Pertengkaran Cinta

Pertengkaran Cinta
Amerika


__ADS_3

hari demi hari pun berlalu....tiba lah saatnya Nina pergi ke Amerika.


"Nin....semuanya udah siap?" tanya ayah


"udah yah....ni aku hampir siap yah...." jawab Nina sambil terus memasang make up natur.


" yah....yuk" ajak Nina kepada ayahnya yang masih duduk di ruang keluarga.


"oh......gak ada yang ketinggalan kan? kamu udah pamit sama ibu dan adik-adikmu?"


" udah yah....tapi mereka gak mau ikut ngantrrin Nina ke bendahara" ucap Nina sedih,ia tau ini kali pertamanya Nina pergi jauh dari rumah dan jauh dari keluarga selama berbulan-bulan.


"ya udah kita berangkat saja" kata ayah.


tak lama kemudian Nina dan ayah nya pun sampai di bendahara. ayah Nina mengantar Nina sampai cake in.


"ayah Nina pergi dulu.....jaga diri ayah baik-baik dan jangan biarkan ibu bersedih karna kepergian Nina....Nina sayang ayah....hiks....hiksss" sambil memeluk ayahnya.


muach


ayah pun mencium kepala Nina dengan lembut.


" ia sayang....akan akan kabulkan kemauan mu....kamu disana baik-baik ya.....jangan suka keliyuran....kalau mau berteman harus hati-hati" sambil memegang bahu anaknya dan berusaha untuk tidak menampakkan kesedihannya ayah Nina di hadapan Nina.


setelah berpelukan Nina pun pergi meninggalkan ayahnya yang berada di ruang cake in lalu pergi menuju ruang tunggu.


Nina cuma bisa melambaikan tsngannys kepada pria paruh baya yang selalu menjaganya dan menyayanginya.


.


.


amerika.


setelah menaiki pesawat beberapa jam lamanya membuat Nina memuyuskan segera beristirahat di asrama kampusnya.


"sebaiknya aku beres-beres baru mandi siap mandi baru telvon orang-orang rumah" lalu beranjak menuju kamar mandi yang berada di kamarnya.

__ADS_1


selesai mandi Nina pun segera menelvon ayahnya.tak perlu waktu yang lama untuk ayah Nina mengangkatnya.


"hallo.....ayahhhhhhh........." teriak Nina dari sebrang sana yang di dengari oleh ayahnya.


"Nina untuk apa kamu triak-triak kamu gak papa kan di sana?" tanya ayah hawatir dengan anak perempuannya itu yang tiba-tiba berteriak.


"maaf ayah....tadi Nina raspec...hehehe....ayah .......Nina rindu ayah..."rengek Nina kepada ayahnya.Nina memang anak kesayangan ayah dan ibunya,karna dia anak satu-satunya perempuan.


" ayah kira kamu kenapa Nin.....kalau mau nelvon itu gak usah triak-triak "


" maaf ayah...habis Nina rindu ayah....."


"ya sudah kiti vidio call aja ya...."


"baik....."


Nina dan ayahnya cukup lama vidio call sampe jam menunjukkan jam 5 pagi.


"sayang udah dulu vidio call nya...sekarang kamu harus istiraha...." ucap ayah mau mengakhiri vidio call dari putri tercintanya itu.


"baik lah yah...." ucap Nina sedih.


.


.


Nina pun terbangun di jam 12 siang,lalu beranjak pergi ke kamar mandi untuk mandi.setelah mandi Nina pen membereskan tempat tidurnya.


kryukkk.....kryukkk....kryukkk....


"hmm....kayaknya aku harus cari makan dulu baru jalan-jalan ......kasian ni perut udah nuntut"


karna cuaca di luar sangat mendukung Nina pun memutuskan untuk makan di luar.setelah makan Nina pun pergi jalan-jalan.


bhuk....


"sorry...sorry..." ucap Nina sambil menundukkan kepala.

__ADS_1


"Nina" ucap pria yang tak sengaja di tabrak Nina.


"kamu?" Nina yang langsung kaget melihst pria yang dia tabra itu adalah Dimas dengan seorang perempuan yang ada di gandengan Dimas yang tampak cantik.


"kamu ngapain disini?" tanya Dimas bingung akan kehadiran Nina di Amerika.


"apa kamu lupa kita itu satu kampus" ucap Nina ketus.


"bukan itu...kamu lenapa ada di sini bukannya di asrama?"


"tadi saya pergi makan ke luar dan sekarang mau jalan-jalan" ucap Nina yang merasa hatinya sakit melihat seorang perempuan yang lengket dengan Dimas.


"saya pergi dulu ya...by" tambah Nina lalu memutarkan tubuhnya,tapi Dimas menahan langkah Nina yang hendak mau pergi.


"kamu saya antar" ucap Dimas.


"tidak usah,saya bisa pergi sendiri..." lalu melepaskan cengkram an tangan Dimas.


Dimas yang tidah menerima penolakan langsung menarik Nina ke dalam mobilnya dan pergi meninggalkan perempuan yang ia ajak jalan tadi.


"kamu apa-apa an sih....turun kan aku!"


"ini amerika tidak baik untuk perempuan polos seperti kamu keluar sendirian....lagian aku ini masih suami sah kamu"


"kita sudah bercerai....." triak Nina.


Dimas pun memberhentikan mobilnya di pinggir jalan


"sapa bilang kita sudah bercerai,selama surat cerai belum aku tanda tangan maka kamu dan aku masih suami istri....dan sekarang kamu harus lembali ke asrama" Nina yang ke mendengar ucapan Dimas hanya bisa pasrah.


tak lama kemudian Nina dan Dimas sampai di asrama tempat Nina tinggal.Nina pun langsung turun dari mobil lalu pergi memasuki gedung asramanya tanpa berpamitan terlebih dahulu kepada Dimas.


.


.


tunggu episode selanjutnya ok......

__ADS_1


jangan lupa vote nya😉


__ADS_2