juga reda,tidurlah"
akhirnya semalaman Athar tidur dalam pelukan Cinta.yah mungkin ini gantinya malam pertama yang tertunda.ini juga sudah cukup romantis kok ya ???wkwkwkwk
***
.
__ADS_1