PERNIKAHAN UNTUK CINTA

PERNIKAHAN UNTUK CINTA
Bab 12 Awal Rasa


__ADS_3

Cinta berlari menghampiri mama dan papa mertuanya yang berdiri di dekat mobil keluarga,mang Adin memasukkan koper ke dalam bagasi.


"ma,pa,kalian mau kemana?"tanya Cinta bingung


"mama dan papa mau nganter gema berobat ke singapur dan Thiar mau kembali ke KL?" terang mama Sherly


"kenapa dadakan gini?"


"nggak dadakan kok Sayang,ini udah rencana dari lama"sahut gema


"terus Cinta sama siapa?"tanya Cinta gamang


"kok sama siapa?kan ada suami kamu Sayang"ujar mama Sherly


"terus berapa lama?"


"mungkin 3 minggu"


"3 minggu?"ulang Cinta melongo


"iya Sayang,kan biar gema pulih total"


"jangan lama lama,ma,Cinta gimana?"bujuk Cinta


mama Sherly dan gema saling pandang dan tersenyum.


"ayo ma,nanti kita telat loh"ajak papa igun


"baik baik dirumah ya,Sayang"pesan gema seraya memeluk Cinta


"jagain Cinta baik baik"pesan mama Sherly kepada Athar


"iya ma"


"kami pergi dulu"


"hati hati"seru Cinta


Cinta mengawasi mobil itu hingga menghilang dibalik pintu gerbang.Dinar merangkul Cinta memasuki rumah.


rumah besar ini tampsk lengang sekarang.


"Kak,Dinar ijin mau tidur dirumah temen ya"pamit Dinar


"memangnya kamu tidak punya rumah sampai harus tidur dirumah orang?"tukss Athar dingin


"ayolah Kak,mumpung nggak ada mama,satu malam aja"bujuk Dinar


"tidak boleh"


"Kak...please!"


"aku bilang tidak !"solot Athar


"Kak Cinta,bantu bujukin Kakak"rengek Dinar


Cinta harus bicara apa ? baru dongakin kepala aja udah dipelototin.Cinta hanya bisa mengusap punggung Dinar.


"please Kak"hiba Dinar


"satu malam saja"ucap Athar akhirnya


"yyeeaayyy...makasih Kak"seru Dinar girang

__ADS_1


"tapi ingat,dirumah orang jaga atitude kamu"pesan Athar


"siiap Kak"


"dah kak Cinta"seru Dinar


Cinta bergidik dia hanya berdua saja dengan Athar dirumah ini.hhhiiii !!! si tuan kaya ini sudah seperti momok bagi Cinta.


Athar celingukan mencari mbok Nar yang biasa melayaninya.dari tadi yang dia lihat hanya Lia yang mondar mandir.Lia itu adalah keponakan mbok Nar yang sudah bekerja hampir 4 tahin dirumah keluarga Wiraguna.


"Li,mbok Nar kemana?"tanya Athar kepada Lia yang sedang menyiram tanaman


"cuti den"jawab Lia


"cuti?"


"iya,kan sudah 2 tahun ini mbok Nar tidak ambil cuti"jelas Lia


Mbok Nar cuti ? kenapa semua terasa seperti kebetulan.mama,papa,gema dan Thiar pergi,Dinar nginap dirumah temannya.Athar menangkap sebuah kesengajaan.


***


Cinta menyusun presentasinya diruang keluarga.rasanya begitu berat dia masuk kamar dan harus bertemu dengan tuan kaya yang berwajah dingin kayak batu pualam itu.


Glontangggg


terdengar suara dentuman keras dari arah dapur.sekonyong konyong Cinta mengambil langkah seribu menuju dapur.terlihat Athar tengah memasak.Cinta meraih panci yang tergeletak di lantai.


"kamu nggak papa?"tanya Cinta panik


tak ada jawaban


"mau masak apa ?biar aku masakin" tawar Cinta


"tidak perlu"tolak Athar dingin


Cccrreesss


jari telunjuk Athar teriris pisau darah segar mengucur.serta merta Cinta berlari dan langsung menghisap jari yang penuh darah itu.Athar tertegun sembari menatap Cinta.


