
"trimakasih sudah mau membatu ku...." ucap Nina kepada Nina dengan nada ysng lebut.
"trimakasih saja tidak cukup...kamu harus memuaskan hasrat ku nanti malam!"
"ha?....aku gsk mau"
"kamu pikir kamu akan lepas dari genggamanku dengan mudah?"
"kamu mau apa? belum puas kamu nyakitin aku ha?????" dengan nada yang sedikit berteriak.
"aku tak pernah mau menyakitimu....kamu saja yang selalu menyakiti diri mu sendiri...." sambil terus menyetir.
"apa kamu lupa apa yang telah kamu lakukan di saat sehari pernikan kita?"
"hahahahaa......cuma itu?"
"bukan cuma itu....dan sekarang kamu lagi-lagi menyakiti ku.....kamu pergi dengan pacarmu....berarti selama ini kamu selingkuh....kamu pikir aku ini benda pajangan?" dengan mata yang sudah mulai berkaca.
Dimas mendengar ucapan dari Nina langsung memberhentikan mobilnya secara mendada.
buk...
"aduuuuuhhhh....kamu mau aku hilang ingatan ha?" bentak Nina.
__ADS_1
Dimas pun langsung membungkam mulut Nina dengan mencimnya,seketika wajah Nina langsung merona karna merasa wajahnya merona Nina segerang mendorong tubuh kekar suaminya itu.
"brengsek..."lalu keluar dari mobil
"Nina dengar kan dulu penjelasanku....." sambil menahan lengan Nina dan menyurunya untuk kembali duduk.
"kamu mau jelasin apa?" dengan cuek
"pertama aku awalnya melakukan kekerasan saat berhubungan denganmu waktu itu karna aku sudah tidak tahan akan tubuh seksi mu itu.....kedua aku ngomong kasar sama kamu waktu itu karna aku dalam ke adaan mabuk...terakhir aku sudah tidak mencintai Sinta lagi karna....." seketika omongan Dimas tertahan karna melihat ekspresi ke ingin tahuan Nina yang begitu lucu buat nya.seketika Dimas langsung mencubit pipi tembem Nina yang Imut itu..
"aaaa....sakit....." ucap Nina sambil melepaskan cubitan Dimas dari tangannya.
"habis liatin suami mu ini seperti itu....aku tau aku tampan....tapi gak usah seperti itu juga ngeliatnya..."
"iii.....Narsis...sampa yang bialang kamu tampan....aku ngeliat kamu karna cuma mendengar ucapanmu dengan baik saja....lalu kenapa kamu memutuskan Sinta??...."
"bener kok" ucap Nina polos.
"huufff....karna aku sudah mulai mencintai mu....di saat kamu pergi dari rumah aku merasa sepi dan di saat ayahmu memberikan surat gugatan cerai kepadaku...sungguh hatiku merasa hancur....dan melihat kamu di hina dan di rendahkan seperti tadi...aku juga tidak tahan" ucap Dimas dengan jujur.
"kalau kamu memang merasa kesepian kenapa tidak pernah mencariku??hiks....hiks...." Nina pun menangis.
" karna aku tau....kamu pasti sangat marah denganku....lalu saat bertemu di resoran tadi aku sungguh merasa senang melihatmu baik-baik saja."
__ADS_1
"jujur mas....aku pun merasa sakit di saat kita harus berjauhan di tambah lagi melihatmu bergandengan dengan perempuan lain....sungguh sakit rasanya....pengen aku pergi dan bunuh diri tepat di hadapan mu....hiks....hiks...."
muach
"sayang aku tak akan melakukannya lagi,aku sungguh jatuh cinta kepadamu..." lalu ******* habis bibir Nina.
.
.
setelah sampai di rumah.Dimas dan Nina langsung memasuki kamar.
"sayang aku sungguh merindukanmu....apa boleh aku memintanya sekarang?" ucap Dimas kepada Nina.seketika Nina pun merona dan mengangguk.
Dimas yang mendapat izin pun langsung melepaskan semua pakaian Nina.dan memulai permainan dengan lembut.Nina yang merasakan setiap gerakan yang di lakukan Dimas membuat nya mendesah.
ahhh...ahah...ahh...
.
.
malam pun berlalu dengan suara desahan di antara dua insan yang saling mencintai.sampai dimana Dimas mencapi klimas dia pun langsung melepaskan spe***nya di dalam rahim Nina.setelah lelah meraka pun memutuskan untuk tidur
__ADS_1
tunggu up selanjutnya....
jangab lupa vote and comen nya😉