Pertengkaran Cinta

Pertengkaran Cinta
mesra


__ADS_3

Kediaman Dimas


Sesampainya di rumah Dimas dan Nina pun langsung di sambut oleh semua para pelayan yang telah berbaris di depan pintu.Nina pun menanggapinya dengan senyuman sedangkan Dimas si muka datar hanya di anggap dengan cuek.


Nina dan Dimas langsung menuju kamar mereka yang terletak di lantai tiga.


"sayang....kita naik lift aj ya....aku capek banget naik turun tangga" ucap Nina dengan manja kepada Dimas.


Dimas pun langsung menarik tangan Nina menuju lift yang terdapat di bawah jenjang.


"makasih sayang,muach" sambil mencium pipi Dimas.Dimas yang mendaptkan ciuman dari Nina langsung merona wajahnya.


"wajahmu kenama pas?" tanya Nina.


gak panas kok,tapi kenapa hajahya memerah seperti itu? gumam Nina yang bingung dengan merah merona suaminya.


"gak papa kok sayang disini cuma gerah saja" elak Dimas.


perasaan ac ny nyala apa kurang dingin kaliya...makannya mukanya memerah kayak udang rebus. gumam Nina.


"ya udah" ucap Nina yang tak mau bertanyaagi.


istriku ini benar-benar polos.masak aku merah merona kayak gini dinya gak tau kenapa gumam Dimas sambil tersenyum.


ya Dimas bersyukur memiliki istri seperti Nina yang masih polos dan jujur.apa lagi disaat seperti sekarang yang mana semua perempuan rela mengorbankan kehormatannya demi kenikmatan sesaat.


"mas yang mana kamar kita?"tanya Nina


karna di rumah itu terlalu banyak kamar dan isi tiap kamar hampir sama mewahnya.

__ADS_1


"kita berada di kamar utama letaknya ada di lantai tiga" ucap Dimas sambil mengandeng tangan Nina menaiki tangga.


"oohhh..." ucap Nina,setelah sampai di kamar Nina pun kaget dengan isi kamarnya.


luas banget...kalau kamar segede ini cukup satu rumah aku di kampung gumam Nina


"kenapa gak di lantai dasar aja mas?" tanya Nina.


" emang kenapa??? apa kamu gak suka??" ucap Dimas.


"gak papa sih...aku suka kok...tapi capek naik tangga mulu mas" ucap Nina.


"kalau soal itu kamu tenang aja,di bawah tangga ada lif,kalau kamu capek naik tangga kamu bisa naik lif" ucap Dimas sambil terus berjalan memasuki kamarnya dan merebahkannya.


Nina pun mengikuti suaminya untuk ikut rebahan di samping suaminya.


ni rumah apa hotel sih?? kamar nya banyak banget dan gede-gede.apa lagi ada lif lagi...udah kayak hotel.


Dimas yang melihat Nina mulai beranjak dari tempat tidur langsung memegang tangan Nina.


"mau kemana?" tanya Dimas


"mau mandi mas...udah lengket banget ni" ucap Nina


Dimas yang mendengar penuturan Nina langsung melepaskan tangannya dan memutuskan untuk mengikuti Nina kekamar mandi.


"mas mau ngapain?" tanya Nina


"mau mandi juga sayang" ucap Dimas

__ADS_1


"mandi sendiri- sendiri mas...aku gak mau lama-lama mandinya soalnya udah malem juga gak baik mandi lama-lama." ucap Nina


"tapi...." ucapan Dimas belum selesai Nina sudah masuk duluan ke kamar mandi dan menguncinya.


huff...kayaknya nanti deh gumam Dimas.


setelah beberapa menit kemudian Nina keluar dari kamar mandi dengan menggunakan baju tidurnya.


"mas mandi gih...aku udh siapin aiar hangat" ucap Nina yang melangkahkan kakinya menuju meja rias.


"baik lah" ucap Dimas cepat.


setelah beberapa menit kemudian Dimas pun selesai dengan ritual mandinya.


"sayang mas minta hak mas ya.." ucap Dimas yang berebahkan tubuhnya di samping Nina.


aduhh...gimna ini...kalau aku tolak aku dosa kalau aku kasih takut sakit. gumam Nina


"tapi aku takut mas" ucap Nina.


"gak usah takut,mas akan ngelakuinnya dengan pelan-pelan" ucap Dimas.dan langsung di tanggapi anggukan oleh Nina.


malam yang panjang di habiskan dengan kehangatan sepasang kekasih yang dimabuk cinta


.


.


cuma bisa up sekali sehari aja ni

__ADS_1


jangan lupa vote nya...biar makin rajin aku buatnya


__ADS_2