Cinta tersadar dia segera mengambil kotak P3K dan mulai membersihkan luka itu dan memplesternya.


lagi lagi Athar dibuat membisu dengan perlakuan Cinta yang spontan.Athar menatap jarinya yang terbungkus plester dalam dalam.


"terima kasih"kata Cinta saat beberapa lama tak meluncur kalimat itu dari bibir Athar


disindir seperti itupun Athar tak bergeming


"biar aku aja yang masak"putus Cinta


Cinta melanjutkan masakan Athar yang belum kelar.tak butuh waktu lama untuk Cinta menyulap bahan itu menjadi sup daging yang aromanya harum menusuk hidung Athar.


"sup daging ala chef Cinta sudah siap"ucap Cinta tersenyum manis


semangkuk sup daging siap di hadapan Athar


Cinta menuangkan segelas air dan duduk di kursi sambil menopang dagu dengan kedua tangannya mengawasi Athar yang mulai menikmati makanannya.


Athar tak berkomentar apapun hanya terus makan dan tak menyisakan sup itu.Cinta bangkit dan mengambil 2 buah apel dari dalam kulkas.dikupas dan dipotongnya kecil kecil.


"ini"


"aku mau tidur,matikan lampunya"titahnya acuh

__ADS_1


Athar mengacuhkan mangkuk kecil berisi potongan apel dari Cinta dan berlalu.dada Cinta bergemuruh,giginya bergemerutuk saking kesalnya.


"hei...tuan kaya ! apa di dalam kamus otakmu yang congkak itu tidak ada kata terima kasih atau sekedar kalimat basa basi untuk memuji?"teriak Cinta


Athar menghentikan langkahnya dan menoleh.


"oh...jadi semua yang kamu lakukan barusan ada maksud terselubung?kau dengar nona ! selama ini orang lain yang berterima kasih padaku."tutur Athar dengan sombongnya


"satu lagi,aku tidak terbiasa memuji"tandasnya


"ya...yya...ya...karna mulutmu itu disetting untuk mencela dan melukai"cemooh Cinta pedas


"itu berdasatkan fakta"


"fakta bila seorang Athar Wiraguna tak lebih dari sebuah sampah"cecar Cinta sengit


"jaga ucapanmu nona"ucap Athar dengan suara tertahan


"seseorang yang tidak tau berterima kasih atas usaha orang lain.dia tidaklah berharga"


"kau tau nona,kau terlalu banyak bicara dan itu tak baik untukmu"ucap Athar seraya mencengkeram pipi Cinta


dengan cepat Cinta menepis tangan itu.Athar berbalik dan melangkah pergi.


"suatu hari nanti kau akan berterima kasih padaku hei tuan kaya!"teriak Cinta


Cinta terus saja mengumpat dalam hati bagaimana.bisa ada manusia seperti Athar yang begitu arogan dan dingin bak batu pualam itu.


***


Athar meletakkan sendok yang dipegangnya sup daging yang di beli oleh Davin hari ini terasa begitu hambar.beda dengan buatan Cinta beberapa hari yang lalu.


"kenapa Presdir,tidak enak?"tanya Davin


"apa kau membelinya dari restoran lain?"


"tidak itu dari restoran langganan anda"


"mungkin kokinya lain"gumam Athar


"sama Presdir"


Athar tertegun


"mungkin selera anda yang berubah atau anda menemukan rasa yang lebih spesisl"tutur Davin


rasa spesial ? memang tak Athar pungkiri sup daging buatan Cinta sangat spesial.sampai Athar jadi senyum senyum sendiri.


ada notif dari path miliknya,dia buka ipadnya ternyata dari anak buahnya yang dia tugaskan untuk mengawasi Cinta.lagi dia mendapat foto Cinta sedang mengobrol dengan seorang pria.


"apa jadwalku hari ini?"tanya Athar


"sepuluh menit lagi ada meeting" jawab Davin


"batalkan meeting dan minta ganti besok pagi"


"baik"


"anda juga ada janji dengan GM jam 2 nanti"ucap Davin mengingatkan


"batalkan semua"bentak Athar


"ba...baik"

__ADS_1


Athar meraih ponselnya dan berlalu.dia tak sabar ingin memberi pelajaran pada budak beliannya yang kian hari makin membangkang itu.


***


__ADS_2