
keesokan paginya.
"uuhhh.....udah jam perapa ya?" tanya Nina kepada dirinya sendiri lalu melihat jam di hp nya.
"mending aku mandi dluan deh mending aku,mumpung dianya masih tidur" gumam Nina di dalam hati.Nina pun memutuskan untuk mandi.tapi di waktu ia hendak bergerak,ia merasakan sakit di bagian pahanya.
"aahhhh..sakittt."rintih Nina,rintian yang keras membuat Dimas terbangun dari tidurnya.untung saja kamarnya itu kedap suara.
"masih pagi napa teriak-tiak?" sambil duduk d dekat istrinya tersebut.
"maaf tapi sakit sekali" rintih Nina sambil merengek.
"ya kalau awal-awal memang sakit,tapi lama kelamaan gak akan sakit-sakit lagi kok.emang kamu mau kemana?" tanya Dimas yang melihat Nina mau beranjak dari tempat tidur.
"aku mau mandi mas...tapi ini gak bisa gerak karna sakit" jelas Nina sambil merengek-rengek.
"ya udah kita mandi bareng-bareng aja...biar aku gendong kamu" lalu beranjak dari tempat tidur lalu menggedong Nina.Nina yang menunduk saat di gendong Dimas karna dia tubuh Nina yang montok tidak tertutupi oleh sehelai benang pun.
di saat mau mandi Dimas meletakkan Nina di bathtub sedangkan Dimas mandi di swoher yang berada yang tidak jauh dari tempat Nina berendam.
Dimas diam-diam melirik Nina diam-diam. dia sangat tergoda akan perlakuan Nina yang mengusap-usap tubuhnya.
"uuhhh....sayang kamu menggoda mas saya lagi?"tanya Dimas sambil mendekati Nina.Dimas pun langsung ******* bibir seksi Nina,Nina pun kaget akan perlakuan Dimas kepadanya,tapi Nina tidak menolaknya.
"umm...mas jangan ini kamar mandi!"ucap Nina sambil melepaskan ciuman manis dari suaminya itu.
__ADS_1
"gak papa....kita bisa coba beberapa gaya di sini" ucap Dimas dan langsung ******* kembali bibir Nina dan meremas kedua bukit kembar yang besar-besar itu.
"hhmmm...." Nina pun mulai terangsang akan sentuhan dari suaminya tersebut.
"enak ya....ya udah kamu berdiri dan taro kaki kamu di bahu aku ya....!"perintah Dimas kepada Nina.
"gak mau....sakit tau...."ucap Nina sambil melepaskan ciuman dan melepaskan remasan Dimas terhadap dua bukit yang kembarnya.
"ayo lah sayang......." Dimas mulai memaksa Nina.
"aku gak mau...kamu gak usah paksa-paksa aku!" ucap Nina tegas.
Dimas yang tidak menerima penolakan Nina langsung menggendong Nina lalu keluar dari kamar dan menghempaskan Nina di tempat tidur.
"sekarang kamu mau kan?" tanya Dimas.
"gak" jawab Nina dingin.
Dimas yang mendengar penolakan dari Nina pun langsung menindih Nina.
"aku gak mau..." air mata Nina pun mulai menetes.
"gak peduli yang aku mau kamu puasin aku...bukannya ini yang kamu mau dari semalam?"
tanpa aba-aba lagi Dimas langsung memasukkan K*****nya kedalam surgawi Nina.
__ADS_1
Nina yang merasa kesakitan pun mulai merintih ke sakitan.
"aahhh.......aahhh...sakitttttt" ucap Nina sambil menangis.Dimas tidak menghiraukan ucapan Nina.
"uh....uh....enak loh sayang" ucap Dimas.tempat tidur pun mulai bergetar.
setelah 30 menit kemudian.
akhirnya Dimas sampai pada klimaksnya dan melepaskan spermanya di dalam rahim Nina.
sedangkan Nina cuma bisa menangis.
"sayang kamu gak usah nangis.....bukannya ini yang kamu mau ya?" jawab Dimas dengan santai.
"kamu keluar sekarang!" ucap Nina dengan keras.
"ok....aku akan keluar,tapi sebentar lagi kita harus meninggalakan hotel ini dan kembali ke rumah orang tuaku" lalu dimas pun langsung kembali ke kamar lalu pergi mandi.setelah mandi ia pun bersiap-siap dan keluar dari kamar
sedangkan Nina masih menangis di atas tempat tidur.
.
.
tunggu kelanjutannya ya.
__ADS_1