Pertengkaran Cinta

Pertengkaran Cinta
fitting baju pengantin


__ADS_3

keesokan paginya


tok....tok....tok....tok...


"masuk!" jawab Nina yang mendengar pintu kamarnya di ketuk.


"sayang...."panggil ibu Nina


"oh ibu....ada apa bu?"tanya Nina kepada ibunya.


"hari ini kamu pergi fitting baju pengantin dengan Dimas ya!"


"ha?kok mendadak sih bu???" jawab Nina kaget.


"maaf ibu lupa memberi tahumu....ibu kira Dimas udah kasih tau makannya ibu gak bilang lagi ke kamu"


"huufff.....dia gak ada jelesin apa-apa bu..." jawab Nina kesal.


"mungkin dia lupa karna terlalu sibuk dengam urusan kantornya" jawab ibu menengahi masalah tersebut.


"sekarang kamu siap-siap gih....bentar lagi Dimas akan jemput kamu" lalu pergi meninggalkan anak perempuannya.


"hmm...kenapa sih harus dadakan??"


.


.


5 menit kemudian


"Nin....kamu udah selesai belum???Dimas dah nyampe tu..!" panggil ibu.


"ia udah bu..."


Nina pun keluar dari kamar dan berpamitan kepada kedua orang tuanya.


"ayah Dimas dan Nina pergi dulu ya!"ucap Dimas sopan.selah meminta izin Dimas dan Nina pun pergi ke sebuah butik tempat untuk fitting paju pengantin mereka berdua.


.


.


sesampainya di butik.

__ADS_1


"kamu masuk duluan,saya akan parkir mobil dulu!"


"ok" jawab Nina pendek.


Nina pun pergi memasuki butik tersebut sedangkan Dimas pergi memarkir mobil.


.


.


didalam butik


"hy liat cewek itu pakaiannya norak sekali,pasti gak punya uang untuk beli pakain malah mampir ke butik..."


"hmmm....ada yang bisa kami bantu?"tanya karyawan butik dengan ketus.


"saya mau fitting baju pernikahan" jawab Nina dengan sopan.


"emang kamu mampu membelinya,di sini baju-bajunya mahal-mahal,orang miskin kayak kamu gak pantas mengenakkan baju dari butik ini jangan kan mengenakkan menyentuhnya gak boleh" omongan dari karyan itu membuat Nina kesal.


"meskipun saya miskin,tapi kaliam tidak berhak menghina saya seperti itu!" tegas Nina sambil menahan air matanya agar tidak keluar.


"kalau gak punya uang mending pergi dari sini!!"ucap karyawan sambil mendorong Nina keluar.


"kamu kenapa?"tanya Dimas heran karna melihat calon istrinya hampir meneteskan air mata.


"saya tidak apa-apa.....saya mau pulang!" lalu pergi menjauh dari butik tersebut sambil menangis.


Dimas pun mengejarnya,"kamu kenapa?" tanya Dimas panik melihat tetesan air mata Nina yang mengalir dengan deras.


"sa.......ya ti.....dak apa.......-apa"jawab Nina tersedu-sedu.


"kalau gak papa,kenapa kamu menangis?"Nina tidak menjawab


"ya udah sekarang kita pergi kedalam untuk fitting baju ok" sambil mengandeng tangan Nina dan kembali memasuki butik tersebut.


"ada yang bisa kami bantu tuan?" tanya para dengan sopan.


"siapa di antara kalian yang membuat calon istri saya terluka?" tanya Dimas dengan memberikan tatapan yang mematikan terhadap semua karyawan.semua karyawan cuma diam,tidak ada yang membuka suara.


Dimas pun memutuskan untuk mengecek cctv yang ada di butik tersebut.


Dimas pun kaget melihat perlakuan salah satu karyawan yang mendorong dan berkata-kata kasar kepada calon istrinya.

__ADS_1


dia pun memanggil atasan karyawan tersebut dan meminta untuk memecat karyawan tersebut.


.


.


setelah selesai mengurus karyawan yangbtidsk berguna itu,Dimas dan Nina memulai mefitting baju pengantin.


"bagaimana merutmu?"tanya Nina pada Dimas.Dimas pun menatap gadis tersebut dengan tatapan yang tidak bisa di artikan.


"wah.....ni cewek cantik juga ya....!" gumam dimas di dalam hati.


"gimana?"tanya Nina kembali ke Dimas yang masih menatapnya.dimas pun terdegun akan pertanyaan Nina.


"hmm...kamu pilih baju ini aja....dah cocok" jawab Dimas dingin.


"oh ya udah ok" jawab Nina dan kembali masuk ke dalam ruang ganti.sedangkan Dimas secara diam-diam mengikuti Nina dari belakang.


Nina pun membuka gaunnya.


"wah...ni cewek menggoda juga ya....."


tiba-tiba Nina merasa seseorang mencium kuduknya.


"he????kamu ngapain?" tanya Nina kaget akan kedatangan Dimas secara tiba-tiba.


"saya gak ngapa-ngapain saya cuma memberi tanda saja kok"


Dimas pun menurunkan gaun Nina sampe jatuh ke lantai.dan dimas menggalkan sedikit ****** di susu Nina.Nina pun langsung mendorongnya.


"dasar mesum...kamu keluar sana!"bentak Nina.Dimas pun langsung keluar dari ruang ganti.


"dengan begini kamu akan menjadi saya sendiri" dengan senyum licikny Dimas.


.


.


setelah fitting baju,Nina dan Dimas pun langsung memutuskan untuk pulang.


itu permulaan....jadi di tunggu episode selanjutnya ya😉


jangan lupa like and coment lagi ya😉

__ADS_1


__ADS_2